p-Index From 2021 - 2026
0.983
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Geoplanart
Citra Artifiani Havianto
Program Studi Perencanaan Wilayah Dan Kota, Fakultas Teknik Perencanaan Dan Arsitektur, Universitas Winaya Mukti

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Fasilitas Taman Tematik yang Memenuhi Kebutuhan Pengunjung (Studi Kasus: Taman Tematik di SWK Cibeunying Kota Bandung) Citra Artifiani Havianto
GEOPLANART Vol 1, No 2 (2017): Edisi November
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.025 KB) | DOI: 10.35138/gp.v1i2.126

Abstract

Ruang publik berupa taman memiliki peranan yang sangat penting bagi lingkungan perkotaan. Meskipun taman di Kota Bandung mengalami peningkatan kunjungan, tapi tidak semua kalangan masyarakat bisa  menikmati taman dengan aman dan nyaman. Sebagian besar taman di Kota Bandung kurang dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang mendukung berbagai aktivitas penggunanya. Berbagai permasalahan  sering ditemui di taman, sehingga masyarakat cenderung enggan untuk melakukan berbagai aktivitas di taman. Penelitian ini mempertanyakan mengenai fasilitas apa yang sesungguhnya dibutuhkan oleh pengunjung taman-taman di Kota Bandung khususnya taman tematik di SWK Cibeunying yaitu Taman Lansia, Taman Teras Cikapundung dan Taman Balai Kota.  Variabel yang digunakan adalah karakteristik sosial ekonomi  sebagai variabel bebas. Karakteristik sosial ekonomi yang digunakan adalah jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan dan pendapatan. Lalu variabel terikat berupa fasilitas taman yang terdiiri dari 20 macam fasilitas. Analisis yang digunakan ada penelitian ini adalah analisis tabulasi silang, pembobotan dengan skala likert dan analisis Crosstabulation  Chi-  Square. Dari hasil analisis ditemukan fasilitas yang paling banyak dibutuhkan oleh pengunjung diantaranya adalah toilet. Selanjutnya dilakukan analisis hubungan karakteristik sosial ekonomi pengunjung terhadap pemilihan fasilitas. Karakteristik pekerjaan merupakan variabel yang paling mempengaruhi pemilihan fasilitas di seluruh taman taman. Output dari studi ini berupa arahan pengembangan ketiga taman  dari segi fasilitas yang paling dibutuhkan oleh pengunjung taman
Potensi Pemanenan Air Hujan Sebagai Upaya Pemenuhan Air Baku Bagi Warga Desa (Studi Kasus: Desa Cikalong, Kabupaten Bandung Barat) Tati Artiningrum; Citra Artifiani Havianto
GEOPLANART Vol 3, No 1 (2020): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.538 KB) | DOI: 10.35138/gp.v3i1.225

Abstract

Pertumbuhan penduduk menyebabkan air sebagai sumber kebutuhan utama ikut meningkat sementara kemampuan air tetap. Tidak terkecuali masyarakat yang berada di Desa Cikalong, Kecamatan Cikalongwetan yang pada saat ini suplai air masyarakat Desa Cikalong, mayoritas diperoleh dari sumur bor dan air tanah yang berasal dari sumur gali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pemanenan air hujan di Desa Cikalong. Dengan teknik pemanenan air hujan diharapkan sebagai alternatif penyelesaian permasalahan air Desa Cikalong terutama RW 18 pada masa musim kemarau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Untuk menghitung potensi pemanenan air hujan dilakukan dengan melakukan perkalian antara curah hujan, luas atap bangunan, dan koefisien runoff. Berdasarkan analisis tersebut, potensi pemanenan air hujan di Desa Cikalong menunjukan sebesar 175.552 m3 /tahun. Dengan rata-rata potensi pemanenan untuk setiap rumah sebesar 52 m3 / tahun. Hasil dari pengolahan data berdasarkan survei yang telah dilakukan menunjukkan bahwa potensi pemanenan air hujan setiap harinya secara keseluruhan mampu  mencukupi kebutuhan air baku rumah tangga.  Kata kunci : air baku, pemanenan air hujan, konservasi air
POTENSI EMISI GRK DARI SEKTOR PETERNAKAN DESA CIKALONG,KAB. BANDUNG BARAT TAHUN 2016-2021 Tati Artiningrum; Citra Artifiani Havianto
GEOPLANART Vol 3, No 2 (2021): EDISI MEI
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.536 KB) | DOI: 10.35138/gp.v3i2.355

Abstract

Salah satu sektor yang berkontribusi dalam peningkatan pemanasan global adalah limbah peternakan yang diantaranya berasal dari kotoran hewan. Sumbangan emsinya diantaranya berasal dari gas metana (CH4), dinitrogen oksida (N2O), karbon dioksida (CO2), dan amonia yang dapat menimbulkan hujan asam. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sumbangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dari sektor peternakan tahun 2016 sampai 2021 pada tempat penampungan hewan berupa penggemukan sapi perah dan sapi potong di Desa Kecamatan, Cikalong Wetan, Kabupaten Barat. Penelitian ini mengunakan metodenya survei lapangan dan study literatur untuk memperoleh data primer serta data sekunder berupa populasi ternak dan pengelolaan limbahnya. Data diolah dengan mengunakan metoda Tier I dari IPCC. Hasil penelitian menujukkan bahwa Tahun 2016 Desa Cikalong memberikan sumbangan emisi sebesar 2610,55 ton CO2- eq/tahun meningkat hingga 3632,16 ton CO2-eq/tahun pada Tahun 2019 yang didominasi oleh CH4 dari fermentasi enterik
ESTIMASI EMISI C02 DARI AKTIVITAS RUMAH TANGGA DI DESA CIKALONG, KAB. BANDUNG BARAT Tati Artiningrum; Citra Artifiani Havianto
GEOPLANART Vol 4, No 1 (2021): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/geoplanart.v4i1.457

