Salah satu upaya pembangunan dalam bidang kesehatan adalah tersedianya pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator keberhasilan pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kepuasan pelayanan jasa kesehatan tercapai jika apa yang didapatkan pasien melebihi harapannya. Sehingga dapat diketahui unsur yang dipertahankan dan diperbaiki oleh Rumah Sakit dan dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanannya. Tujuan dari penelitian adalah Mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan obat di RS Y berdasarkan indeks kepuasan masyarakat dalam hal sarana prasarana, komunikasi/konseling pada pasien, kecepatan, dan keramahan pelayanan yang ditunjukkan dari petugas kefarmasian yang ada di RS Y. Penelitian ini dilakukan dengan proses pengumpulan data, metode yang digunakan adalah metode angket yang berbentuk pertanyaan-pertanyaan dan sering disebut kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil dari keseluruhan evaluasi tingkat kepuasan pasien rawat jalan di RS Y hasil tersebut menunjukan presepsi pasien dalam dimensi Sarana Prasarana memiliki tingkat kepuasan sebesar (61), pada dimensi Komunikasi memiliki tingkat kepuasan sebesar (82), selanjutnya dimensi Kecepatan memiliki tingkat kepuasan sebesar (79), dan pada dimensi Keramahan memiliki tingkat kepuasan sebesar (82), sehingga rata-rata tingkat kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan obat di RS Y secara keseluruhan sebesar (76) yang menurut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik termasuk klasifikasi kepuasan adalah (Baik).