Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENAPISAN KELAYAKAN PEMBERIAN BOOSTER VAKSINASI COVID-19 PADA INDIVIDU LANSIA DI SENTRA VAKSINASI COVID-19 UNIVERSITAS TARUMANAGARA Marcella E. Rumawas; Noer Saelan Tadjudin; Shirly Gunawan; Zita Atzmardina
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.758 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v2i1.19911

Abstract

Lansia adalah kelompok masyarakat yang rentan terserang infeksi COVID-19 dengan gejala parah hingga kematian.. Pemberian booster vaksinasi COVID-19 diyakini dapat memberikan perlindungan lebih besar dari gejala berat dan kematian akibat COVID-19 dibandingkan pemberian vaksinasi dosis primer saja atau tidak divaksinasi sama sekali. Masalahnya cakupan booster vaksinasi COVID-19 pada lansia masih tergolong rendah. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan melakukan penapisan untuk menentukan kelayakan lansia menerima booster vaksinasi COVID-19. Universitas Tarumanagara menyelenggarakan kegiatan Sentra Vaksinasi COVID-19 dosis lanjutan (booster) dengan mitra Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat pada tanggal 2-4 Februari 2022. Penapisan kelayakan lansia menerima booster vaksinasi COVID-19 dilakukan di meja 1 pada alur layanan vaksinasi, oleh tenaga medis dari Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Luaran utama kegiatan ini adalah publikasi di jurnal, sedangkan luaran tambahan adalah HaKI untuk materi edukasi masyarakat mengenai persyaratan dan penapisan kelayakan lansia menerima booster vaksinasi COVID-19. Sebanyak 45 peserta lansia dinyatakan layak menerima booster vaksinasi COVID-19 setelah mereka lolos kriteria skrining yang terdiri dari suhu tubuh, tekanan darah, dan riwayat penyakit. Penapisan kelayakan pemberian vaksinasi COVID-19 dapat meningkatkan cakupan booster vaksinasi pada lansia, mencapai manfaat vaksin secara optimal dan mencegah terjadinya dampak yang tidak diinginkan paska vaksinasi.
KEGIATAN BERBASIS KOMUNITAS UNTUK MENURUNKAN KASUS TUBERKULOSIS PARU Zita Atzmardina; Salsabila Rahma Fadlilah; Zalfa Hemilda Putri; Fairuz Zefiro Letius; Amelia Assyifa
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 3 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i3.38010

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan global dan nasional, dengan Indonesia menempati peringkat kedua di dunia untuk kasus TB. Kabupaten Tangerang, khususnya puskesmas Cikupa, menghadapi tantangan besar dalam upaya menurunkan angka kasus TB dikarenakan rendahnya tingkat pengetahuan dan ketidakpatuhan dalam pengobatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat melalui intervensi berbasis Paradigma Blum. Hasil identifikasi akar masalah menunjukkan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai TB, durasi pengobatan dan fungsi imunisasi TB. Intervensi yang dilakukan di Desa Bojong melibatkan 38 peserta, dengan materi mengenai penularan, gejala, pemeriksaan, pengobatan, dan pencegahan TB. Selain penyuluhan, juga diadakan demonstrasi etika batuk dan cuci tangan. Hasil evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan nilai rata-rata sebesar 23,82 poin yang menunjukkan adanya keberhasilan kegiatan ini. Kendala yang dihadapi adalah peserta yang datang terlambat, tetapi kegiatan tetap dapat berjalan dengan lancar. Kegiatan ini dapat dikatakan efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dan menjadi langkah penting untuk mengendalikan kasus TB di Wilayah Kerja Puskesmas Cikupa. Program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkesinambungan guna mendukung target eliminasi TB pada tahun 2030.