Neneng Intan Bulgis Humairoh
Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kebiasaan Membaca Rotibul Haddad Untuk Membentuk Karakter Santri Di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Besuk Probolinggo Neneng Intan Bulgis Humairoh; Haqqul Yakin; Salamah Eka Susanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.552 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5880

Abstract

Karakter merupakan sifat atau perilaku yang dimiliki oleh setiap santri, sehingga dapat menggemakan setiap individu yang tertuju dalam diri santri. Santri juga memiliki budi pekerti yang mendominasi dalam ilmu agama sehinggga santri kerap dibutuhkan oleh lingkungan masyarakat. Di pesantren banyak macam bacaan Dzikir yaitu salah satunya Rotibul Haddad yang merupakan amalan yang berisi doa dan dzikir yang disusun oleh ulama asal hadramaut, habib abdullah  bin alwi bin muhahammad al haddad, amalan ini memiliki banyak khasiat yang sangat banyak khasiat yang sangat dasyat, sehingga kerap dijadikan amalan rutin umat islam termasuk. Metode penelitian yang digunakan penelitian kualitatif dimana penelitian ini tidak berupa angka melainkan berupa analisi deskriftif dengan aktual dan kongkrit sehingga peneliti melakukan wawancara secara mendalam kepada informan dan melakukan dokumentasi terkait dengan pembacaan Rotibul Haddad. Dari hasil penelitian ini kebiasaan membaca Rotibul Haddad sangatlah berhubungan  dengan karakter santri dipesantren bahrul ulum sehingga Rotibul Haddad menjadi kebiasaan membaca di pesantren yang dimana di baca setiap habis sholat  magrib yang dimana pembacaan di pimpin dan di ikuti santri sehingga terbentuknya karakter santri.  Pembacaan Rotibul Haddad ini dapat membentuk karakter santri dipondok bahrul ulum seperti karakter yaitu Kebersamaan, kekeluargaa, kepatuhan dan disiplin,  dimana santri dapat mengembangkan karakternya dengan adanya kegiatan pembacaan Rotibul Haddad di pondok pesantren bahrul ulum. Yang kedua faktor penghambat dan pendukung, faktor penghambatnya ketika ada santri baru maka santri baru tersebut tidak lancar dalam pembacaan Rotibul Haddad, itu menjadi kendala atau hambatan untuk membentuk karakter santri di pondok pesantren bahrul ulum. Faktor pendukungnnya adanya dukungan penuh dari pengasuh pondok pesantern putri dimana pengasuhnya membina langsung dalam kegiatan pembacaan Rotibul Haddad.