Putu Agustana
Universitas Panji Sakti

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGAWASAN CAMAT DALAM RANGKA PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG Putu Agustana; I Nyoman Sukraaliawan
Locus Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.672 KB) | DOI: 10.37637/locus.v14i2.1017

Abstract

Pelaksanaan setiap bidang pekerjaan apapun yang sebaik-baiknya tentu memerlukan sekali perencanaa dan pengontrolan/pengawasan. Perencanaan dan pengawasan merupakan dua kutup dari suatu proses penyelenggaraan untuk mencapai tujuan tertentu. Perencanaan menjadi taraf permulaan dari proses itu dan mengandung aktifitas-aktifitas melihat kemuka, memikirkan jauh sebelumnya dan menggambarkan lebih dahulu sebagai landasan untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan mencapai tujuan yang diinginkan. Sedang pengontrolan/pengawasan berikut tindakan-tindakan mencapai pembetulannya adalah tahap akhir dari proses penyelenggaraan tersebut. Pengawasan adalah keseluruhan aktifitas mengawasi, mencocokkan, memeriksa dan mengendalikan segenap aktifitas kegiatan agar berlangsung sesuai dengan rencana yang ditetapkan dan hasil yang dikehendaki.Dalam penelitian ini diajukan sebuah permasalahan yakni bagaimanakah pengawasan Camat dalam rangka pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng.Penelitian ini menggunakan pendekatan dalam kualitatif, Teknik penentuan informan yang digunakan adalah purposive sampling, adalah Teknik penentuan informan dengan pertimbangan tertentu yaitu Camat, Sekretaris Camat, staf kecamatan , Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Buleleng 1, Kepala desa dan wajib pajak.Analisis interaktif Miles & Huberman digunakan untuk melakukan proses mengorganisasikan dan mengurutkan data, mencapai kedalam pemahaman, katagori, dan satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan makna dalam penelitian.Hasil penelitian menimpulkan bahwa Camat selaku Kepala Wilayah dalam hal pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan tidak mempunyai kewenangan penuh untuk AInspektorat Kabupaten. Akan tetapi Camat dalam hal ini melaksanakan kewenangan hanya sebatas pada upaya pembinaan dan melaksanakan koordinasi dengan Unit Pelaksanan Teknis Daerah maupun kepada Kepala Desa dalam rangka pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan.Mengacu kepada simpulan yang disampaikan di atas, maka dalam hal ini disarankan bahwa Camat selaku Kepala Wilayah mempunyai tanggung jawab yang besar berkenaan dengan segala sesuatunya yang ada di wilayahnya. Demi kelancaran dan keberhasilannya seperti apa yang diharapkan oleh kita semua, maka sebaiknya Camat diberikan kewenangan yang lebih dalam hal pengawasan karena Camat yang paling memahami dan mengetahui segala sesuatunya yang ada diwilayahnya termasuk keberhasilan dalam rangka pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan.
INOVASI PELAYANAN PUBLIK PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL (DISDUKCAPIL) KABUPATEN BULELENG I Nyoman Sukraaliawan; Putu Agustana
Locus Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v15i2.1489

Abstract

Seiring dengan perkembangan tuntutan kebutuhan dan kepentingan masyarakat,instansi penyelenggara pelayanan publik dituntut untuk dapat memberikan pelayanan prima yang merupakan harapan bagi setiap masyarakat, Dalam upaya memberikan pelayanan publik yang prima, sangat diperlukan inovasi pelayanan publik untuk memberikan akses yang lebih luas serta menciptakan keanekaragaman metode pelayanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ragam inovasi pelayanan publik serta kendala yang dihadapi serta solusi yang dilakukan pada Disdukcapil Kabupaten Buleleng Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan beberapa informan untuk memperoleh data primer dan juga melalui metode observasi serta studi dokumen. Selanjutnya dilakukan pengolahan data serta analisis data Analisis data akan dilakukan dengan menggunakan analisis kualitatif yaitu mengorganisasikan data,memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mensintesiskannya, mencaridan menemukan pola, sehingga diperoleh suatu kesimpulan.Adapun simpulan dari penelitian ini adalah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan sebagai bentuk tanggung jawab dalam pelayanan publik, maka Disdukcapil Kabupaten Buleleng melakukan inovasi pelayanan publik secara online dan offline. Secara online inovasi pelayanan dilakukan melalui pengadaptasian perkembangan teknologi yang semakin maju dalam bentuk inovasi layanan Layon Sari Kecapil, Aku Online dan Digital ID. Inovasi pelayanan online baik melalui website maupun aplikasi mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat dan murah. Pada Inovasi pelayanan offline terdapat inovasi Simelik dan Sidakep, kedua inovasi pelayanan ini dilakukan dengan jemput bola langsung ke desa dan kerumah penduduk.Pada penelitian ini disarankan agar Disdukcapil Kabupaten Buleleng terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan dapat meningkatkan jangkauan penyebaran informasi melalui sosialisasi ke masyarakat.