Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Bukaan Katup Ekpansi Elektronik terhadap Tekanan dan Unjuk Kerja Air Conditioner Inverter Agus Sopian; Apip Badarudin; Arda Rahardja Lukitobudi
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.987 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4261

Abstract

Variasi bukaan katup merupakan teknik yang efisien terhadap metode kontrol, baik dalam kapasitas beban penuh ataupun sebagian. Metode ini memvariasikan bukaan katup electronic expansion valve untuk mengetahui karakteristik masing-masing bukaan dengan temperatur yang ingin dicapai. Penelitian ini membahas sistem air conditioner inverter dengan variasi bukaan katup electronic expansion valve dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh bukaan katup ekspansi terhadap tekanan dan unjuk kerja pada air conditioner inverter. Parameter yang diamati adalah tekanan discharge, tekanan suction, temperatur discharge, temperatur out kondenser, temperatur in evaporator, temperatur out evaporator, dan arus. Dari data yang diperoleh kemudian melakukan pengolahan data untuk mengetahui nilai unjuk kerja sistem yang meliputi tekanan discharge, tekanan suction, dan COPactual. Tekanan discharge tertinggi yang dicapai pada bukaan katup 50% sebesar 20,33 bar gauge. Dan bukaan katup 75% sebesar 20,94 bar gauge. Sedangkan bukaan katup 100% 21,79 bar gauge. Tekanan suction terendah yang dicapai pada bukaan katup 50% sebesar 4,35 bar gauge. Dan bukaan katup 75% sebesar 4,28 bar gauge. Sedangkan bukaan katup 100% 4,13 bar gauge. COPactual yang didapat dengan bukaan katup 50% sebesar 4,961. Dan bukaan katup 75% sebesar 4,846. Sedangkan bukaan katup 100% sebesar 4,640. Sehingga bukaan katup yang baik pada sistem air conditioner adalah dengan bukaan katup pada 50%.
Rancang Bangun Sistem Refrigerasi Kompresi Uap Untuk Penyimpanan Buah Alpukat Nurshabi Juliansyah Ramdan; Arda Rahardja Lukitobudi; Triaji Pangripto Pramudantoro
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.939 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4289

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan perancangan pembangunan sistem refrigerasi kompresi uap untuk penyimpanan buah alpukat. Biasanya sistem refrigerasi kompresi uap digunakan untuk menyiimpan berbagai macam makanan dan minuman yang contohnya yaitu lemari es. Penelitianini dikhususkan untuk menyimpan produk buah saja yaitu buah alpukat. Kabin penyimpanan untuk sistem ini menggunakan cool box. Menggunakan kompresor berkapasitas 1/8 HP dan alat ekspansi berjenis pipa kapiler. Hasil yang diamati pada penelitian ini adalah perbandingan chilling time, dan efisiensi sistem pada data perancangan dengan data hasil penelitian. Didapatkan dari hasil penelitian ini waktu chilling time lebih cepat dari data perancangan sebesar 31 menit. Efisiensi sistem dari hasil penelitian lebih rendah dari data perancangan sebesar 62,04%.
Kaji eksperimental mesin pirolisis distilasi asap pembakaran sampah plastik menjadi bahan bakar alternatip dengan menggunakan direct cooling coil Arda Rahardja Lukitobudi
Retii 2021: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-16
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The property of plastic which is durable, light and heat resistant make plastic use more increasingly. But the plastic waste has big impact to the environment due to hard to decompose. Plastic waste distillation by pyrolysis method could be one of how to reduce the plastic waste. Plastic waste can be processed into alternative fuel more useful. The distillation rig consist of 2 kg LDPE plastic waste reactor equipped with pyrolysis tube with spiral coil inside of 4x1.4 m. The spiral coil inside the pyrolysis tube as direct cooling coil flowed by propylene glycol with 5 temperature variations, -9°C, -3°C, 3°C, 9°C and atmospheric temperature. The cooling process done by brine cooling machine. Burning process using fire stove of ±400°C with 3kg LPG. Distillation process using refrigeration system produce more alternative fuel compared to pyrolysis process without refrigeration system. On secondary refrigerant temperature of -9°C, -3°C, 3°C, 9°C and without refrigeration system, produce alternative fuel of 1920 mL, 1290 mL, 1050 mL, 630 mL, 430 mL. Keywords: Pyrolysis, plastic waste, alternative fuel, brine cooling, direct cooling coil, LDPE.