Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Lingkungan Dengan Program Bank Sampah Dalam Upaya Mewujudkan Kampung Iklim Hasan Ibrahim; Rinda Yanti
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 7 No. 2 (2021): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.866 KB) | DOI: 10.31940/bp.v7i2.94-101

Abstract

Timbunan sampah yang tidak terkelola dengan baik berpotensi mencemari lingkungan diantaranya melepaskan gas rumah kaca (GRK) seperti gas methane (CH4) dan karbondioksida (CO2).  Pembakaran sampah adalah sumber polusi yang menghasilkan CO2 menyebabkan gangguan kesehatan pernapasan dan berkontribusi meningkatkan emisi GRK. Kelompok Wanita Tani (KWT) Harapan Baru sebagai mitra kegiatan pengabdian di Kenagarian Koto Tuo memiliki pengelolaan sampah yang belum berkelanjutan, dominan KWT membuang sampah dan melakukan pembakaran sampah sehingga berkontribusi menghasilkan gas CO2 dan CH4. Penurunan CH4 di daerah mitra dapat dilakukan dengan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga maupun masyarakat untuk mengurangi dampak sampah terhadap perubahan iklim. Pengabdian dilakukan dengan tujuan mengedukasi KWT dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Kegiatan yang dilakukan adalah  ceramah, penyuluhan, demonstrasi, dan pelatihan, daur ulang sampah   serta pendirian bank sampah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi perubahan perilaku KWT yaitu a) tidak ada lagi KWT dan anggotanya yang membuang dan membakar sampah, b) sampah basah/dapur diolah jadi kompos dengan teknologi komposter, MOL, POC. Sampah kering ditabung di bank sampah dan sebagian didaur ulang menjadi kerajinan tangan, c) telah beroperasional Bank Sampah Harapan Baru. Bank Sampah sebagai tempat pertemuan kegiatan lainnya seperti pengajian, tabungan hari raya, dan  penyuluhan pertanian oleh Dinas Pertanian Kabupaten. Pertemuan mitra  rutin sesuai waktu operasional bank sampah, serta d) kreativitas lebih berkembang karena lebih banyak waktu bertemu di bank sampah untuk berdiskusi berbagai  hal yang positif.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Padat dari Limbah Pertanian di Kelompok Tani Sadar Kelurahan Limbukan guna Mendukung Pertanian Berkelanjutan Deliana Andam Sari; Rinda Yanti; Hasan Ibrahim; Setya Dharma
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5796

Abstract

Waste from agricultural products such as straw, husks, leaves and grass which are easily available, are recycled and broken down with the help of decomposer microorganisms such as bacteria and fungi. The methods used in community service activities are the diffusion of science and technology and training to the Sadar farmer group regarding making solid organic fertilizer, demonstrations/training. Service activities were carried out from April 2024 to September 2024. From the results of the service that was carried out, farmers were very enthusiastic about adopting the technology that was provided during the activity. Farmers directly apply the resulting solid organic fertilizer products to corn plants. The use of solid organic fertilizer is applied to the planting land 1 week before planting.