Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KRITIK PEDAGOGI KRITIS TERHADAP POLITIK DAN PRAKTIK PENDIDIKAN DALAM PEMIKIRAN IVAN ILLICH DAN HENRY GIROUX Urbanus Ura Weruin; Tony Sudirgo
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.851 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v2i1.18483

Abstract

Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia dan Indonesia, praktik pendidikan dan pengajaran dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi berubah. Di satu sisi seluruh proses pendidikan dan pengajaran dilakukan secara daring.  Di sisi yang lain, platform teknologi pendidikan semakin beragam dan promosi pembelajaran lembaga di luar sekolah semakin masif.  Sentralitas dan dominasi sekolah semakin dilucuti. Praktik pendidikan dan pembelajaran daring telah mentransformasi praktik pendidikan, mengubah peran guru, dan melucuti dominasi sekolah sebagai agen kemajuan masyarakat. Maka pertanyaan kritis yang perlu dimunculkan di sini adalah apa kritik pemikiran pedagogi kritis pada umumnya dan pemikiran Ivan Illich dan Henry Giroux pada khususnya tentang peran dan praktik pendidikan dalam masyarakat modern saat ini? Penelitian kualitatif dengan metode content analysis ini akan menjawab pertanyaan tersebut. Hasil penelusuran kepustakaan menunjukkan bahwa, sejalan dengan kritik para pemikir pedagogi kritis, Illich mengritik institusi pendidikan yang menginjeksi kesadaran palsu bahwa masyarakat membutuhkan sekolah untuk maju. Pada hal pendidikan yang formalistik, dilembagakan, politis, dan dikelola menurut ‘kurikulum tersembunyi’ pada dasarnya politis dan melayani kepentingan lain di luar pendidikan. Yang perlu dibangun bukanlah sekolah melainkan ‘jaringan pembelajaran’ yang luas dan terbuka. Karena latar belakang sosial, lingkungan keluarga, media massa dan jaringan sosialisasi informal, turut menentukan prilaku, nilai, dan penilaian kritis masyarakat. Sementara Giroux memperjuangkan liberalisasi dan demokratisasi pendidikan melalui ‘pedagogi publik’ karena pendidikan dan pengetahuan pada dasarnya politis dan bermuatan kekuasaan. Transformasi pendidikan terutama dimulai dari membongkar jebakan kekuasaan dan kepentingan ekonomi dan politik kelompok dominan dalam masyarakat. Karena bagi Illich dan Giroux, pengetahuan itu sendiri bermuatan politis. Perubahan kurikulum pendidikan bukan sekadar keputusan politik melainkan melayani kepentingan tertentu dalam masyarakat. Dengan mengungkap motif, tujuan, kepentingan, keuntungan, dan kekuasaan apa yang dihasilkan melalui produksi pengetahuan, model transformasinkan pendidikan dapat dirumuskan secara tepat. Tujuan artikel hasil studi kepustakaan ini adalah mengingkatkan kembali para pengambil kebijakan dan praktisi pendidikan agar merumuskan praktik pendidikan secara tepat. 
PELATIHAN PENGISIAN SPT TAHUNAN UNTUK SISWA-SISWI SMA BHINNEKA TUNGGAL IKA JAKARTA Tony Sudirgo; Syam Hafiva Thasya; Thasya Devana; Sandy Irmawan Sumanta
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.017 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v2i1.19868

Abstract

Dalam rangka pembangunan negara, dibutuhkan partisipasi warganegara dalam melakukan pembayaran pajak yang akan digunakan untuk kebutuhan dan pembangunan negara. Setiap tahun wajib pajak orang pribadi baik yang berprofesi sebagai pegawai maupun pengusaha/pekerja lepas wajib menyampaikan SPT Tahunan yang merinci total penghasilan dan pajak yang terutang kepada negara. Dalam pengisian SPT Tahunan sering kali ada yang berubah seiring dengan peraturan yang berlaku, terkadang ada saja yang telah terbiasa mengisi SPT terkejut dengan perubahan cara pengisian SPT yang baru. Agar tidak terjadi kesalahan dalam pengisian SPT Tahunan, pelatihan ini ditujukan untuk siswa sekolah menengah atas. Sebagai mitra PKM, SMA Bhinneka Tunggal Ika perlu menambah wawasan siswa nya tentang perkembangan sistem ekonomi dan perpajakan terbaru. Dengan pelaksanaan PKM ini, tujuan pelatihan adalah memahami dengan baik pengisian SPT Tahunan dan dapat menggunakan nya kelak di dunia kerja. Pemaparan materi dan diskusi serta tanya jawab yang seluruhnya dilaksanakan secara daring menjadi metode pelaksanaan pelatihan ini. Hasil dari pelatihan ini dapat dinilai baik berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan terhadap para siswa-siswi yang melakukan pengisian angket.