Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Pencegahan Stunting bagi Ayah dan Calon Ayah sebagai Upaya Penguatan Peran Keluarga Yunita Lestari; Has’ad Rahman Attamimi
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i1.1654

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang ditandai dengan tinggi badan kurang relatif terhadap umur  akibat kekurangan gizi berkepanjangan dan/atau infeksi berulang pada periode 1.000 hari pertama  kehidupan. Peran keluarga sangat penting karena  banyak faktor risiko stunting berakar pada perilaku keluarga dan kondisi rumah tangga, mulai dari status  gizi ibu sebelum dan selama kehamilan, praktik pemberian makanan pendamping ASI, perilaku  perawatan kesehatan ibu dan anak, hingga kebersihan sanitasi yang dikelola keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sikap dan pengetahuan ayah/calon ayah dalam pencegahan stunting melalui penerapan pendekatan keluarga di desa Lape, Sumbawa.  Hasil  menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ayah/calon ayah terhadap pencegahan stunting, sebelum diberikan edukasi sebanyak 62% peserta memiliki pengetahuan kurang, setelah diberikan edukasi peserta mengalami peningkatan pengetahuan menjadi 80%. Selain dengan meningkatannya pengetahuan dari responden, ayah/calon ayah akan menerapkan kepada keluarganya. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa edukasi  dengan menggunakan pendekatan keluarga dalam  meningkatkan  pengetahuan dan sikap ayah/calon ayah dalam pencegahan stunting mendapatkan respon positif.
Edukasi Gizi Seimbang Dalam Pencegahan Dan Penanganan Stunting Di Desa Karang Dima Wilayah Kerja PKM Labuan Badas Labuan Sumbawa Yunita Lestari; Has’ad Rahman Attamimi; Lina Etta Safitri
Compromise Journal Community Proffesional Service Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Compromise Journal : Community Proffesional Service Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/compromisejournal.v2i1.166

Abstract

Nutritional problems, especially stunting, cannot only be intervened in in the first thousand days of life (1000 HPK). Therefore, various efforts need to be made to prevent this nutritional problem from being overcome. One effort that can be made is nutritional education for parents and children in the community. This educational activity is part of community service activities which aim to increase the knowledge and attitudes of mothers and children in implementing the consumption of balanced nutritious food in children from an early age. This is an effort to prevent and overcome ongoing stunting at school age in the Working Area of ​​the Labuan Badas Community Health Center, Labuan Badas Village, Sumbawa. The intervention method used to achieve this goal was by holding interactive education using the counseling method which was carried out door to door for 39 participants.
Pentingnya Kemampuan Komunikasi Dalam Pelayanan Kesehatan Has’ad Rahman Attamimi; Yunita Lestari; Nikodimus Margo Rinenggantyas
Compromise Journal Community Proffesional Service Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Compromise Journal : Community Proffesional Service Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/compromisejournal.v2i1.169

Abstract

Communication in health services is a supporting factor for health workers in expressing their roles and functions professionally. One of the competencies that must be possessed by medical personnel, whether doctors, nurses, midwives or other medical personnel, is the ability to communicate effectively and be easy to understand. Communication skills will underlie efforts to solve patient problems to facilitate the provision of assistance, both in medical and psychological services. These communication skills cannot simply be acquired without training. Therefore, this communication seminar in health services was carried out. This activity was attended by 271 students from various universities in Indonesia. The outcome of this seminar is to improve communication skills, especially for students, to become better. The activity which took place on January 25 2024 went very well. This was reflected in the enthusiasm of the participants in the discussion session. In the presentation session, the material was delivered by a practitioner and lecturer at the STIKES Griya Husada Sumbawa Nursing Study Program, Mr. Nikodimus Margo Rinenggantyas, S.Kep, Ns., M.Kep.