Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Metode Forward Chaining Pada Sistem Pakar Pendiagnosis Penyakit Perut Nur Belila Rambe; Samsir; Abdul Hakim Dalimunthe
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.625

Abstract

Implementasi metode forward chaining pada sistem pakar pendiagnosis penyakit perut, penelitian ini dapat mengidentifikasi penyakit pada perut dengan berbagai macam jenis penyakit yang ada didalamnya. Sehingga penelitian ini dapat menjadi rujukan terhadap pakar untuk membantu mempermudah kerja seorang pakar kesehatan khususnya dibidang organ dalam perut. Sistem dirancang dengan membuat flowchart sebagai dasar acuan penelitian program. Flowchart menjadikan perancangan sistem lebih terstruktur dan terukur. Selain merancang flowchart, database juga dilakukan dan terkoneksi kedalam web. Metode forward chaining adalah pencarian maju yang di mulai dari beberapa fakta-fakta dengan mencari pedoman yang sesuai dengan dugaan/hipotesis yang muncul menuju suatu hasil. Jumlah data pasien sebanyak 90 data pasien, dengan hasil akurasi diagnoasa yakni 80% dengan uji validasi pakar yang dilakukan oleh 2 orang dokter. Sistem pakar (expert system) dengan sistem yang berusaha mengapdosi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Sistem pakar yang baik dirancang agar dapat menyelesaikan suatu permasalahan tertentu dengan meniru kerja dari para ahli. Dengan adanya sistem pakar ini dapat menambah informasi pengguna tentang pengetahuan dan pemahaman mengenai penyakit pada perut.  Sistem pakar ini mampu meminimalisir ketergantungan pengguna terhadap pakar dalam hal identifikasi penyakit perut pada pasien.  
PENINGKATAN KECAKAPAN DIGITAL MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN KOMPUTER DAN INTERNET SEHAT DI PANGKATAN Samsir; Abdul Hakim Dalimunthe; Selamat Subagio; Rahmad Aditiya; Reagen Surbakti Saragih; Syafaruddin Munthe
Servis : Jurnal Pengabdian dan Layanan kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : CV. Nature Creative Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58641/servis.v4i2.233

Abstract

Masyarakat di Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan masih menghadapi keterbatasan dalam mengakses dan memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kecakapan digital warga melalui pelatihan komputer dasar dan penggunaan internet sehat. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi langsung, dan praktik terbimbing selama tiga hari pelatihan intensif. Peserta juga mendapat panduan cetak dan akses ke modul digital sebagai bahan belajar mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait pengoperasian perangkat komputer, browsing internet aman, serta literasi digital seperti mengenali hoaks dan menjaga privasi daring dengan skor rata-rata awal 40,4 menjadi 80,6. Sebanyak 88% peserta menyatakan merasa lebih percaya diri menggunakan teknologi digital setelah mengikuti pelatihan. Kegiatan ini diharapkan menjadi landasan bagi program literasi digital berkelanjutan di tingkat desa kecamatan Pangkatan kabupaten Labuhanbatu.
Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Typhus Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis Web Abdul Hakim Jambak; Samsir; Shabrina Rasyid Munthe
CSRID (Computer Science Research and Its Development Journal) Vol. 18 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/csrid-.18.1.2026.148-161

Abstract

Typhoid fever is a digestive system infection caused by Salmonella Typhi and remains a significant health problem in Indonesia due to symptom similarities with other diseases, which often lead to delayed early diagnosis. This study aims to develop a web-based expert system to support early diagnosis of typhoid fever using the Forward Chaining method. The knowledge base was constructed through medical literature review and expert validation by an internal medicine specialist and represented using IF–THEN production rules. The system utilizes six main symptoms and seven disease conditions processed through a forward chaining inference mechanism to generate diagnostic conclusions automatically. System evaluation was conducted using 146 case datasets through Black Box Testing, White Box Testing, and Known Case Testing. The results show a diagnostic accuracy of 87.88%, while white box testing achieved 100% logical correctness. The findings indicate that the Forward Chaining method effectively performs symptom-based reasoning and can support structured early diagnosis of typhoid fever.
Sistem Pakar Diagnosis Kerusakan Rambut Berbasis Web Menggunakan Metode Certainty Factor Tisna Destiana; Samsir; Selamat Subagio
CSRID (Computer Science Research and Its Development Journal) Vol. 18 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/csrid-.18.1.2026.83-97

Abstract

This study develops a web-based expert system for diagnosing hair damage using the Certainty Factor (CF) method to support early self-assessment and treatment recommendations. The knowledge base consists of five types of hair damage and five main symptoms with expert-validated belief weights. The CF method is applied to compute diagnostic confidence based on symptom combinations selected by users. System evaluation was conducted using test-case scenarios and numerical CF calculations. The results show that for three dominant symptoms, the system produces a CF value of 0.952, indicating a 95.2% confidence level. The novelty of this study lies in the expert-weighted knowledge modeling, transparent CF numerical analysis, and inference aggregation correction evaluation. The system can serve as an initial consultation tool before professional diagnosi.