Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM DALAM PERGADANGAN BERJANGKA KOMODITI BERDASARKAN PRINSIP SYARIAH citra julian lestari
Aktualita : Jurnal Hukum Volume 2 No. 2 (Desemberi) 2019
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.121 KB) | DOI: 10.29313/aktualita.v2i2.4988

Abstract

Perdagangan berjangka komoditi merupakan suatu bentuk investasi atau lahan mencari uang yang dilakukan masyarakat di era globalisasi dikarenakan memiliki potensi keuntungan lebih besar dibanding investasi lainnya. Dari segi bentuk perdagangannya, dalam perdagangan berjangka komoditi yang diperdagangkan adalah janji atau kesepakatan untuk menyerahkan atau menerima suatu barang tertentu dikemudian hari. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum dalam transaksi perdagangan berjangka komoditi ditinjau dari Fatwa DSN MUI Nomor 82 Tahun 2011 tentang Perdagangan Komoditi Berdasarkan Prinsip Syariah di Bursa Komoditi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif yang bersifat deskriptif, dengan menggunakan data sekunder melalui studi kepustkaan yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa perdagangan berjangka komoditi yang diatur dalam fatwa bertujuan sebagai sarana lindung nilai rupiah di pasar dan dilarang mengandung unsur gharar, riba, dan batil.
MAKNA SIMBOLIS GERAK TARI TOPENG SASIKIRANA STUDIO TARI INDRAWATI LUKMAN BANDUNG (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce) Nur Fitriyani Padjriah; Citra Julian Lestari
Jurnal Seni Makalangan Vol. 11 No. 2 (2024): "Fenomenologi Tari Berbasis Tradisi dan Kontemporer"
Publisher : Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sasikirana merupakan pengembagan dari karya tari topeng pamindo. Hal yang menarik dalam karya sasikirana ini, banyaknya eksplorasi dan inovasi yang dilakukan baik dalam hal gerak, struktur gerak, iringan dan kostum. Sasikirana terkesan lebih modern dari segi penyajian. Penulis akan menggali maknadari tanda-tanda yang terdapat pada gerak tari sasikirana karya Indrawati Lukman menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotika. Kajian terpusat pada tanda – tanda gerak dalamkarya tari topeng sasikirana, dikaji secara mendalam sehingga mampu membongkar realitas makna dibalik karya tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna simbolis dari gerak tari Sasikirana karya Indrawati Lukman melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Tari Sasikirana dipilih sebagai objek penelitian karena memiliki kekayaan simbolis yang merefleksikan nilai budaya dan kearifan lokal yang unik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, yang melibatkan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori semiotika Peirce, yang membagi tanda menjadi tiga komponen: representament, Objek, dan Interpretan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerak-gerak dalam tari Sasikirana memiliki makna simbolis yang mendalam, yang merepresentasikan feminitas, keagungan perempuan, serta filosofi hidup masyarakat yang dihormati dalam budaya setempat. Kata Kunci: Gerak Tari Sasikirana, Indrawati Lukman, Semiotika, Charles Sanders Peirce, Makna Simbolis. ABSTRACTTHE SYMBOLIC MEANING OF SASIKIRANA MASK DANCE MOVEMENTS OF INDRAWATI LUKMAN DANCE STUDIO BANDUNG: SEMIOTIC (ANALYSIS OF CHARLES SANDERS PEIRCE), DECEMBER 2014. Sasikirana is a development of Pamindo mask dance. The interesting things in Sasikirana dance work are the extensive exploration and innovation applied to movements, movement structure, accompaniment, and costumes. Sasikirana appears to be more modern in its presentation style. The author would examine the meaning of the symbols in Sasikirana dance movements by Indrawati Lukman, using a qualitative method with a semiotic approach. This study focuses on the symbolic movements in Sasikirana mask dance, with deep analyzing process to uncover the underlying meanings. The purpose of this research is to reveal the symbolic meanings of the movements in Sasikirana dance by Indrawati Lukman through the semiotic approach of Charles Sanders Peirce. Sasikirana dance has been selected as the research subject because of its symbolic richness reflecting unique cultural values and local wisdom. The research method used is descriptive qualitative, involving data collection through observation, interviews, and documentation. Data analysis is conducted using Peirce's semiotic theory, which divides signs into three components: representament, Object, and Interpretant. The findings show that the movements in Sasikirana dance owes deep symbolic meanings, representing femininity, the majesty of women, and the community life Naskahditerimapada,7Septemberrevisiakhir3Oktober2024 |157 philosophy respected within the local culture. Keywords: Sasikirana Dance Movements, Indrawati Lukman, Semiotics, Charles Sanders Peirce, Symbolic Meaning.