Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN TOKO ANGENTYAS DI KABUPATEN TEMANGGUNG (DESKRIPTIF KUALITATIF BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN TOKO ANGENTYAS DI KABUPATEN TEMANGGUNG) Anis Latifah; Umar Basuki
MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.72 KB) | DOI: 10.35842/massive.v1i2.56

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bauran komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh toko Angentyas di Kabupaten Temanggung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data yang diperoleh diolah dan dianalisis menggunakan teori pengetahuan persuasi (persuasion knowledge model theory) serta bauran komunikasi pemasaran (marketing communication mix). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa bauran komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Toko Angentyas berhasil dalam meningkatkan penjualan produk peralatan rumah tangga dengan menggunakan teori pengetahuan pengalaman owner dalam merintis usaha, dengan pengalaman berbelanja online membuat mereka terus mendalami e-commerce guna memajukan bisnis. Toko Angentyas berusaha menerapkan bauran pemasaran (marketing mix) 7P, yakni: 1) Product (produk). 2) Price (harga). 3) Place (tempat). 4) Promotion (promosi) dengan menerapkan promotion mix seperti Advertising (periklanan), Sales promotion (promosi penjualan), Direct marketing (pemasaran langsung), Public relation (hubungan masyarakat), Internet marketing (pemasaran melalui internet). 5) People (partisipan/orang). 6) Process (proses). 7) Physical evidence (lingkungan fisik).Kata kunci: Teori Pengetahuan Persuasi, Bauran Komunikasi Pemasaran, Bauran Promosi, Toko Angentyas
TOXIC MASCULINITY DALAM IKLAN EXTRA JOSS “LAKI BERANI BEDA” Magdalena Oryza Andriana; Mohammad Solihin; Umar Basuki
MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/massive.v3i1.86

Abstract

Dahulu media yang biasa digunakan untuk beriklan adalah media cetak, di mana iklan tampil dalam bentuk gambar dan artikel. Iklan kini dapat disajikan dalam bentuk audio visual dan disiarkan melalui televisi maupun platform online lainnya. Hal itu membuat iklan terlihat lebih memberi gambaran nyata kepada konsumen. Gambaran umum yang disampaikan iklan laki-laki seperti “Extra Joss“ membuat imaji seorang pria harus terlihat macho, atletis dan berani. Iklan memang menjual fantasi yang tanpa disadari telah mengepung kesadaran kita. Gambaran tentang bagaimana tubuh pria seharusnya, aktivitas apa yang seharusnya pria lakukan, serta peran gender yang dihadirkan melalui iklan membuat kita memiliki standar bahwa memang begitulah realitas gambaran pria ideal sebagai konstruksi gender maskulinitas (kelaki-lakian). Hal seperti ini tanpa disadari juga dapat menyebabkan munculnya toxic masculinity. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan toxic masculinity dalam iklan Extra Joss “Laki Berani Beda”. Metode penelitian yang digunakan melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis semiotika model Roland Barthes. Hasilnya terdapat toxic masculinity dalam iklan tersebut. Hal ini ditunjukan dari adegan yang dimunculkan serta penegasan dengan tulisan pendukung.Kata Kunci: Toxic Masculinity, Iklan, Extra Joss, Gender Maskulinitas, Analisis Semiotika
Log-Scale Correlation Classifier for Mushroom Identification in Agricultural Internet of Things Systems I Wayan Ordiyasa; Mohammad Diqi; Marselina Endah Hiswati; Dian Rhesa Rahmayanti; Umar Basuki; Ida Hafizah
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 10 No 2 (2026): April 2026
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v10i2.6841

Abstract

Classifying edible and poisonous mushrooms is crucial to food safety, as misidentification can pose severe toxicological risks. Conventional probabilistic classifiers, such as Naïve Bayes and Logistic Regression, often underperform on categorical datasets with correlated attributes and skewed distributions. This study introduces the Log-Scale Feature Correlation Classifier, a novel probabilistic framework that integrates logarithmic transformation and correlation-weighted probability estimation to address these challenges. Using the UCI Mushroom dataset and a 10-fold cross-validation scheme, LSFCC was benchmarked against standard models. The results demonstrate that LSFCC achieved consistently superior accuracy (0.99), precision, and recall, significantly outperforming both Logistic Regression and Naïve Bayes, as confirmed by statistical tests (p<0.01). Its lightweight design and interpretability make it highly suitable for real-time deployment on resource-constrained IoT devices, particularly within Agricultural IoT systems for autonomous mushroom identification. Future research will explore LSFCC’s adaptability to noisy, multimodal data and hybrid architectures, ensuring broader applicability in real-world bioinformatics and food safety domains.
Shin Tae Yong dalam Bingkai Media Online (Analisis Framing Berita Pemecatan Shin Tae Yong di Bolasport.com dan Viva.co.id) yanus purwansyah sriyanto yanus; Bambang Srigati; Dian Rhesa Rahmayanti; Mohammad Solihin; Umar Basuki; Saffa Rizqi Rahmahtika
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 4 No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v4i2.733

Abstract

Dalam dunia olahraga, khususnya sepak bola, berita pemecatan pelatih selalu menarik perhatian publik dan media. Bulan Januari 2025, salah satu isu yang paling banyak dibicarakan di dunia olahraga pada Januari 2025 adalah pemecatan Shin Tae-yong (STY) sebagai pelatih tim nasional sepak bola Indonesia. Sebagai pelatih sepak bola yang memiliki rekam jejak prestasi, pemecatan STY memicu beragam reaksi dari berbagai pihak, termasuk federasi sepak bola, analis, dan masyarakat umum. Dengan menggunakan pendekatan analisis framing, penelitian ini akan mengkaji pola pemberitaan, pilihan kata, dan narasi yang digunakan oleh berbagai media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang bagaimana media membentuk persepsi publik terhadap keputusan yang dibuat oleh federasi sepak bola terkait posisi pelatih tim nasional Indonesia. Dalam kajian konstruksi media ini, tingkatan komunikasinya adalah komunikasi massa, karena melibatkan media berita daring seperti Bolasport.com dan Viva.co.id. Unsur komunikasi yang difokuskan dalam kajian ini adalah pesan. Termasuk apa yang telah dilakukan oleh Bolasport.com dan Viva.co.id dengan menekankan realitas pemecatan STY sebagai fakta yang harus diketahui oleh khalayak. STY yang selama ini dianggap sebagai salah satu elemen kebangkitan timnas sepak bola Indonesia justru secara mengejutkan dipecat oleh PSSI dan dianggap tidak memenuhi target. Namun kedua media tersebut pada porsi pemberitaannya lebih menekankan pada aspek permasalahan internal yang dianggap menjadi faktor utama pemecatan STY.