Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS PENYEBAB TURUNNYA TEMPERATUR PADA RUANG PENDINGIN MAKANAN DI MT. BAUHINIA Yulian Harjuansyah; Abdi Seno; Okvita Wahyuni
Dinamika Bahari Vol 7 No 2 (2017): Edisi Mei 2017
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.198 KB) | DOI: 10.46484/db.v7i2.53

Abstract

Mesin pendingin makanan di kapal MT. Bauhinia digunakan untuk menjaga ketahanan pada bahan makanan, agar tetap segar dan terjaga kualitasnya. Dengan suhu ruangan pendingin yang terkontrol akan dapat menghambat perkembangan bakteri dalam bahan makanan yang dapat menyebabkan terjadinya pembusukan. Dengan ketentuan untuk menyimpan sayur dan buah agar tetap segar diperlukan suhu ruangan antara 40C sampai 100C dan untuk ruangan daging dan ikan harus mampu menyediakan suhu antara -120C sampai -180C. Dengan mencari faktor-faktor, dampak dan juga upaya dari turunnya temperatur pada ruang pendingin makanan. Dengan menggunakan metode fault tree analysis yaitu metode membuat pohon kesalahan sebagai pencari penyebab terjadinya permasalahan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi, wawancara, studi pustaka, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data digunakan antara lain adalah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Dari hasil penelitian terdapat faktor-faktor dari turunnya temperatur dari ruang pendingin makanan yaitu, terjadinya kebocoran freon pada pipa coil evaporator, terlalu banyak minyak lumas di dalam compressor, kotornya oil separator, banyaknya uap air yang berada pada ruang pendingin, seringnya terbuka pintu ruang pendingin, kotornya condenser dan juga kurangnya kapasitas air pendingin pada condenser. Dan berdasarkan penelitian yang dilakukan terdapat dampak dari turunnya temperatur pada ruang pendingin makanan akan menyebabkan turunnya temperatur pada indikator ruang pendingin, terdapatnya bunga-bunga es pada pipa coil evaporator yang disebabkan karena kurangnya freon pada sistem. Serta kerja compressor yang berjalan terus menerus. Untuk menjaga agar temperatur pada ruang pendingin tetap optimal yaitu melakukan perawatan pada komponen-komponen mesin pendingin tersebut secara rutin sesuai dengan instruction manual book.
PENGARUH ASSET, INVESTMENT DAN PENGELOLAANNYA TERHADAP PROFITABILITAS PT. MAF LOGISTIK Eryc Prasyoho; Okvita Wahyuni; I Kadek Laju
Dinamika Bahari Vol 8 No 1 (2017): Edisi Oktober 2017
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.73 KB) | DOI: 10.46484/db.v8i1.57

Abstract

Diketahui bahwa pengelolaan aset dan investasi cukup penting terhadap profitabilitasperusahaan. Jenis penelitian ini adalah asosiatif deskriptif dengan data kualitatif dankuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi,studi pustaka. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif menggunakan analisis rasiokeuangan, Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) for windows serta hasil observasidan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan penyebab aset menurun adalah belum adanya pemegangkeuangan yang kompeten, hilangnya customer perusahaan, perpecahan direksi. Lalu ujipengaruh regresi berganda SPSS menggunakan rasio yaitu Current asset, Cash turnover, Totalasset turnover, Debt ratio, Return On Investment menunjukkan tidak terdapat pengaruh yangsignifikan terhadap profitabilitas (Profit margin) diketahui nilai Canstant tabel Coefficientsebesar -5386,3 artinya pengaruh negatif. Uji tabel ANOVA menunjukkan nilai signifikanvariabel independent 0,324 lebih besar dari 0,05 artinya tidak berpengaruh signifikan. Ujitabel Summary menunjukan niai Adjusted R Square sebesar 17,6% artinya 82,4% dipengaruhivariabel lain. Kemudian upaya yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan profitabilitasadalah penggunaan software excel for accounting berusaha mendirikan bisnis ekspor ikanhias, merger dua perusahaan, merekrut karyawan baru dan meningkatkan kinerja marketing.
PERAN MUALIM JAGA DALAM BERNAVIGASI YANG AMAN DI ALUR PELAYARAN SEMPIT PERAIRAN TANAH GROGOT Muhammad Iqbal Bayu Ismail; Suherman; Okvita Wahyuni
Dinamika Bahari Vol 8 No 1 (2017): Edisi Oktober 2017
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.476 KB) | DOI: 10.46484/db.v8i1.59

