Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Karakteristik Kimia dan Organoleptik Snack Bar Biji Hanjeli (Coix lacryma jobi-L) dan Kacang Bogor (Vigna subterranea (L.) Verdcourt) siti aminah
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v5i2.2029

Abstract

   Biji hanjeli merupakan pangan lokal Jawa Barat yang masih sangat terbatas pengolahannya. Begitu halnya dengan kacang bogor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan pangan lokal biji hanjeli dan kacang bogor menjadi snack bar. Binder yang digunakan ialah cokelat batang dan cocoa butter. Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini adalah perbandingan biji hanjeli dan kacang bogor A1 (50:50), A2 (60:40), A3 (70:30). Hasil yang diperoleh dari analisis proksimat adalah kadar air snack bar berkisar antara 2,13-2,63%. Kadar abu berkisar antara 2,27-2,60%. Kadar air protein berkisar antara 15,19-17,61%. Kadar lemak berkisar antara 28, 19-34,46%. Kadar karbohidrat berkisar antara 43,11-51,89%. Perlakuan perbandingan biji hanjeli dan kacang bogor tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air, akan tetapi berpengaruh nyata pada kadar abu, kadar protein, kadar lemak, dan kadar karbohidrat. Hasil uji mutu hedonik diperoleh hasil snack bar memiliki karakteristik warna cokelat mengkilap, aroma cokelat pekat, rasa manis, dan tekstur yang keras. Kandungan energi snack bar berkisar antara 523,30-552,71 Kkal/100 gram bahan.Kata kunci:  biji hanjeli, kacang bogor, snack bar.
Pelatihan Good Farming Practises, dan Good Manufacturing Practises untuk Meningkatkan Daya Saing UKM Abinisa Serang Banten Zakiah Wulandari; Niken Ulupi; Irma Isnafia Arief; Siti Aminah; Teuku Muhammad Alfiansyah; Muhammad Rifqi Mauludi; Qorina Alifiya; Yosua Kristianto Silaban
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2025): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.11.1.20-28

Abstract

UKM Abinisa is a leading producer in the duck egg processing industry in Serang, Banten. To maintain competitiveness, SME need to focus on product innovation and implement Good Manufacturing Practices (GMP) and Good Farming Practices (GFP) to ensure product safety. This community service program aimed to provide training related to GMP and GFP. Socialization and training activities were held on the same date in Sujung Village, Tirtayasa Subdistrict, Serang Regency, Banten. The steps of the activity included: a) pre-activity preparation, b) internal coordination, c) implementation, and d) evaluation. The activity began with a visit to a duck farm owned by one of UKM Abinisa's farmer partners. The first training session covered techniques for proper and effective feeding, disease prevention, and maintaining healthy living conditions for ducks. Practical sessions included duck herding or releasing them onto post-harvest rice fields, a method well-suited to the extensive rice fields around Sujung Village. This method is known as the rice-duck integration system. The evaluation results showed a high level of participant satisfaction, with the highest-rated material being Material 1: Duck Farming, scoring 69.57%. Material 3 scored similarly at 65.22%. Material 2: Introduction to GMP received the lowest score, likely because of the complexity and detailed nature of the regulations, which were unfamiliar to all participants.
Pendampingan Produksi dan Kontrol Kualitas Olahan Telur di UKM Abinisa-Serang Zakiah Wulandari; Niken Ulupi; Irma Isnafia Arief; Siti Aminah; Cahyo Budiman; Dias Adiansyah
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 1 (2026): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.12.1.175-186

