Liza Anggraeni
Akbid Karya Bunda Husada

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN IBU BERSALIN TENTANG INISIASI MENYUSU DINI (IMD) Roichatul Djannah; Liza Anggraeni
Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada
Publisher : Akademi Kebidanan Karya Bunda Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.665 KB) | DOI: 10.56861/jikkbh.v6i1.17

Abstract

Abstrak Tingkat Pengetahuan Ibu Bersalin Tentang Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Inisiasi menyusu dini (IMD) dalam istilah asing sering disebut early inisiation adalah memberi kesempatan pada bayi baru lahir untuk menyusu sendiri pada ibu dalam satu jam pertama kelahirannya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di Puskesmas Caringin periode November- Desember pada tahun 2019 yaitu sebanyak 65 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dengan Pendekatan cross sectional, dan Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan tingkat pengetahuan ibu bersalin tentang IMD menurut variable Pengetahuan : tinggi 33 orang (50,8%), rendah 32 orang (49,2%). Pendidikan : tinggi 40 orang (61,5%), rendah 25 orang (38,5%), Lingkungan : tidak berpengaruh 21 orang (32,3%), berpengaruh 44 orang (67,7%). Sumber Informasi : media massa 27 orang (46,2%), tenaga medis 38 orang (53,8%). Dari hasil penelitian diatas disarankan kepada ibu yang memiliki pendidikan rendah agar dapat menggali informasi dan mulai membaca baik dari majalah, tabloid, radio maupun media televisi. Diharapkan ibu dapat memperoleh pengetahuan di lingkungan sekitar agar mendapat pengalaman dari orang lain.dan dapat memperoleh informasi dari tenaga medis agar informasi dapat di percaya pada saat pelayanan pemeriksaan kehamilan.
PERILAKU SISWA TENTANG SEKS BEBAS DIKALANGAN SISWA Deastri Pratiwi; Liza Anggraeni
Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada
Publisher : Akademi Kebidanan Karya Bunda Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.889 KB) | DOI: 10.56861/jikkbh.v5i1.22

Abstract

Abstrak perilaku siswa tentang seks bebas dikalangan siswa. Seks bebas adalah segala hasrat seksual baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis. Seks bebas yang terjadi berdasarkan kepada dorongan seksual yang sangat kuat serta tidak sanggup mengontrol dorongan seksual. Salah satu masalah yang berkaitan dengan seks bebas adalah pengetahuan menyimpang pada remaja yaitu pengetahuan tentang seks bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku siswa tentang seks bebas di SMAN 12 Kabupaten Tangerang. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan data kuantitatif yang metode pengambilan datanya dengan data primer dengan menggunakan kuesioner kemudian hasilnya diolah dengan tahap seleksi data, tabulasi data, dan perhitungan presentase yang selanjutnya disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Desain penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional serta dalam pengambilan sampel peneliti menggunakan metode acak sistematis sebanyak 80 responden. Data diolah dengan menggunakan SPSS versi 2.2 Hasil penelitian ini di dapatkan ada hubungan yang signifikan antara peran keluarga (P value= 0,013), pergaulan lawan jenis (P value=0,030), paparan media (P value=0,019), teman sebaya (P value=0,010), dan pengalaman (P value=0,004) dengan tingkat pengetahuan siswa tentang seks bebas, sehingga disarankan perlunya pemberian informasi melalui penyuluhan secara intensif terutama tentang seks bebas remaja.
HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU KELUARGA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA Liza Anggraeni; Deastri Pratiwi
Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada
Publisher : Akademi Kebidanan Karya Bunda Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.583 KB) | DOI: 10.56861/jikkbh.v5i2.27

