Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Alat Pengukur Tanda Vital Pada Tubuh dan Tingkat Stres Menggunakan Metode Sensor Fusion Febian Syahbarudin; Noor Cholis Basjaruddin; Ediana Sutjiredjeki
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.195 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1422

Abstract

Dewasa ini tingkat kesadaran masyarakat dalam melakukan pengecekan kesehatan cenderung masih kurang. Pengecekan kesehatan di sini mengacu pada dua parameter penting yaitu kesehatan fisik dan jiwa. Kesehatan fisik dapat diukur berdasarkan parameter kesehatan tanda-tanda vital seseorang sedangkan kesehatan jiwa dapat diukur berdasarkan prevalensi gangguan emosional seseorang seperti depresi, cemas dan stres. Namun pada saat ini umumnya perangkat medis yang digunakan untuk mengukur kedua parameter tersebut masih berbentuk terpisah sehingga dinilai kurang efektif. Oleh karena itu, Alat yang dibuat ini mampu membaca detak jantung, suhu tubuh, saturasi oksigen, dan GSR(Galvanic Skin Response). Alat yang dibuat menggunakan data dari pembacaan sensor sumber yang berbeda tersebut untuk memutuskan status kesehatan tanda vital dan tingkat stres pengguna. Oleh karena itu, untuk menyelesaikan masalah tersebut digunakan metode sensor fusion agar dapat menentukan keputusan akhir atau keluaran yang lebih unggul. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat realisasi dapat mengukur status kesehatan tanda vital dan tingkat stres menggunakan algoritma IF-THEN dan logika fuzzy dengan waktu pengukuran selama ±25 detik. Alat ini memiliki tingkat presisi pengukuran saturasi oksigen sebesar 99,7%, suhu tubuh sebesar 99,926% dan GSR sebesar 97,402%.
Pengembangan Sarung Tangan Elektronik Penerjemah Bahasa Isyarat Dengan Metode Sensor Fusion Muhamad Zahra Saputra; Noor Cholis Basjaruddin; Ediana Sutjiredjeki
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.842 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1429

Abstract

Bahasa isyarat memiliki keterbatasan yaitu hanya orang tertentu saja yang dapat mehamami, sehingga penyandang disabilitas tuli dan bisu mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang normal. Dalam penelitian ini, direalisasikan sebuah alat bantu berupa sebuah sarung tangan elektronik yang berfungsi menerjemahkan bahasa isyarat dengan standar American Sign Language (ASL) untuk huruf A-Z dan angka 1-9. Sarung tangan ini dilengkapi sensor flex di setiap jari dan sebuah IMU yang dapat mendeteksi gerakan jari dan posisi tangan.. Metode yang digunakan untuk mengolah pembacaan sensor adalah sensor fusion, metode ini dipilih karena alat ini menggabungkan data dari 11 buah sensor yang sumber dan jenisnya berbeda, agar mampu menghasilkan output data huruf dan angka yang sesuai. Hasil pengujian melalui program pada komunikasi serial menunjukkan bahwa, alat ini mampu mendeteksi gerakan bahasa isyarat dengan tingkat keterbacaan huruf  A sebesar 70%, E, F, K, L, W ,G,H,I, sebesar 50%,, huruf D,P,X,Z,R,Y sebesar 60%, huruf B,C,M.N,O,G,H,I,J,K sebesar 50%, angka 1 sebesar 60%, angka 2,3,5,6,7,8,9 sebesar 90%, dan angka 4 sebesar 50 %.