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas sehari-harinya yang menggunakan energi, berpengaruh pada peningkatan salah satu Gas Rumah Kaca (GRK) yaitu Karbon dioksida(CO2). Dalam kehidupan sehari-hari, energi memegang peranan yang sangat penting karena hampir semua sektor kehidupan seperti industri, transportasi, jasa, rumah tangga dan lain sebagainya menggunakan energi. Pada sektor rumah tangga penggunaan energi meliputi penerangan dan memasak  yang konsumsi energi tersebut menyebabkan emisi gas CO2. Total Emisi CO2  dari aktivitas rumah tangga dapat dibagi menjadi emisi langsung dan emisi tidak langsung. Pada penelitian yang dilaksanakan di Desa Cikalong, Kabupaten Bandung Barat ini,digunakan metode IPPC 2006 untuk meneliti besarnya emisi gas CO2 yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga meliputi penggunaan bahan bakar yg digunakan rumah tangga untuk memasak baik bahan bakar fosil maupun terbarukan dan konsumsi listrik. Hasil penelitian menunjukkan besarnya total emisi CO2 yang dihasilkan adalah 2308,19 ton CO2e/tahun yang terdiri dari  emisi langsung 651,321 ton CO2e/tahun dan emisi tidak langsung1656,870 ton CO2e/tahun.
Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Promosi Objek Wisata Bumi Almira Citra Artifiani Havianto; Tati Artiningrum
GEOPLANART Vol 4, No 2 (2022): EDISI MEI 2022
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/geoplanart.v4i2.534

Abstract

Kehadiran media sosial sangat menguntungkan bagi industri pariwisata karena dapat memudahkan penyampaian informasi pariwisata secara lebih efektif dan efisien. Kemudahan ini tentunya berdampak dalam peningkatan jumlah wisatawan yang semakin bertambah. Beberapa objek wisata di Kabupaten Bandung Barat sebagian besar sudah memanfaatkan media sosial dalam upaya pemasaran, salah satunya adalah Objek Wisata Bumi Almira. Dalam penelitian ini akan dikaji bagaimana pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi objek wisata. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, dimana peneliti ingin mencari fakta-fakta yang ada pada pemanfaatan media sosial oleh pengelola objek wisata. Metode  pengumpulan data  yang  digunakan  adalah Penyebaran kuesioner terhadap responden yaitu wisatawan di objek wisata Bumi Almira dan wawancara kepada pihak pengelola. Berdasarkan data dan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa media sosial memiliki peranan penting dalam pencarian informasi mengenai destinasi wisata. Instagram merupakan media sosial yang paling banyak digunakan untuk pencarian informasi mengenai wisata. Selain dimanfaatkan untuk pencarian informasi, media sosial kerap digunakan untuk membagikan foto dan video yang menarik disertai ulasan mengenai pengalaman berwisata mereka. Objek Wisata Bumi Almira juga sudah memanfaatkan Instagram untuk kepentingan promosi, informasi dan hiburan.
STUDI AKSESIBILITAS OBJEK WISATA BUMI ALMIRA Citra Artifiani Havianto; Rita Leswati; Firdha Amelia Sundawa
GEOPLANART Vol 5, No 1 (2022): EDISI NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/geoplanart.v5i1.618

Abstract

Kabupaten Bandung Barat is one of the Kabupaten in West Java which is famous for its natural tourism. One of the developing tourist objects in Kabupaten Bandung Barat is Bumi Almira. An important factor that influences tourists visiting a tourist attraction is accessibility to that tourist attraction. This research aims to study the accessibility of Bumi Almira Tourism Objects. This research method is descriptive quantitative. The sampling technique used is accidental sampling with 30 tourists as respondents. The research variables used are alternative roads, road conditions, travel distance, travel time, availability of public transportation and the cost of visiting tourist attraction. Data analysis used a scoring technique with the Struges formula. The results of the study show that accessibility to Bumi Almira Tourism Objects is in the very supportive category.
Pendugaan Emisi CH4 dan CO2 dari Pengelolaan Lahan Padi di Desa Cikalong, Kab. Bandung Barat Artiningrum, Tati; Artifiani Havianto, Citra
GEOPLANART Vol. 7 No. 1 (2024): EDISI NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sektor yang berkontribusi dalam peningkatan pemanasan global adalah aktivitas pertanian. Sumbangan emsinya diantaranya berasal dari gas metana (CH4), dinitrogen oksida (N2O), karbon dioksida (CO2) yang dapat menyebabkan terjadinya pemanasan global. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sumbangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dari sektor pertanian tahun 2024 pada lahan sawah di Desa Cikalong. Penelitian ini mengunakan metode survei lapangan dan study literatur untuk memperoleh data primer serta data sekunder berupa luas panen, varietas dan umur budidaya padi, Pengelolaan air selama budidaya padi sawah, jenis bahan organik yang dikembalikan ke lahan sawah dan jenis tanah. Data diolah mengunakan metoda Tier I dari IPCC. Hasil penelitian menujukkan dengan luas panen padi sawah 90,703 ha, Desa Cikalong memberikan sumbangan emisi CH4 sebesar 0,0116 GgCH4/tahun atau 0,29 GgCO2 eq/tahun. Untuk potensi emisi gas karbon dioksida (CO2) dari penggunaan pupuk urea adalah 4,54,10-3 GgCO2 eq/tahun.