Abstract

Hubungan Faktor Perilaku Keluarga Dengan Kejadian Ispa Pada Balita. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit seluruh pernapasan atas atau bawah, biasanya menular yang dapat menimbulkan berbagai spekrum penyakit yang berkisar dari penyakit tanpa gejala atau infeksi ringan sampai penyakit yang parah dan mematikan,tergantung pada patogen penyebabnya, faktor lingkungan dan faktor pejamu. Gejalanya meliputi demam, batuk, dan sering juga nyeri tenggorokan, coryza (pilek), sesak napas, mengi, atau kesulitan bernafas (Masriadi, 2017) Angka kejadian ispa dengan peneumonia sebanyak 503,738%, kejadian kematian pada balita dengan jumlah 551 % diseluruh propinsi. Sedangkan angka kejadian di Kabupaten Tangerang tahun 2016 meningkat sebayak 58,27% (P2P Dinas Kesehatan Kab,Tangerang, 2016). study kasus ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor keluarga terhadap kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Jambe periode Mei 2018.dalam penyusunan penelitian menggunakan metode deskriftif dengan metode penelitian cross sectional yang penelitian dilakukan satu waktu dan satu kali untuk mencari hubungan dengan faktor kebiasaannmerokok, bahan bakar memasak, obat nyamuk bakar, status ekonomi, pendidikan ibu, pendidikan ayah, dengan pengambilan sampel total sampling dengan teknik accidental dengan jumlah sampel 100 responden,hasil penelitian didapatkan status merokok P value 0,049 nilai OR= 2,732.bahan bakar memasak P value 0,424, pengguna obat nyamuk bakar P value 0,223.status ekonomi P value 0,481.pendidikan ayah P value 0,481.pendidikan ibu P value 0,026 nilai OR= 0,249 maka dapat disimpulkan dari faktor yang berhubungan dengan kejadin ispa diantaranya status merokok dan pendidikan ibu dapat mempengaruhi terjadinya ispa.
HUBUNGAN HYPNOBIRTHING TERHADAP KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III PRIMIGRAVIDA Liza Anggraeni; Siti Maisaroh
Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada
Publisher : Akademi Kebidanan Karya Bunda Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3331.757 KB) | DOI: 10.56861/jikkbh.v7i1.48

Abstract

Hypnobirthing merupakan satu teknik terapi perilaku untuk menurunkan ketegangan fisiologis dan kecemasan terutama saat persalinan. Pentingnya hypnobirthing adalah karena masih kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang hypnobirthing serta perlunya peningkatan pemahaman ibu hamil tentangi hypnobirthing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Hypnobirthing dengan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil TM III Primigravida di PMB S Tahun 2020. Jenis penelitian ini bersifat quasy eksperimen yang dilaknasanakan di PMB Syafyeni yang dilaksanakan pada bulan Oktober-November dengan melibatkan dengan sampel 10 orang sebagai kelompok control (penyuluhan) dan 10 orang sebagai kelompok intervensi (hypnobirthing). Hasil penelitian berdasarkan posttest pada kelompok intervensi 3 orang (30%) tidak mengalami kecemasan,2 orang (20.0%) mengalami kecemasan ringan, 2 orang (20%) mengalami kecemasan tingkatsedang, 3 orang (30%) mengalami tingkat kecemasan berat. Hasil uji-t berpasangan (paired-t test) memperlihatkan bahwa nilai mean tingkat kecemasan pretest (sebelum perlakuan hypnobirthing) adalah 2.50 dan nilai mean tingkat kecemasan postest (setelah perlakuan hypnobirthing) adalah 2.50. Hal ini berarti terjadi penurunan tingkat kecemasan setelah perlakuan hypnobirthing. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perlakuan hypnobirthing berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan ibu hamil TM III Primigravida. Sehingga diperlukan penerapan perlakuan hypnobirthing untuk mengurangi tingkat kecemasan
TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS BEBAS Liza Anggraeni
Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada
Publisher : Akademi Kebidanan Karya Bunda Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.842 KB) | DOI: 10.56861/jikkbh.v7i2.58

Abstract

Seks bebas adalah hubungan seksual yang dilakukan pra nikah (tanpa menikah) dan sering berganti pasangan. Untuk itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan remaja berdasarkan umur remaja, pendidikan orang tua, dan sumber informasi di Kelurahan Bojong Jaya Menggunakan desain penelitian cross sectional dengan teknik proposional random sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 60 responden. Instrument penelitian menggunakan data primer yang diambil di kuesioner kemudian hasilnya diolah dengan menggunakan aplikasi spss versi 22 yang di presentasikan dalam tabel. Hasil penelitian ini didapatkan ada hubungan yang signifikan antarapemeriksaan umur remaja (P value = 0,005), sumber informasi (P value = 0,048), dan diapatkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan orang tua (P value = 0,068) dengan tingkat pengetahuan remaja tentang seks bebas di Kelurahan Bojong Jaya. Dapat di simpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur remaja, sumber informasi. Dari hasil penelitian tingkat pengetahuan remaja tentang seks bebas masih rendah sehingga pihak sekolah harus memberikan edukasi remaja seks bebas melalui penyuluhan dengan kerja sama dengan instansi kesehatan terkait.