Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perancangan Mesin Rotary Friction Welding Skala Lab untuk Material dengan Suhu Rekristalisasi di Bawah 850°C Dio Gunafi Rakhmayad; Adi Pamungkas
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1664.448 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.1975

Abstract

Pengelasan merupakan proses penyambungan antara dua atau lebih komponen dalam keadaan cair menggunakan panas. Metode pengelasan yang biasanya dilakukan adalah metode pengelasan SMAW atau OAW. Namun, untuk pengelasan komponen yang memiliki bentuk silinder atau poros pejal akan sulit untuk dihubungkan menggunakan metode pengelasan SMAW atau OAW. Metode yang cocok untuk menghubungkan komponen yang berbentuk silinder atau poros pejal yaitu menggunakan metode friction welding. Namun, mesin rotary friction welding yang ada dipasaran memiliki ukuran yang besar dan memiliki bobot yang berat, juga harga yang mahal. Harga mesin rotary friction welding yang ada dipasaran termurah yang ditemukan dipasaran yaitu dijual dengan harga US $12.000 atau sekitar Rp 169.410.600 pada website nigbo xinchang machinery, mesin tersebut memiliki berat 800kg [1]. Maka dibutuhkan rancangan mesin rotary friction welding dengan ukuran yang lebih ringkas juga harga yang lebih murah dari pasaran. Mesin dirancang untuk memproses benda kerja yang memiliki suhu rekristalisasi dibawah 850°C. Menggunakan microcontroller sebagai pengolah data dari input material yang diberikan juga display supaya mesin yang dirancang dapat dengan mudah untuk dioperasikan. Hasil akhir yang dicapai adalah desain mesin rotary friction welding dalam bentuk gambar 2 dimensi, bill of material, dan program microcontroller yang akan digunakan sebagai program mesin rotary friction welding. Mesin dirancang menggunakan motor listrik berkapasitas 7,5kW, piston hidrolik berdiameter 80 mm dengan panjang stroke 200 mm, juga hydraulic power unit dengan tekanan maksimal 60 Bar.
Perancangan Alat Cetak Interlocking Brick dengan Memanfaatkan Sampah Plastik HDPE sebagai Material Bata Rizki Fauzia Muharam; Adi Pamungkas
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 12 (2021): Prosiding 12th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.658 KB)

Abstract

Perancangan Alat Cetak Interlocking Brick dengan Memanfaatkan Sampah Plastik HDPE sebagai Material Bata
Perancangan Mesin Pengaduk Komposit Partikel Sistem Vakum Kapasitas 2 Liter Muhammad Faiq Nurmajid; Adi Pamungkas
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 12 (2021): Prosiding 12th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.713 KB)

Abstract

Perancangan Mesin Pengaduk Komposit Partikel Sistem Vakum Kapasitas 2 Liter
REKAYASA ULANG MESIN 3D PRINTER TIPE FUSED DEPOSITION MODELING (FDM) BERBASIS TEKNOLOGI KLIPPER GUNA MENINGKATKAN KECEPATAN DAN KUALITAS CETAK Tria Mariz Arief; Zainuddin; Adi Pamungkas; Angki Apriliandi Rachmat; Gibran Al-Hady Raksajaya
Technologic Vol 16 No 2 (2025): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/technologic.v16i2.499

Abstract

Perkembangan teknologi cetak tiga dimensi semakin pesat seiring dengan kebutuhan akan prototipe yang cepat di berbagai industri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan cetak pada mesin 3D Print Innova melalui rekayasa ulang dengan mengimplementasikan teknologi Klipper. Klipper adalah firmware yang memungkinkan pengendalian motor yang lebih cepat dan efisien dengan memanfaatkan unit pemrosesan eksternal, sehingga dapat meningkatkan kecepatan cetak. Metode yang digunakan mengacu pada metode Pahl and Beitz, yang meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan konsep, perancangan rinci, hingga tahap pengujian. Langkah-langkah tersebut mencakup analisis sistem mekanik dan elektronik yang ada, pemasangan perangkat keras tambahan, serta konfigurasi perangkat lunak Klipper untuk mengoptimalkan kecepatan pencetakan. Uji coba dilakukan untuk mengukur peningkatan kecepatan cetak dengan membandingkan waktu yang dibutuhkan untuk mencetak model yang sama sebelum dan sesudah implementasi Klipper. Teknologi Klipper terbukti mampu mereduksi waktu cetak hingga 71,2%. Selain itu, sistem yang dihasilkan menjadi lebih fleksibel dan mudah dikustomisasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam optimalisasi kecepatan cetak pada mesin cetak 3D, khususnya melalui penerapan teknologi open-source seperti Klipper untuk mendukung proses manufaktur yang lebih cepat dan efisien.