Istiana Kusumastuti
Universitas Indonesia Maju

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGUKURAN PERILAKU IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN KURANG ENERGI KRONIK (KEK) Nenden Rahmawati; Istiana Kusumastuti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 22 Nomor 01 Tahun 2023
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurang Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil dapat menyebabkan risiko dan komplikasi pada ibu yaitu berat badan ibu tidak bertambah secara normal, anemia, pendarahan, dan penyakit infeksi. Kondisi tersebut memperberat dan dapat menyebabkan kematian ibu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besarannya antara peran bidan, peran kader, dukungan keluarga, dan motivasi ibu terhadap pencegahan KEK di Puskesmas Cikidang Kabupaten Sukabumi Tahun 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain cross-sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 100 ibu hamil sebagai responden. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM). Hasil didapat temuan bahwa variabel perilaku pencegahan KEK dipengaruhi oleh peran bidan (29,12%), peran kader (18,28%), dukungan keluarga (14,45%), dan motivasi (27,19%). Pengaruh langsung perilaku pencegahan KEK sebesar 89,0% dan pengaruh tidak langsung sebesar 1,55% serta total pengaruh langsung dan tidak langsung sebesar 90,6%. Peran bidan merupakan faktor yang dominan yang sangat mempengaruhi Perilaku Pencegahan KEK. Diharapkan ibu hamil bersikap positif tentang KEK dan mendeteksi dini penyakit anemia kehamilan.
Hubungan Dukungan Keluarga, Peran Bidan dan Motivasi Ibu dengan Perilaku Mobilisasi Dini Pasca SC di RSIA Brawijaya Duren Tiga Jakarta Tahun 2022 Yetti Dianca A’Yun Nadziroh; Istiana Kusumastuti; Astrid Novita
SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 2 No 4 (2023): SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/sjki.v2i4.141

Abstract

Introduction: Early mobilization can maintain a person's independence to guide the patient out of bed such as walking, and moving limbs in a left and right tilt. Family support, the role of the midwife and the mother's motivation are one of the success factors in early mobilization behavior after surgery. Objectives: This study aims to determine the relationship between family support, the role of midwives and mother's motivation with early post-SC early mobilization behavior at RSIA Brawijaya Duren Tiga Jakarta in 2022. Method: This study used an analytic method with a cross-sectional approach with a total sample of 58 patients. In this study, the instrument used was a questionnaire with data analysis using the Chi-Square test. Result: The results of this study indicate that there is a relationship between family support and early mobilization behavior, obtained a P-Value of 0.002 and OR = 1.029 (0.294-3.604), the relationship between the midwife's role and early mobilization behavior with a P-Value of 0.029 and OR = 0.900 (0.267-3.029), and the relationship between maternal motivation and early mobilization behavior obtained P-Value 0.022 and OR = 1.095 (0.329-3.648). Conclusion: There is a relationship between family support, the role of midwives and the mother's motivation with early post-SC mobilization behavior at RSIA Brawijaya Duren Tiga Jakarta in 2022.
Hubungan Pengetahuan, Peran Keluarga, Peran Kader dan Peran Tenaga Kesehatan dengan Partisipasi Wanita Pekerja Seks Komersial pada Layanan VCT di Wilayah Puskesmas Bogor Tahun 2022: Relationship between Knowledge, Role of the Family, Role of Cadres and Role of Health Workers with the Participation of Commercial Sex Worker Women in VCT Services in the Bogor Health Center Area in 2022 Istiana Kusumastuti
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 10 (2022): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v1i10.260

Abstract

Latar Belakang: Voluntary Counselling and Testing (VCT) merupakan upaya yang sangat penting karena membuka pintu masuk ke layanan manajemen kasus serta perawatan, dukungan, dan pengobatan bagi penderita HIV-AIDS yang lebih komperehensif terutama bagi kelompok berisiko. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan, peran keluarga, peran kader dan peran tenaga kesehatan dengan partisipasi wanita pekerja seks pada layanan VCT di Wilayah Kerja Puskesmas Bogor Tahun 2022. Metode: Penelitian deskriftif analitik dengan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan ANC di Puskesmas Simpang Rimba dalam bulan Agustus tahun 2022, jumlah ibu hamil sebanyak 65 orang. Jenis teknik sampel yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 65 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner sedangkan Pengolahan data  pada penelitian ini deskripsi data univariat dan deskripsi data bivariat. Hasil: Hasil uji statistic menunjukan bahwa hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan penularan HIV pada ibu (p-value = 0,000). Hubungan sikap dengan perilaku pencegahan penularan HIV pada ibu hamil (p-value = 0,001). Hubungan peran tenaga kesehatan dengan perilaku pencegahan penularan HIV pada ibu hamil (p-value  = 0,004). Hubungan fasilitas kesehatan dengan perilaku pencegahan penularan HIV pada ibu hamil (p-value = 0,000). Kesimpulan: Ada hubungan Pengetahuan, Peran Keluarga, Peran Kader dan Peran Tenaga Kesehatan dengan Partisipasi Wanita Pekerja Seks pda Layanan VCT di Wilayah Kerja Puskesmas Bogor Tahun 2022.
Determinan Perilaku Ibu Hamil Dalam Melakukan Pemeriksaan Tripel Eliminasi Istiana Kusumastuti; Hari Ghanesia Istiani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/jiks.v17i1.1778

