Rumah Sakit Islam UNISMA memiliki program pelatihan yang menjadi SOP sehingga wajib dilakukan oleh semua karyawan baik karyawan Medis, Non Medis, maupun karyawan Penunjang. Di Rumah Sakit Islam Unisma memiliki kebijakan standart pelatihan tersendiri yakni minimal dalam satu tahun setiap karyawan harus mengikuti pelatihan 20 jam pertahun. Tujuan dilakukannya pelatihan adalah untuk meng Up-date keterampilan yang dimiliki oleh karyawan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh pelatihan terhadap kompetensi pada Rumah Sakit Islam Unisma. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 44 karyawan Non Medis di Rumah Sakit Islam Unisma. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dan Tekhnik analisis data menggunakan analisis regresi linier bergandaHasil dari penelitian mengambarkan bahwa variabel pelatihan atas behavior memiliki pengaruh signifikan terhadap kompetensi pada Rumah Sakit Islam Unisma dari hasil uji t diperoleh hasil t hitung > t tabel (3,279 > 2,023) dan nilai sig 0,002 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel bebas behavior secara parsial berpengaruh terhadap variabel terikat kompetensi.