Natallios Peter Sipasulta
Universitas Gunadarma

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH TEKNOLOGI, FITUR DAN KEAMANAN DATA TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN APLIKASI “AJAIB” SEBAGAI TEMPAT INVESTASI Aditya Rian Ramadhan; Perli Iswanto; Natallios Peter Sipasulta
Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2022): Februari : Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1399.909 KB)

Abstract

This study aims to analyze the effect of technology, features, and data security on the decision to use the AJAIB application as an application for investment. The data collection method used in this study uses a descriptive method with a regression approach and Nagelkerke R Square is a method that aims to describe the magnitude of the influence and relationship of something that is ongoing at the time the research is conducted. The population in this study are people who use AJAIB applications who are domiciled in the DKI Jakarta area. The data analysis technique used by the author in this study is to use validity testing tools, reliability tests, Likert scales, binary logistic regression tests, and Nagelkerke R Square tests. The results in this study are, technology variables, features and data security have a positive and significant effect
MORTGAGE-BACKED SECURITIES (MBS) DILEMA ANTARA SOLUSI DAN STRATEGI PERTUMBUHAN BANK DALAM MENGELOLA RISIKO KREDIT TERKAIT PEMBIAYAAN PRODUK PROPERTY Natallios Peter Sipasulta; Dionysia Kowanda; Siti Nurafiah
Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2025): Juni: Jurnal ekonomi dan Manajemen
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jekma.v4i2.2111

Abstract

Seiring dengan perkembangan industri keuangan global, Mortgage-Backed Securities (MBS) telah menjadi instrumen keuangan yang memainkan peran krusial dalam sektor perbankan dan perumahan. Dengan menyekuritisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR), bank dapat meningkatkan likuiditasnya serta memperluas akses kepemilikan rumah, khususnya bagi masyarakat ekonomi menengah. Hal ini membuka peluang besar bagi perbankan dalam mengoptimalkan pendanaan dan meningkatkan efisiensi dalam pembiayaan perumahan. Dengan menyekuritisasi kredit pemilikan rumah (KPR), bank dapat meningkatkan likuiditas dan memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat ekonomi menengah. Namun, pengalaman krisis keuangan global 2008 menunjukkan bahwa penggunaan MBS yang tidak terkendali dapat menimbulkan risiko sistemik yang signifikan. Sejarah mencatat bahwa pemanfaatan MBS yang tidak terkendali dapat berkontribusi pada instabilitas keuangan global. Krisis keuangan tahun 2008 menjadi salah satu contoh nyata bagaimana ketidakseimbangan dalam penggunaan instrumen ini dapat menciptakan gelembung keuangan yang pada akhirnya berdampak negatif bagi perekonomian. Oleh karena itu, kajian mengenai MBS menjadi penting, tidak hanya untuk memahami manfaatnya dalam pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk mengevaluasi potensi risiko yang mungkin muncul di masa depan. Penelitian ini disusun dengan harapan dapat memberikan wawasan yang komprehensif mengenai peran, manfaat, serta tantangan dalam penerapan MBS, baik bagi sektor perbankan maupun masyarakat luas
PENGGUNAAN AI DALAM MENDUKUNG PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA BANK ATAS PENGAJUAN PERMOHONAN PINJAMAN BARU SEGMEN RETAIL Natallios Peter Sipasulta; Siti Nurafiah
Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: Jurnal ekonomi dan Manajemen
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jekma.v5i2.2744

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi pada industri perbankan, khususnya dalam proses pengambilan keputusan kredit pada segmen retail. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan AI dalam mendukung proses penilaian dan pengambilan keputusan atas pengajuan permohonan pinjaman baru pada bank. Fokus penelitian meliputi penerapan teknologi AI dalam analisis kelayakan kredit, pengelolaan risiko, peningkatan akurasi keputusan, serta efisiensi proses persetujuan pinjaman. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi literatur dan analisis implementasi AI pada sektor perbankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI mampu meningkatkan kecepatan proses analisis kredit melalui pemanfaatan data historis nasabah, pola transaksi, perilaku pembayaran, dan credit scoring berbasis machine learning. Selain itu, AI juga membantu bank dalam meminimalkan risiko kredit bermasalah dengan menghasilkan penilaian yang lebih objektif dan akurat dibandingkan metode konvensional. Namun demikian, implementasi AI masih menghadapi tantangan berupa keamanan data, transparansi algoritma, serta kebutuhan regulasi yang mendukung tata kelola teknologi digital di sektor keuangan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara teknologi, sumber daya manusia, dan kebijakan regulator agar penggunaan AI dapat berjalan optimal dalam mendukung pengambilan keputusan kredit retail pada perbankan.
Pembentukan Karakter Cerdas Finansial pada Siswa Sekolah Dasar melalui Pembelajaran Interaktif dan Simulasi Pasar Cilik Tommy Kuncara; Immi Fiska Tarigan; Dessy Tri Anggraeni; Natallios Peter Sipasulta
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v5i2.2956

Abstract

Financial literacy should be introduced from elementary school age to develop economical, honest, disciplined, well-planned, and responsible financial behavior. This community service program aimed to improve students’ financial literacy while developing financially intelligent character through interactive learning and a Mini-Market Simulation. The program was conducted at SDN Margahayu XIII, Bekasi City, on June 15, 2026, involving 30 fifth-grade students, accompanying teachers, and an implementation team from Universitas Gunadarma. The program applied educational, participatory, contextual, and simulation-based approaches. The activities included a pre-test, interactive instruction on the value and functions of money, a needs-and-wants game, pocket-money allocation exercises, saving-goal preparation, price-setting practices, buying and selling transactions, change calculation, simple financial recording, a post-test, and program evaluation. The results showed that the students’ average financial literacy score increased from 53.0 in the pre-test to 86.4 in the post-test. This represented an improvement of 33.4 points or 63.0%. The percentage of students achieving the minimum score increased from 20.0% to 93.3%, while 96.7% of participants demonstrated improved scores. The greatest improvement was found in transaction skills and wise purchasing decisions.