Abstract

ABSTRACT HIV, Syphilis and Hepatitis infections are infectious diseases that are still a health problem in the world, including in Indonesia. The incidence of transmission from mother to child ranks highest in the incidence of transmission in these 3 diseases. The purpose of this study was to determine the magnitude of the variable influence of information sources, the role of midwives, husband support, knowledge of maternal behavior in conducting triple elimination checks. This research method is Quantitative with cross sectional design with the analysis method used is SPSS. The sample of this study were all pregnant women with a total of 108. The results of the study using chi square on the variables of information sources, the role of midwives, husband support and knowledge have a significant influence on maternal behavior in conducting Triple Elimination checks where all variables have a p-value smaller than the provisions of 0.05. Based on the OR results of all variables, it can be seen that the information source variable has the greatest influence on maternal behavior in triple elimination checks in the Jabodetabek region, which is 4,870 times influential. It is recommended that education and information are continuously given to pregnant women. Keywords: Behavior, Examination, Triple Elimination
Penerapan Safefit Band sebagai Inovasi Earplug Ergonomis Dalam Upaya Meningkatkan Keselamatan dan Kenyamanan Pekerja Intan Dwi Cahya; Istiana Kusumastuti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 7 (2026): Volume 9 Nomor 7 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i7.26259

Abstract

ABSTRAK Kebisingan merupakan salah satu bahaya fisik yang sering ditemukan pada lingkungan kerja sektor informal, termasuk pekerjaan pengelasan. Paparan kebisingan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan gangguan pendengaran, menurunkan konsentrasi kerja, serta meningkatkan risiko kecelakaan kerja (World Health Organization [WHO], 2021). Namun, penggunaan alat pelindung pendengaran pada pekerja sektor informal masih belum optimal karena faktor kenyamanan dan desain alat yang kurang praktis (Rahmawati et al., 2022). Berdasarkan hasil observasi awal pada pekerja las di wilayah Depok, sebagian besar pekerja jarang menggunakan pelindung telinga saat bekerja karena merasa kurang nyaman dan mengganggu aktivitas kerja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan SafeFit Band sebagai inovasi earplug ergonomis dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pekerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui sosialisasi, demonstrasi, uji coba produk, pengisian instrumen penilaian kelayakan, serta wawancara mendalam pada 15 pekerja las di wilayah Depok.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa SafeFit Band memperoleh penilaian sangat baik pada aspek kenyamanan, kemudahan penggunaan, keamanan, dan penerimaan produk. Sebagian besar responden menyatakan bahwa produk lebih nyaman, praktis, dan tidak mudah lepas saat digunakan bekerja. SafeFit Band berpotensi menjadi alternatif alat pelindung pendengaran ergonomis yang dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pekerja di lingkungan kerja bising. Pengembangan lebih lanjut pada aspek material dan desain produk masih diperlukan agar SafeFit Band dapat digunakan secara lebih optimal dalam jangka panjang. Kata Kunci: Kebisingan, Earplug Ergonomis, Keselamatan Kerja, Pekerja Las, APD.  ABSTRACT Noise had been one of the physical hazards commonly found in informal work environments, including welding activities. Long-term exposure to noise could cause hearing impairment, reduce work concentration, and increase the risk of occupational accidents (World Health Organization [WHO], 2021). However, the use of hearing protection devices among informal sector workers had not been optimal due to comfort issues and impractical product designs (Rahmawati et al., 2022). Based on initial observations conducted among welders in Depok, most workers rarely used hearing protection devices because they felt uncomfortable and disturbed during work activities. This community service activity aimed to implement SafeFit Band as an ergonomic earplug innovation to improve workers’ safety and comfort. The method used was an educative and participatory approach through socialization, product demonstrations, product trials, feasibility assessment instruments, and in-depth interviews involving 15 welders in Depok. The results showed that SafeFit Band received very good assessments in terms of comfort, ease of use, safety, and product acceptance. Most respondents stated that the product was more comfortable, practical, and did not easily come off during work activities. Therefore, SafeFit Band could become an alternative ergonomic hearing protection device that helped improve workers’ safety and comfort in noisy work environments. Further development in terms of material and product design was still needed so that SafeFit Band could be used more optimally for long-term use. Keywords: Noise, Ergonomic Earplug, Occupational Safety, Welders, Personal Protective Equipment.