Altaera Yuha Syahputri
Prodi S-Tr Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Departemen Teknologi Industri, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, Jl. Prof Soedarto, SH, Tembalang, Semarang, 50275, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur Ayam sebagai Katalis CaO Biodiesel Minyak Goreng Bekas Altaera Yuha Syahputri; R. TD. Wisnu Broto
Pentana: Jurnal Penelitian Terapan Kimia Vol 1, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.238 KB)

Abstract

Kebutuhan energi dunia terus meningkat sejalan dengan pertambahan penduduk dan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan akan mengalami pertumbuhan rata-rata 1,7% sampai pada tahun 2030. Untuk itu diperlukan suatu penelitian dalam menemukan energi alternatif. Biodiesel merupakan energi alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar fosil. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional, bahan bakar nonfosil atau energi terbarukan dapat dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai bahan bakar nonfosil. Oleh karena itu dilakukan Penelitian Pembuatan Biodiesel dari Minyak Goreng Bekas Menggunakan Katalis CaO dari Cangkang Telur Ayam di latar belakangi oleh cadangan energi yang keberadaannya semakin menipis. Biodiesel merupakan salah satu bahan bakar alternatif yang diproduksi   dari   minyak   nabati, lemak hewani, limbah minyak menggunakan proses esterifikasi dan transesterifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan transesterifikasi terbaik dan juga menentukan efek utama yang paling berpengaruh menggunakan metode faktorial desain 2 level 3 variabel. Kondisi transesterifikasi terbaik pada penelitian ini adalah variabel ke-8 dengan penambahan katalis CaO 4% (b/b), lama waktu transeterifikasi 130 menit, dan suhu operasi 60 oC dengan karakteristik biodiesel yang didapat adalah nilai viskositas 4,76 cSt, denisitas 880 kg/m3, %rendemen 78,2%, dan perolehan angka setana sebesar 40. Efek utama yang paling berpengaruh adalah % katalis.