Wijiyono Wijiyono, Wijiyono
Program Studi Teknik Informatika STMIK ProVisi Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN GEOMEDIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR SPASIAL SISWA DI SMAN 1 GONDANGLEGI Zain, Moh Wahyu Kurniawan; Purwanto, Purwanto; Wijiyono, Wijiyono
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i1.29005

Abstract

Abstrak: Kurangnya keterlibatan peserta didik secara mandiri selama pembelajaran berlangsung menyebabkan kurang menariknya pembelajaran geografi yang kemudian berdampak pada rendahnya kemampuan berfikir spasial siswa. Padahal Kemampuan ini sangat penting dimiliki karena penerapannya yang tinggi untuk pemecahan masalah di kehidupan sehari-hari. Berkenaan dengan itu dilakukannya Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berfikir spasial siswa kelas X SMAN 1 Gondanglegi melalui penggunaan geomedia. Tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari empat langkah (perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Setiap data diolah menggunakan tes kemampuan berfikir spasial, observasi, pre test dan post test untuk mengetahui hasil belajar siswa selama periode 8 Oktober sampai 9 Desember 2024. Data primer dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian secara signifikan membuktikan bahwa penerapan geomedia dalam pembelajaran geografi mampu meningkatkan kemampuan berfikir spasial dan hasil belajar geografi. Penerapan geomedia dengan menyajikan geoinformasi berupaya untuk menciptakan motivasi siswa dan melibatkan siswa dalam proses pembelajaran sehingga pemikiran kritisnya dapat ditumbuhkan dalam menguasai berfikir spasial dalam pembelajaran geografi.  Abstract: The lack of independent involvement of the students in the learning process leads to less interesting geography learning, which then has an impact on the low spatial thinking skills of the students. However, this skill is very important because of its high application in solving problems in everyday life. In this context, a classroom action research (PTK) was conducted with the aim of improving the spatial thinking skills of the students of class X of SMAN 1 Gondanglegi through the use of geomedia. The classroom action was conducted in two cycles, each of which consisted of four steps (planning, implementation, observation and reflection). Each data was processed using spatial thinking ability tests, observations, pre-tests and post-tests to determine student learning outcomes during the period 8 October to 9 December 2024. The primary data were analysed descriptively, quantitatively and qualitatively. Based on the results of the study, it was significantly proved that the application of geomedia in geography learning can improve spatial thinking skills and geography learning outcomes. The application of geomedia by presenting geoinformation aims at motivating students and involving them in the learning process so that their critical thinking can grow in mastering spatial thinking in geography learning.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS TEKNOLOGI MELALUI PEMBUATAN PETA DIGITAL DENGAN MICROSOFT EXCEL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR SPASIAL SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 GONDANGLEGI Purba, Corrie Teresia; Purwanto, Purwanto; Wijiyono, Wijiyono
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i1.29010

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir spasial siswa SMA melalui pemanfaatan fitur 3D Map Excel dalam pembelajaran geografi berbasis Project-Based Learning (PjBL). Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya keterampilan spasial siswa akibat dominasi metode konvensional dalam pembelajaran dan kurangnya pemanfaatan teknologi geospasial. Hal ini menyebabkan siswa memiliki keterbatasan dalam memahami konsep spasial secara kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model PjBL yang dilaksanakan dalam dua siklus pada siswa kelas X-6 SMA Negeri 1 Gondanglegi. Instrumen yang digunakan meliputi pre-test, post-test observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan berpikir spasial siswa, di mana pada siklus kedua sebanyak 91,18% siswa mencapai kategori tinggi dan seluruh siswa melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Fitur 3D Map Excel terbukti efektif memperkuat pemahaman konsep spasial, alat representasi visual, dan kemampuan analisis data geografis. Visualisasi tiga dimensi memudahkan siswa memahami distribusi spasial dan hubungan antarwilayah. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi sederhana dan mudah diakses seperti 3D Map Excel dapat menjadi solusi inovatif dalam pembelajaran geografi dan menunjang pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran abad-21. Abstract: This research aims to improve the spatial thinking skills of high school students through the utilisation of 3D Map Excel feature in geography learning based on Project-Based Learning (PjBL). The background of this research comes from the low spatial skills of students due to the dominance of conventional methods in learning and the lack of utilisation of geospatial technology. This causes students to have limitations in understanding spatial concepts contextually. This study used the Classroom Action Research (PTK) method with the PjBL model which was carried out in two cycles on students of class X-6 SMA Negeri 1 Gondanglegi. The instruments used include pre-test, post-test, observation and documentation. The results showed a significant increase in students' spatial thinking ability, where in the second cycle as many as 91.18% of students reached the high category and all students exceeded the Minimum Completion Criteria (KKM). Excel's 3D Map feature proved effective in strengthening students' understanding of spatial concepts, visual representation tools, and geographic data analysis skills. The three-dimensional visualisation made it easier for students to understand spatial distribution and inter-regional relationships. This finding shows that simple and accessible technology such as 3D Map Excel can be an innovative solution in geography learning and support technology-based learning in 21st century learning.