Abstract

Dengan semakin meningkatnya perekonomian dunia maka penggunaan transportasi lautsemakin padat, khususnya pada daerah pelayaran sempit, seperti selat dan kanal, ataupundaerah yang terkonsentrasi seperti pelabuhan dan persilangan lintasan lalu lintas pelayaranyang dapat menimbulkan risiko tinggi untuk terjadinya kecelakaan pelayaran. Pelaksanaan upaya agar dapat bernavigasi yang aman kapal MV. OMS Bromomemperhatikan berbagai faktor yang mempengaruhi kemampuan bernavigasi kapal. pengaruhdari luar dan pengaruh dari dalam kapal itu sendiri sangat berperan penting bagi navigatorserta pengalaman yang cukup. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang membahastentang peran Mualim jaga dalam bernavigasi yang aman di alur pelayaran sempit perairanTanah Grogot, Kalimantan Timur dilakukan penulis selama praktek berlayar di MV. OMSBromo. Hasil penelitian yang diperoleh adalah peran Mualim jaga saat bernavigasi sangatlahpenting dan kemampuan Mualim jaga dalam bernavigasi menentukan posisi denganmenggunakan panduan bernavigasi di perairan sempit, parallel index, serta ship routeingsangat diperlukan agar tidak terjadi bahaya tubrukan yang akan merugikan banyak pihak.
PEMBONGKARAN LIQUEFIED PETROLEUM GAS (LPG) DENGAN SHIP TO SHIP OPERATION DI VLGG PERTAMINA GAS 2 Kadek Mikewati; Sidrotul Muntaha; Okvita Wahyuni
Dinamika Bahari Vol 8 No 2 (2018): Edisi Mei 2018
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.046 KB) | DOI: 10.46484/db.v8i2.72

Abstract

LPG merupakan muatan gas yang dicairkan yang terdiri dari butane dan propane.Pembongkaran LPG di VLGC Pertamina Gas 2 dilakukan dengan Ship to Ship Operation.Berdasarkan hasil penelitian, pembongkaran LPG mengalami ketidaklancaran. Maka penulistertarik untuk mengangkat rumusan masalah untuk dibahas dalam judul “PembongkaranLiquefied Petroleum Gas (LPG) dengan Ship to Ship Operation di VLGC Pertamina Gas 2”.Penulis menggunakan metode kualitatif studi kasus untuk menguraikan kasus-kasus yangterjadi dan menjelaskan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala, antara lainpengetahuan beberapa ABK yang masih kurang, kurangnya koordinasi antara pihak kapaldengan pihak yang terkait serta peralatan bongkar tidak dalam kondisi normal. Beberapaupaya untuk mengatasinya dengan cara peningkatan pengetahuan ABK dengan mengadakanpengenalan dan pelatihan kepada seluruh crew dek mengenai pelaksanaan prosedur bongkarmuatan, tugas dan tanggung jawab, peningkatan koordinasi antara pihak kapal denganpihak yang terkait serta melakukan perawatan yang rutin terhadap alat-alat pembongkarandan peralatan penunjang lainnya.
PENGARUH PENGABUTAN BAHAN BAKAR TERHADAP KUALITAS PEMBAKARAN PADA MESIN INDUK DI MT. BAUHINIA Ahmad Puji Nugroho; Darjono; Okvita Wahyuni
Dinamika Bahari Vol 9 No 1 (2018): Edisi Oktober 2018
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.922 KB) | DOI: 10.46484/db.v9i1.88

