Roichatul Djannah
Akbid Karya Bunda Husada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN IBU BERSALIN TENTANG INISIASI MENYUSU DINI (IMD) Roichatul Djannah; Liza Anggraeni
Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada
Publisher : Akademi Kebidanan Karya Bunda Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.665 KB) | DOI: 10.56861/jikkbh.v6i1.17

Abstract

Abstrak Tingkat Pengetahuan Ibu Bersalin Tentang Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Inisiasi menyusu dini (IMD) dalam istilah asing sering disebut early inisiation adalah memberi kesempatan pada bayi baru lahir untuk menyusu sendiri pada ibu dalam satu jam pertama kelahirannya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di Puskesmas Caringin periode November- Desember pada tahun 2019 yaitu sebanyak 65 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dengan Pendekatan cross sectional, dan Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan tingkat pengetahuan ibu bersalin tentang IMD menurut variable Pengetahuan : tinggi 33 orang (50,8%), rendah 32 orang (49,2%). Pendidikan : tinggi 40 orang (61,5%), rendah 25 orang (38,5%), Lingkungan : tidak berpengaruh 21 orang (32,3%), berpengaruh 44 orang (67,7%). Sumber Informasi : media massa 27 orang (46,2%), tenaga medis 38 orang (53,8%). Dari hasil penelitian diatas disarankan kepada ibu yang memiliki pendidikan rendah agar dapat menggali informasi dan mulai membaca baik dari majalah, tabloid, radio maupun media televisi. Diharapkan ibu dapat memperoleh pengetahuan di lingkungan sekitar agar mendapat pengalaman dari orang lain.dan dapat memperoleh informasi dari tenaga medis agar informasi dapat di percaya pada saat pelayanan pemeriksaan kehamilan.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL MENGHADAPI PERSALINAN Roichatul Djannah; Dinda Handiani
Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada
Publisher : Akademi Kebidanan Karya Bunda Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.106 KB) | DOI: 10.56861/jikkbh.v5i1.25

Abstract

Abstrak factor kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Proses kelahiran merupakan keadaan yang melelahkan secara fisik,mental dan emosional sehingga membutuhkan dukungan dari suami atau orang terdekat.Penelitian ini adalah bersifat dengan metode cross sectional. Peneliti menggunakan data primer dengan menyebar kuesioner mengetahui hubungan tingkat kecemasan ibu hamil dalam proses persalinan berdasarkan usia, pendidikan, dukungan suami, dan tingkat kecemasan di klinik Syafeni tahun 2018. Berdasarkan hasil penelitian tingkat kecemasan dengan usia yang tidak beresiko dengan cemas ringan 41 orang (95,3%), nilai P = < 0,05 yaitu 0,020, ada hubungan yang bermakna antara umur ibu dengan tingkat kecemasan. Pendidikan tinggi dengan tingkat kecemasan ringan 34 orang (79,1%), nilai P = < 0,05 yaitu 0,002, ada hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu dengan tingkat kecemasan. Dukungan suami tinggi dengan tingkat kecemasan ringan 34 orang (79,1%), nilai P = < 0,05yaitu 0,002, adahubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan. Dari semua variabel yang paling beresiko meningkatkan kecemasan ibu hamil adalah variabel usia dengan nilai OR 7.885, dari hasil penelitian peneliti menyarankan agar semua petugas kesehatan dan para suami, melibatkan kehadiran dan dukungan suami dalam semua hal dari kehamilan sampai proses persalinan untuk mengurangi tingkat kecemasan pada ibu.