Sintia anggreani
STIKES Keluarga Bunda Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DAN USIA IBU DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT RADEN MATTAHER PROVINSI JAMBI Sulastri Sulastri; Sintia anggreani
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 6 No 2 (2021): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.328 KB) | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v6i2.69

Abstract

BBLR merupakan keadaan bayi baru lahir yang berat badannya tidak normal atau dibawa 2.500 gram, status reproduksi ibu mempengaruhi kejadian BBLR sebagaimana ibu dengan kejadian ketuban pecah dini dan usia beresiko dapat menyenbabkan bayi berat lahir rendah. Data yang didapatkan dari Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Provinsi Jambi, angka kejadian BBLR terus mengalami kenaikan, angka kejadian BBLR sejak tahun 2016 sebanyak 39 kasus. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Hubungan KPD dan Usia Ibu dengan Kejadian BBLR di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain penelitian case control dengan pendekatan redrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang dirawat di perinatologi di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi Tahun 2018. Sebanyak 762 orang sampel dalam penelitian ini 192 orang terdiri dari 96 responden untuk kasus 96 responden untuk kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling untuk kasus, simple random sampling untuk kontrol. Analisis data menggunakan chi-square untuk mengetahui hubungan KPD dan usia ibu dengan kejadian BBLR. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 88 ibu (45,8%) tidak mengalami KPD, sebanyak 105 ibu (54,7%) usia ibu yang tidak beresiko dan sebanyak 96 bayi (50%) mengalami BBLR. Ada hubungan KPD (p value = 0,001, OR = 2,800) dam usia beresiko ( p value = 0,001, OR = 0,373) dengan kejadian BBLR dengan p-value < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan ketuban pecah dini dan usai ibu dengan kejadian berat bayi lahir rendah.