Abstract

Dalam sebuah permesinan kapal Injector merupakan alat untuk pengabutan yangberfungsi sebagai penunjang kelancaran sistem pembakaran. Apabila pada akhirpenyemprotan Injector bahan bakar menetes atau mengalami kebocoran maka akan terjadipengabutan kurang sempurna pada saat kapal berlayar. Dalam penelitian ini penulis inginmengetahui factor, dampak dan upaya yang dilakukan agar pembakaran bahan bakarmenjadi sempurna. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif, penulismembatasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya gangguan kerja dari sistempengabutan. Adapun penulis merumuskan masalah yang berdasarkan hasil wawancara yaitu:tersumbatnya lubang nozzle karena adanya kotoran, yang mengakibatkan sistem pengabutantidak dapat berfungsi secara optimal, sehingga perlunya upaya perawatan yang dilakukanuntuk menjaga agar pembakaran mesin induk dapat bekerja secara optimal.Hasil tersebut dapat diambil kesimpulan yang dapat dijadikan sebagai pedoman untukmelakukan adanya perawatan yang rutin dan terencana dengan baik agar prosespembakaran bahan bakar dapat sempurna.
LIFERAFT OPERATING PROCEDURE AS A SAFETY SUPPORT FOR CREWS ON MV MULYA SENTOSA II Okvita Wahyuni; Agus Tjahjono
Jurnal Maritim Malahayati Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Maritim Malahayati
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Pelayaran Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.802 KB)

Abstract

Liferaft is a boat-shaped safety device carried onboard which is equipped with a canopy and survival kits for an emergency situation. This research applied the descriptive method, applied a random sampling technique whose samples were taken from crew of MV Mulya Santosa II. It was aimed to determine (1) causative factors leading to crews' low understanding of liferaft operating procedures on MV Mulya Sentosa II and (2) the impact of crews' low understanding of liferaft operating procedure on MV Mulya Sentosa II, and also (3) to determine any action which could be done to optimize the liferaft utility in MV Mulya Sentosa II in times of emergency (abandoning ship). The research found that there were some factors leading to the crews' low understanding of liferaft operating procedure on MV Mulya Sentosa II, including the lack of emergency drills, the absence of written information about liferaft operating procedure on board, and Deck Officer's low responsibility on performing emergency drills. Some efforts to overcome this situation included implementing emergency drill on board in accordance with the established requirements or guidelines, applying strict sanctions to any Deck Officer who did not implement emergency drills, and having a clear, effective, written information about liferaft operating procedure in place for all the crews to see.
TERJADINYA PERTUMPAHAN CRUDE PALM OIL YANG DI TANGANI OLEH PT. SSKI DI PELABUHAN TELUK BAGUS Ibnusiva Zain Gifari; Okvita Wahyuni
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2023): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/scientica.v1i2.139

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pemuatan crude palm oil yang ditangani oleh PT. SSKI di Pelabuhan Teluk Bagus dan upaya yang dilakukan pihak PT. SSKI terkait masalah yang timbul. Dalam penelitian ini, penulis memakai metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui tiga teknik, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diperoleh data primer berupa hasil observasi dan wawancara dan data sekunder berupa informasi dari buku, jurnal penelitian, dan dokumen-dokumen PT. Sumber Surya Kencana Inhu sebagai anak perusahaan dari PT. Sinar Mas LDA Maritime terkait dengan pertumpahan crude palm oil di PT. Sumber Surya Kencana Inhu. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan tiga langkah analisa data Miles dan Hubberman, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Didapati bahwa dalam proses pelaksaan pemuatan Crude palm oil terdapat adanya masalah yang dapat menyebabkan pertumpahan Crude palm oil yaitu, Faktor usia pegawai dan Faktor alat. Upaya yang dilakukan dalam menangani pertumpahan Crude palm oil, yaitu dengan, peremajaan tenaga kerja, perintah pemuatan langsung, dan pelatihan dan Peningkatan Ketrampilan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).