Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rancang Bangun Prototipe Proteksi Motor Terhadap Overheat Serta Monitoring Arus dan Tegangan Berbasis Arduino Uno Annisa Nur Faj’riyah; Annas Singgih Setiyoko; Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 01 (2021): Artikel Riset Periode April 2021
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.806 KB) | DOI: 10.47709/elektriese.v11i01.1624

Abstract

Motor listrik yaitu sebuah alat yang cara kerjanya mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Motor ini sudah banyak dipakai manusia terutama pada wilayah industri, karena motor ini dapat meringankan pekerjaan manusia. Motor listrik ini pada industri umumnya digunakan terus menerus, tetapi jika motor digunakan terus menerus maka motor akan panas dan bisa mengalami kerusakan. Sensor NTC akan mengukur suhu pada motor, lalu akan disalurkan ke mikrikontroller. Ketika suhu pada motor mencapai 100?C maka LED dan buzzer akan menyala sebagai peringatan, lalu teknisi akan mengecek penyebab motor mencapai suhu yang tinggi. LED dan buzzer akan mati jika suhu sudah dibawah 100?C. Tetapi jika motor langsung mencapai suhu diatas 105?C, maka motor akan langsung mati disertai LED dan buzzer yang menyala. Selain untuk proteksi motor terhadap overheat, alat ini dilengkapi dengan monitoring arus, tegangan dan grounding pula. Monitoring arus, tegangan dan grounding pada alat ini menggunakan sensor PZEM. Hasil dari sensor NTC dan PZEM akan ditampilkan pada LCD. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, sistem telah bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Ketika motor mengalami overheat pada suhu yang telah ditentukan, maka motor akan mati disertai nyalanya LED dan buzzer atau hanya LED dan buzzer yang menyala tetapi motor masih menyala. Suhu yang disetting motor mengalami overheat yaitu diatas 105?C dan motor akan otomatis mati otomatis.Setelah dilakukan percobaan, monitoring serta sistem proteksi pada alat ini sudah sesuai dengan perencanaan.
Trainer Kit Detector Fire Alarm System pada Kapal M. Nico Hasnul Aziz; Annas Singgih Setiyoko; Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 02 (2021): Artikel Riset Periode Oktober 2021
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.059 KB) | DOI: 10.47709/elektriese.v11i02.1660

Abstract

Kapal merupakan alat transportasi laut yang sangat mementingkan aspek keselamatan. Sesuai dengan aturan international yang disebut dengan International Convention Safety of Life at Sea (SOLAS) yaitu salah satu konvensi internasional di bawah produk International Maritime Organization (IMO). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan secara sistematis dan bersifat matematis. Data yang diperoleh menggunakan metode tes dan pengujian. Pengujian dilakukan dengan 3 jenis sensor yaitu sensor LM35, sensor MQ2, dan sensor api. Jenis sensor ini dibagi menjadi 3 ruang, ruang yang pertama menggunakan sensor api dan sensor MQ2, ruang 2 menggunakan sensor MQ2, dan ruang 3 menggunakan sensor LM35 dan sensor MQ2. Dengan menggunakan metode tes dan pengujian pada masing-masing sensor tersebut, maka ditemukan persentase error yang kemudian dapat diketahui layak tidaknya sensor untuk digunakan. Rancang bangun trainer kit fire alarm system pada kapal ini adalah sebagai media pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman dalam mendeteksi dini kebakaran dan menunjukkan letak dari kebakaran tersebut. Trainer kit ini juga dilengkapi output yaitu sebuah nozzle spray yang akan mengeluarkan air dari pompa sebagai media pemadam. Trainer kit ini dirancang pada sebuah papan kayu dengan miniatur ruangan menggunakan akrilik. Prinsip kerja pada fire alarm system kapal digambarkan dengan deteksi menggunakan 3 sensor yaitu LM35, MQ2, dan sensor api.
Rancang Bangun Mini Weather Station dengan Penerapan Panel Surya sebagai Sumber Energi Berbasis Mikrokontroler Muh. Reza Ihzanul Azam; Annas Singgih Setiyoko; Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 02 (2021): Artikel Riset Periode Oktober 2021
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (969.955 KB) | DOI: 10.47709/elektriese.v11i02.1666

Abstract

Kebutuhan data real time cuaca merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam dunia pelayaran. Dengan adanya teknologi Weather Station, tingkat akurasinya dibutuhkan dalam dunia Pendidikan untuk memenuhi kebutuhan penelitian lainnya. Proses penelitian diawali dengan proses studi literatur yaitu dengan mencari sistem pembuatan rancang bangun weather station serta pencarian dokumentasi dari hasil penelitian sebelumnya. Mengindetifikasi kebutuhan material yang menunjang proses penelitian seperti menyiapkan alat dan bahan pembuatan rangkaian, baik software juga hardware untuk mengaktifkan alat pengamat cuaca yang baik. Proses penelitian dilakukan dengan melakukan rangkaian percobaan pada tiap-tiap sensor. Seperti sensor DHT22, BMP180, sensor Anemometer, dan Sensor hujan. Pembuatan hardware untuk mengaplikasikan sensor adalah dengan menggunakan mikrokontroler Wemos D1 yang nantinya akan diintegrasikan pada proses pembuatan software yang dapat di monitoring secara real time menggunakan laptop atau smartphone. Rancang Bangun Perangkat Mini Weather Station ini diciptakan sebagai Alat Monitoring Cuaca yang hemat energi dengan menggunakan daya yang memanfaatkan sinar matahari. Mini Weather Station dapat mengukur nilai Suhu, Kelembaban Udara, Tekanan Udara, Kecepatan Angin, dan Curah Hujan. Kinerja dari alat Mini Weather Station dapat bekerja dengan stabil dengan mengambil data secara real time sehingga dapat melihat kondisi cuaca pada hari ini secara terus menerus.
SIMULASI GANGGUAN SAAT TERJADI GANGGUAN UNDERVOLTAGE DAN UNBALANCE LOAD PADA SUB-SUB DISTRIBUSI PANEL Anggara Trisna Nugraha; Oktavinna Dwi Pratiwi; Annas Singgih Setiyoko
MEDIA ELEKTRIKA Vol 16, No 2 (2023): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/me.v16i2.12671

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu energi yang banyak digunakan manusia saat ini. Untuk meningkatkan kualitas listrik seperti alat penunjang repair kapal harus dilengkapi dengan alat proteksi yang digunakan untuk melindungi peralatan yang sensitif akan kerusakan. Dalam masalah ini adalah gangguan undervoltage yang menyebabkan beban harus bekerja keras karena voltase pendorong arus menurun. Kondisi ini dapat juga menyebabkan kabel menjadi panas berlebih dan terbakar. Selain permasalahan tersebut terdapat juga gangguan seperti unbalance load dan arus netral. Batas tegangan untuk gangguan undervoltage yaitu 4% dari tegangan nominal yang merujuk pada standar PUIL 2011, sedangkan untuk besaran nilai ketidakseimbangan arus setiap fasa tidak boleh melebihi 25% yang merujuk pada SPLN 2014. Pada penelitian ini menggunakan software MATLAB untuk simulasi gangguan undervoltage, dan unbalance load. Berdasarkan dari hasil simulasi yang telah dilakukan akan terjadi gangguan ketidakseimbangan beban apabila terdapat selisih arus setiap fasa lebih dari 25% dan terjadi gangguan undervoltage apabila tegangan kuramg dari 365V.