Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengaruh Konten Pemasaran TikTok terhadap Niat Beli: Studi Kasus Pada Produk UMKM Makanan Fajri Rahmatillah; Deddy Saefuloh
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.06 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4376

Abstract

Munculnya internet mengubah cara perusahaan merancang, menerapkan strategi bisnis, dan mengkomunikasikan program pemasaran mereka, terutama melalui media sosial. Salah satu industri yang cukup terdampak adalah industri kuliner. Pertumbuhan jumlah UMKM semakin berinovasi untuk meningkatkan keunggulan kompetitif bisnisnya. Contoh media sosial yang saat ini banyak digunakan di Indonesia untuk bisnis di bidang kuliner adalah TikTok. Namun, seiring dengan pertumbuhan jumlah UMKM dan telah menambah kanal pemasarannya melalui digital, pelanggan akan dengan cepat berpindah merek. Jadi hal penting untuk mempertahankan keterlibatan konsumen adalah strategi pemasaran konten TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konten pemasaran Produk Makanan UMKM TikTok terhadap Keterlibatan Konsumen, Kepercayaan Merek dan pengaruh tidak langsung terhadap Niat Beli. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis konten yang disukai pengguna TikTok. Data dikumpulkan, dan 415 responden dengan kriteria tersebut adalah pengguna aktif TikTok. Kemudian untuk menguji model dan hipotesis, data diproses menggunakan SmartPLS. Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa Pemasaran Konten TikTok berperan dalam mempengaruhi keterlibatan pelanggan dan membantu meningkatkan Kepercayaan pada merek UMKM makanan, yang pada gilirannya akan membantu meningkatkan niat pembelian. Lima jenis konten paling banyak disukai oleh responden adalah Video ulasan produk, Video estetik, edukasi produk, TikTok Trend dan soft-selling.