Triyo Utomo
Universitas Trunojoyo Madura

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Self Confidence dengan Adversity Quotient pada Mahasiswa Pasca Drop Out di Universitas Trunojoyo Madura Illa Ilmiah; Triyo Utomo
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.472 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v11i1.7289

Abstract

PARIWISATA MADURA BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT Triyo Utomo
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.98 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v10i1.5692

Abstract

ABSTRAKPariwisata merupakan salah satu kebutuhan masyarakat. Masyarakat tidak hanya melakukan perjalanan untuk menghilangkan rasa jenuh terhadap rutinitas sehari-hari, tetapi juga guna mengikuti kegiatan yang sedang populer. Objek periwisata harus memiliki product positioning untuk menempatkan produknya supaya berada di benak konsumen. Pada konteks pariwisata di Madura, perlu adanya pengembangan agar mampu mendatangkan wisatawan baik dari dalam maupun luar Madura. Pengembangan wisata Madura salah satunya membutuhkan adanya dukungan aspek budaya. Perlu tindakan untuk menghidupkan kembali budaya-budaya yang ada di Madura guna menarik minat wisatawan berkunjung ke Madura. Perlu adanya partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata Madura. Ada beberapa paramater dalam mengukur partisipasi masyarakat. Selain itu, pariwisata di Madura harus memiliki model pembangunan kepariwisataan yang bertanggung jawab dan berdasarkan komunitas. Harapannya, masyarakat Madura diposisikan sebagai subjek pariwisata daerah.Kata Kunci: Pariwisata Madura, Kepariwisataan yang Bertanggung Jawab, Kepariwisataan Berbasis Komonitas, Pariwisata Berbasis Partisipasi Masyarakat
PERBEDAAN KELOMPOK GENERASI & TANTANGAN YANG DIHADAPI OLEH PERGURUAN TINGGI A Triyo Utomo
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.732 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v9i1.6742

Abstract

Perguruan Tinggi A merupakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang berada di salah satu daerah di Jawa Timur. Sebelum menjadi PTN, Perguruan Tinggi A merupakan Perguruan Tinggi Swasta, dan sudah ada sejak tahun 1980-an. Sudah ada ratusan Dosen dan Karyawan yang bekerja di Perguruan Tinggi A sampai sekarang. Karakteristik Dosen dan Karyawan tersebut tentunya sangat beragam mulai dari latar belakang pendidikan, asal daerah, dan tahun kelahiran. Pada tulisan ini, penulis akan lebih fokus kepada perbedaan karakteristik kelompok berdasarkan tahun lahir para Dosen dan Karyawan yang bekerja di Perguruan Tinggi A. Kelompok yang lahir pada tahun-tahun tertentu akan mempunyai karakteristik yang berbeda dengan mereka yang lahir di tahun yang lain. Berdasarkan namanya, ada Generasi Baby Boomers (kelahiran Tahun setelah Perang Dunia II sampai dengan tahun 1960), Generasi X (kelahiran tahun 1961 sampai dengan tahun 1980), Generasi Y atau Millenial (kelahiran tahun 1981 sampai dengan tahun 2000), Generasi Z (kelahiran tahun 2001 sampai dengan tahun 2010), dan Generasi Alpha (kelahiran tahun 2010 sampai dengan tahun sekarang). Pada tulisan ini fokus peneliti hanya pada Generasi Baby Boomers, Generasi X, dan Generasi Y atau Millenial, mengingat Dosen dan Karyawan tetap di Perguruan Tinggi A masuk dalam ketiga kategori tersebut. Adanya tiga kelompok generasi tersebut menimbulkan tantangan tersendiri bagi organisasi. Tantangan itu adalah adanya perbedaan dalam hal pandangan terhadap atasan, gaya kepemimpinan, serta umpan balik dan penghargaan.
Nilai Konservasi Petani Garam Madura dan Kesiapan Penggunaan Teknologi Triyo Utomo
Psycho Idea Vol 20, No 1 (2022): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.218 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v20i1.10551

Abstract

Madura adalah salah satu daerah penghasil garam di Indonesia. Akan tetapi, garam yang dihasilkan di Madura masih belum sesuai harapan. Faktor yang berpengaruh salah satunya yaitu masih minimnya penggunaan teknologi kerja. Tujuan penelitian ini adalah mencari tahu pengaruh nilai-nilai konservasi pada kesiapan penggunaan teknologi para petani garam di pulau Madura. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat pengaruh nilai-nilai konservasi terhadap kesiapan penggunaan teknologi pada petani garam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif studi pengaruh. Data diambil memakai kuesioner pada partisipan yang menjadi sampel di enam desa pada Kabupaten Sampang. Sampling menggunakan teknik purposive sample. Hasil data dianalisis dengan regresi memakai perangkat lunak JASP. Uji yang dilakukan mendapatkan hasil yaitu kesiapan teknologi dipengaruhi oleh nilai-nilai konservasi sebesar 0,265 atau 26,5%. Sedangkan sisanya sebesar 73,5% ditentukan hal lain yang bukan menjadi variabel pada penelitian ini.
Budaya Organisasi Positif dan Kepengikutan Otentik Pelaku UMKM Wisata Pesisir Selatan Bangkalan Triyo Utomo; Masrifah Masrifah; Seger Handoyo; Fajrianthi Fajrianthi
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/personifikasi.v14i1.19048

Abstract

Bangkalan is an area that continues to grow. This development can occur because one of them is supported by the tourism sector on the coast. Based on this, the development of coastal tourism destinations needs support from various parties, one of which is MSME (Micro, Small and Medium Enterprises) actors. This study discusses the existing followership of MSME actors in Bangkalan's south coast tourism. One of the types of followership that has been widely discussed in the last few decades is authentic followership. One of the factors that influence authentic followership is a positive organizational culture. Based on this, this study aims to determine the effect of positive organizational culture on authentic followership. The method used in this research is a quantitative study of influence. Data collection was carried out using a scale on a sample of 130 MSME actors in the southern coastal tourism area of Bangkalan Regency. The sampling technique used is random sampling. The analysis technique uses simple linear regression and the data is processed with SPSS version 14 software. The results show that  positive organizational culture influences authentic followership. Positive organizational culture has an influence of 32.6% on the authentic followership of MSME actors in the south coast of Bangkalan, while the remaining 67.4% is a variable that is not discussed in this study.