Abstract

Abinisa SME collaborates with duck farmers in Sujung Village to process eggs into salted eggs, egg rolls, egg powder, and salted egg sauce powder, which are marketed in Serang and the Greater Jakarta (Jabodetabek) area.  The community service program at Abinisa SME aims to support business development and improve product quality through training, mentoring, and the provision of processing equipment. The training focused on duck feed management, food safety, product diversification, and digital marketing, while mentoring by MBKM students assisted in the practical implementation of the materials and helped address production challenges. The provision of new equipment facilitated hygienic and efficient production processes, allowing the benefits of the program to be directly realized.  The evaluation, conducted using pre-tests, post-tests, and questionnaires, showed increased participant understanding, high motivation to apply the knowledge gained, and positive responses toward the mentoring activities and the use of the equipment. These evaluation results serve as a basis for future program improvements to ensure sustainable benefits for the development of Abinisa SME and its contribution to economic growth.
Korelasi Antara Pengalaman Kerja dan Kepuasan Kerja: Analisis Literatur Mendalam Siti Aminah; Siti Pupu Fauziah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji korelasi antara teori kepuasan kerja dan pengalaman kerja pada karyawan melalui studi literatur dari beberapa sumber terpercaya. Dengan menggunakan pendekatan analisis mendalam terhadap data dari berbagai artikel dan laporan terkini, penelitian ini menyoroti bagaimana pengalaman kerja yang positif dapat berkontribusi secara signifikan pada kepuasan kerja, kesejahteraan psikologis, dan loyalitas karyawan. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kepemimpinan yang efektif, budaya organisasi yang mendukung, serta kebijakan fleksibilitas kerja menjadi elemen kunci dalam memperkuat hubungan tersebut. Temuan ini juga menegaskan pentingnya strategi manajemen sumber daya manusia yang berorientasi pada pengalaman karyawan untuk meningkatkan retensi dan produktivitas organisasi. Studi ini merekomendasikan agar perusahaan lebih memfokuskan upaya dalam membangun ekosistem kerja yang sehat dan berkelanjutan demi mencapai hasil optimal
Proses Pengolahan dan Evaluasi Sanitasi Produk Madu Fungsional Madu I-Tox Berbasis Bahan Alami Amanda Nauli; Siti Aminah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21321

Abstract

Madu dikenal sebagai bahan pangan alami yang kaya akan senyawa bioaktif, seperti antioksidan dan antimikroba. Namun, pengolahan madu menjadi produk fungsional seperti madu detox belum banyak diulas secara teknis, terutama pada skala industri kecil. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses pengolahan madu murni menjadi madu I-Tox serta mengevaluasi sistem sanitasi dan alur produksi yang diterapkan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara terbuka, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk mengkaji alur proses, penerapan sanitasi, dan ketepatan takaran bahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan madu I-Tox terdiri dari sepuluh tahap utama, dimulai dari sterilisasi alat hingga pengemasan produk akhir. Bahan tambahan berupa lemon, jahe, dan kayu manis diproses dengan cara perebusan, pengeringan, dan pencampuran langsung dalam kemasan madu. Setiap tahap dilakukan secara manual dengan memperhatikan prinsip kebersihan. Produk dikemas dalam botol kaca dan disegel menggunakan plastik bening. Proses ini telah menunjukkan alur yang tertata dan konsisten, meskipun masih terdapat keterbatasan seperti penggunaan alat ukur manual dan kondisi ruang produksi yang belum sepenuhnya tertutup. Penelitian ini memberikan gambaran teknis bagi pengembangan produk madu fungsional. Penelitian selanjutnya, pengujian mutu kimia dan mikrobiologi serta penerapan teknologi sederhana disarankan untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi.
ANALISIS PERENCANAAN MANAJEMEN SARANA PRASARANA DALAM MENCIPTAKAN SEKOLAH RAMAH ANAK DI THAMAVITYA MULNITI SCHOOL Siti Aminah; Abdul Kholik; Syukri Indra
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 4 (2026): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i4.23902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan manajemen sarana prasarana dalam mendukung terwujudnya sekolah ramah anak di thamavitya mulniti school, Thailand Selatan. Manajemen sarana prasarana merupakan komponen penting dalam menunjang efektivitas proses Pendidikan. Perencanaan yang baik menjadi tahap awal yang menentukan keberhasilan pengelolaan sarana dan prasarana sekolah dalam mendukung terwujudnya sekolah ramah anak (SRA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan di thamvitya mulniti school dilakukan melalui analisis kondisi dan menentukan kebutuhan serta penyesuain dengan visi sekolah dan nilai- nilai islam. Perencanaan manajemen tersebut telah mengacu pada prinsip keamanan, kenyaman, dan keselamatan meskipun masih menghadapi kendala keterbatasan anggaran dan kondisi fasilitas yang sepenuhnya optimal.