This Author published in this journals
All Journal Geoplanart
Dodon Turgana Tarmidi
Program Studi Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota, Fakultas Teknik UNWIM, Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Perangkat Lunak Expert Choice dalam Pengambilan keputusan Penentuan Jalur Kereta Api (Studi Kasus Kereta Api Propinsi Aceh) Dodon Turgana Tarmidi
GEOPLANART Vol 1, No 2 (2017): Edisi November
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.987 KB) | DOI: 10.35138/gp.v1i2.127

Abstract

Propinsi Aceh dengan potensi sumberdaya alam dan ekonomi serta didukung bentang alam yang relatif datar sangat memungkinkan untuk dikembangkan jalur kereta api. Di Propinsi Aceh  tersebut, terdapat dua pelabuhan barang dan manusia yang aktif. Pelabuhan tersebut adalah Pelabuhan Malahayati dan Pelabukan Lhokseumawe/Kreung Geugeuh. Ada lima jalur potensial yang bisa dikembangkan. Yaitu dua jalur di Malahayati dan tiga di Lhokseumawe. Permasalahan yang dihadapi adalah terbatasnya sumber daya finansial yang bisa mewujudkan pengembangan jalur yang bisa mengalirkan barang dan manusia dikedua pelabuhan tersebut. Untuk itu perlu dibuat prioritas penentuan jalur yang paling feasible. Dalam penentuan prioritas bisa dilakukan secara “manual” yaitu dengan perhitungan matematis terhadap kriteria kriteria jalur atau dengan bantuan perangkat lunak khusus pengambilan keputusan. Dalam hal ini Expert choice. Dengan metoda expert choice, penentuan jalur dapat dipercepat dan dipermudah. Adapun hasil pemakaian expert choice dengan kriteria dilapangan dan normatif  tersebut dapat ditentukan jalur prioritas. Pelabuhan Lhokseumawe/Krueng Geukeuh - Stasiun Payabeunteut dan Pelabuhan Malayati-Lamreh yang mempunyai prospek dikembangan segera.
Pengaruh Perubahan Iklim dan Kebutuhan Perumahan serta Pariwisata dalam Memunculkan Konsep Kota Terapung sebagai Solusi Hilangnya Pulau-Pulau di Indonesia Dodon Turgana Tarmidi
GEOPLANART Vol 5, No 1 (2022): EDISI NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/geoplanart.v5i1.615

Abstract

Perubahan iklim yang terjadi secara global telah memberikan dampak serius terhadap pulau-pulau kecil di Indonesia. Naiknya permukaan laut, erosi pantai, dan intrusi air laut mengancam keberlangsungan pulau-pulau tersebut. Dalam konteks ini, konsep kota terapung telah muncul sebagai solusi inovatif untuk mengatasi dampak perubahan iklim, sambil memenuhi kebutuhan perumahan dan mempertahankan pariwisata di wilayah tersebut. Paper ini mengkaji pengaruh perubahan iklim terhadap hilangnya pulau-pulau di Indonesia, serta pentingnya konsep kota terapung dalam menjawab tantangan ini dengan memperhatikan kebutuhan perumahan dan pariwisata.