Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PERDEBATAN ASPEK KETUHANAN DALAM KAJIAN TEOLOGI ISLAM Muhammadong; Lukman; Nurmila
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 2: Juli 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.674 KB)

Abstract

The divinity debate among theologians arose after the death of the Prophet Muhammad and took on his role in providing an understanding of Islam. The Mutakallimins argue that the form of God is perfection since the beginning. This argument was put forward in order to ward off the atheist's assumption that this nature exists by itself without any preconceived reasons. Theologians assume that God's actions are in accordance with his promise to give justice to his creatures. The existence of God's actions is based on his knowledge and iradat in the sense that God is free to carry out his actions without being limited by his creatures so that God's actions contain wisdom for his creatures.
Integrasi ChatGPT dalam Blended Learning dalam Mengoptimalkan Pemahaman Materi Pembelajaran Aminuddin; Nurmila; Pramudya Asoka Syukur; Nurul Islamia; Andi Dio Nurul Awalia
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 2, No 2 (2024): December 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/voice.v2i2.20246

Abstract

Kemajuan teknologi menghadirkan tantangan bagi perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi digital dalam mendukung produktivitas dan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi blended learning dan ChatGPT terhadap pemahaman materi, efisiensi pembelajaran, dan pengalaman penggunaan di perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional dan pengumpulan data melalui kuesioner menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blended learning secara efektif meningkatkan pemahaman materi dengan partisipasi aktif dalam diskusi, ChatGPT mendukung motivasi dan kreativitas mahasiswa dalam belajar, serta kombinasi keduanya meningkatkan efisiensi pembelajaran melalui penghematan waktu dan akses informasi yang lebih baik. Mayoritas responden memberikan tanggapan positif terhadap penerapan model ini, mencerminkan keberhasilan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Hasil ini juga mendukung relevansi blended learning dan ChatGPT sebagai solusi inovatif dalam memenuhi kebutuhan pembelajaran modern. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa integrasi teknologi dalam pendidikan dapat mempercepat transformasi pembelajaran yang lebih efektif dan fleksibel.
Peranan Guru Dalam Upaya Meningkatkan Motivasi Dan Disiplin Belajar Siswa Di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kemala Bhayangkari Makassar Nur Fitri Ramadani; Jamaluddin P; Nurmila
COMPASS: Journal of Education and Counselling Vol. 1 No. 3 (2024): Compass: Journal of Education and Counselling, February 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/compass.v1i3.436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi, disiplin belajar siswa dan peranan guru; faktor pendukung, penghambat guru dalam meningkatkan motivasi dan disiplin belajar siswa. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Kemala Bhayangkari sebanyak 4 kelas berjumlah 135 siswa, sedangkan sampel yang diambil sebanyak 90 siswa. Metode pengumpulan data menggunakankuesioner, lembar observasi dan wawancara untuk masing- masing variabel. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: motivasi belajar siswa berada pada tingkat kategori sedang dengan nilai 102,12; disiplin belajar siswa berada pada kategori sedang dengan nilai 77,48; peranan guru berada pada kategori tinggi dengan nilai 101,96. Faktor pendukung peranan guru dalam meningkatkan motivasi dan disiplin belajar siswa yaitu: kompetensi dan kualifikasi akademik guru, kurikulum2013, metode pembelajaran bervariasi, memberikan hasil belajar, kesehatan siswa, serta pemberian penghargaan terhadap prestasi siswa. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu: sarana dan prasarana yang kurang lengkap, faktor non- teknis, serta faktor lingkungan pergaulan siswa. Dengan demikian guru berperan penting dan telah berupaya dalam meningkatkan motivasi dan disiplin belajar siswa di SMP Kemala Bhayangkari Makassar.
Efektifitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Gowa Jeli Novitasari; Jamaluddin; Nurmila
COMPASS: Journal of Education and Counselling Vol. 1 No. 3 (2024): Compass: Journal of Education and Counselling, February 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/compass.v1i3.456

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar siswa, perbedaan hasil belajar siswa antara model pembelajaran problem based learning dengan model konvensional, serta untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran agribisnis tanaman buah di kelas XI ATPH SMK Negeri 4 Gowa. Data penelitian diperoleh dari tes hasil belajar siswa (pretest dan posttest) pada mata pelajaran agribisnis tanaman buah. Teknik Analisa data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis (uji paired sample t test dan uji independent sample t test), serta uji N-gain. Hasil penelitian terjadi peningkatan hasil belajar sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran PBL dengan hasil analisis uji paired sample t test diketahui bahwa pada kelompok eksperimen nilai Sig. (2-tailed) yaitu 0,000 < 0,05 yang artinya ada perbedaan rata- rata hasil belajar sebelum dan setelah diterapkan model PBL dimana rata-rata nilai pretest kelompok eksperimen 48,75 dan rata-rata nilai posttest 85,25. Berdasarkan hasil analisis uji independent sample t test diketahui bahwa nilai Sig. (2tailed) yaitu 0,000 < 0,05 yang artinya ada perbedaan rata-rata hasil belajar siswa antara kelompok eksperimen (model pembelajaran PBL) dengan kelompok kontrol (model pembelajaran konvensional), dimana persentase ketuntasan kelompok eksperimen adalah 95% sedaangkan kelompok kontrol 70% artinya model PBL lebih baik dibandingkan model konvensional. Berdasarkan hasil uji N-gain menunjukkan bahwa pada kelompok eksperimen (model PBL) nilai rata-rata N- Gain sebesar 70,2% termasuk dalam kategori tafsiran cukup efektif. Sementara pada kelompok kontrol (model konvensional) nilai rata-rata N-Gain sebesar 53,61% termasuk dalam kategori tafsiran kurang efektif.