Juan Ferdinan Sitanggang
Universitas Pamulang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Paradigma Perkawinan Anak di Bawah Umur dalam Perspektif Hukum Perdata Shella Rachmawaty; Juan Ferdinan Sitanggang; Fifah Mawardah; Puti Agustia Wardana
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol.1 No.2 September 2021
Publisher : Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.837 KB)

Abstract

Hukum perdata merupakan aturan atau ketentuan yang mengatur baik hak maupun kepentingan antar individu dalam bermasyarakat, yang mana salah satunya mengatur tentang perkawinan. Perkawinan merupakan jalinan hubungan antara pria dan wanita yang mana hubungan tersebut tentunya dinyatakan sah dimasyarakat jika memenuhi atas peraturan tentang perkawinan yang berlaku. Masalah yang dikaji yakni menganai usia perkawinan menurut hukum perdata, kemudian mefokuskan pembahasan jurnal kali ini pada apa yang menjadi pengaruh terjadinya perkawinan dibawah umur, dampak dari terjadinya perkawinan dibawah umur, upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir terjadinya perkawinan anak dibawah umur. Tujuannya yakni untuk mengetahui paradigma pernikahan anak dibawah umur dalam persepektif hukum perdata. Metode yang digunakan yakni kajian literatur. Hasil yang diperoleh yakni walaupun perkawianan sudah diatur dalam peraturan yang berlaku di negeri khusunya dalam persfektif hukum perdatatetapi perkawinan anak dibawah umur masih saja terjadi hal ini tentunya dipengaruhi faktor penyebab  pernikahan anak dibawah umur,  selaian itu juga tentu adanya dampak dari pernikahan anak dibawah umur, kemudian upaya untuk meminimalsir pernikahan anak dibawah umur. Maka kesimpulannya ditetapkan batas usia dalam perkawianan pada dasarnya diberlakukan untuk kebaikan seluruh lapisan masyarakat dalam menjalankan kehidupannya. Saran adanya ketentuan mengenai usia perkawinan sudah sepatutnya  hukum, peraturan atau ketentuan ditaati dan dipatuhi oleh masyarakat sebagaimana mestinya.Kata Kunci : Usia, Perkawinan, Hukum Perdata
Strategi Pembentukan Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Lili Nurlaili; Juan Ferdinan Sitanggang
LABIQA: Journal of Education and Learning Vol 1 No 1 (2026): LABIQA : Journal of Education and Learning
Publisher : PT LABIQA NASHA MULTIKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan suatu proses pembentukan terhadap peserta didik yang mengedepankan keinginan secara sadar bagi peserta didik dalam berpilaku. Masalah karakter menjadi perihal yang rumit jika tidak dilakukan dan didorong oleh konsistensi pendidik dalam menciptakan karakter peserta didiknya. Karena, sumber daya manusia turut menentukan bagaimana kondisi kemajuan suatu bangsa. Tujuan Pendidikan Nasional bangsa Indonesia menjadi rumusan mengenai kualitas manusia Indonesia yang harus dikembangkan oleh setiap satuan Pendidikan. Oleh karena itu, rumusan tujuan Pendidikan Nasional menjadi dasar dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa. Dengan menggunakan studi literatur, melalui teknik pengumpulan data, daftar pustaka, membaca, mengkaji, mencatat dan mengelola apa yang dikaji, bahwa pendidikan bukan proses yang cepat, tetapi proses yang membutuhkan daya dan dukungan dari setiap komponen masyarakat.