Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENERAPAN PERATURAN PEMERINTAH TENTANG HOTEL SYARIAH Irfan Setia Permana W
Jurnal TEDC Vol 12 No 3 (2018): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.062 KB)

Abstract

Bisnis pariwisata syariah terutama hotel syariah menjadi salah satu sektor bisnis yang menawarkan keuntungan yang menggiurkan. Dimana semua masyarakat modern yang pergi ke luar kota dengan urusan pekerjaan atau sekedar berlibur sangat memerlukan jasa penginapan atau hotel. Salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap perkembangan bisnis syariah terutama hotel syariah ditunjukkan dengan adanya Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif no. 2 tahun 2014 tentang Pedoman Penyelenggaraan Usaha Hotel Syariah yang menjadi landasan bagi para pengusaha pariwisata syariah untuk mendirikan usaha hotel yang menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam aspek pengelolaan, produk, dan pelayanan.Tulisan ini dibuat untuk dapat mengetahui pedoman penyelenggaraan usaha hotel syariah dalam peraturan menteri pariwisata dan ekonomi kreatif No. 2 Tahun 2014, dan mengetahui bagaimana penerapannya dalam aspek pengelolaan, produk, dan pelayanan. Studi kasus yang dilakukan adalah pada Hotel Sofyan Inn Specia Bandung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field reseach). Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan tujuan mendeskripsikan data-data yang penulis kumpulkan tentang prinsip Islam dalam ekonomi dan hubungannya dengan peraturan pemerintah tentang pedoman penyelenggaraan usaha hotel syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hotel Sofyan Inn Specia masih belum memenuhi seluruh kriteria yang terdapat dalam peraturan menteri pariwisata dan ekonomi kreatif No. 2 Tahun 2014, baik dalam aspek pengelolaan, produk, dan pelayanan. Oleh sebab itu, hotel ini masih belum bisa disebut sebagai usaha hotel syariah menurut peraturan menteri tersebut, dan belum bisa digolongkan menjadi golongan usaha hotel hilal-1 maupun hilal-2. Kata Kunci: syariah, hotel, hilal, pemerintah
HUBUNGAN PERHATIAN ORANG TUA DALAM MENERAPKAN NILAI AGAMA DENGAN AKHLAK ANAK Irfan Setia Permana W; Mustika Wafiq Muhtar
Jurnal TEDC Vol 14 No 3 (2020): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.241 KB)

Abstract

Orang tua dalam pendidikan Agama memiliki peran sangat penting dan menentukan keberhasilan dari pencapaian tujuan pendidikan tersebut. Tugas orang tua sebagai pendidik kodrati adalah sebagai peletak dasar-dasar keimanan dalam diri putra putri mereka. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah hubungan pengaruh perhatian orang tua dalam menerapkan nilai agama terhadap akhlak anak. Lokasi dalam penelitian ini adalah taman belajar ABATA Cimareme, Bandung Barat. Dalam tulisan ini yang menjadi sampel adalah anak-anak taman belajar ABATA cimareme yang berjumlah 20 siswa. Adapun teknik pengambilan data dalam tulisan ini dengan menggunakan angket. Berdasarkan hasil analisis terhadap perhatian orang tua dalam menerapkan pendidikan Agama pada anak dengan sampel di taman belajar ABATA Cimareme, dapat disimpulkan bahwa hampir seluruh orang tua sangat perhatian dalam menerapkan pendidikan Agama. Perhatian tersebut meliputi ritual ibadah sehari-hari seperti (a) Mengajarkan sholat, (b) Mengajarkan wudhu, (c) Mengajarkan Mengaji, (d) Mengajarkan Berdu’a, (e) Mengajarkan puasa, (f) Bersikap sopan, (g) Mengucapkan dan membalas salam,(h) Bersikap menghormati orang lain,(i) Mengajarkan ke-Esaan Allah, (j) Mengajarkan hafalan du’a sehari-hari, (k) Mengajarkan hafalan surat-surat pendek, (l) Bercerita kisah Nabi dan Rosul, (m) Memberi pujian, (n) Memberikan hadiah, (o) Menyediakan perlengkapan sholat, dan (p) Menyediakan buku-buku Pendidikan Agama Islam. Akhlak anak pada taman belajar ABATA Cimareme hampir seluruhnya baik. Akhlak tersebut meliputi akhlak kepada Allah SWT, akhlak kepada orang tua, akhlak kepada orang lain, dan akhlak kepada alam. Dengan demikian, perhatian orang tua dalam menerapkan pendidikan Agama dengan akhlak anak di taman belajar ABATA Cimareme memiliki hubungan yang signifikan, semakin perhatian orang tua terhadap anak maka semakin baik akhlak anak dan semakin tidak perhatian orang tua terhadap pendidikan agama anak maka akhlak anak semakin kurang baik. Kata Kunci: orang tua, agama, akhlak
PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) Irfan Setia Permana W; Arlin Annisa Ramdaniah
Jurnal TEDC Vol 14 No 1 (2020): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.018 KB)

Abstract

Lingkungan sekolah merupakan lingkungan pendidikan utama yang kedua setelah keluarga. Siswa-siswi, guru administrator, konselor hidup bersama dan melaksanakan proses pendidikan secara teratur dan terencana. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh keadaan lingkungan SMP Pasundan 3 Cimahi terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini berlokasi di SMP Pasundan 3 Cimahi. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lingkungan sekolah terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Sampel dalam penelitian ini yaitu 33 orang siswa dari seluruh siswa dengan rincian 11 orang siswa dari kelas VII, 11 orang siswa dari kelas VIII dan 11 orang siswa dari kelas IX. Agar didapat data yang valid, peneliti menggunakan alat pengumpulan data berupa angket kuisioner, dokumentasi dan observasi. Adapun dalam manalisis data, peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan rumus statistik yaitu Mean (rata-rata), Standar Deviasi (SD), TSR, kemudian korelasi product moment dan koefisien determinasi. Berdasarkan hasil uji hipotesis bahwa lingkungan sekolah dapat mempengaruhi terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari nilai “r” sebesar 0,539 dengan taraf signifikansi sebesar 0,355 (5%) dan 0,456 (1%). Dengan demikian “r” hitung 0,539 lebih besar dari “r” tabel baik pada signifikansi 5 % maupun 1 %. Kemudian perhitungan koefisien determinasi diperoleh R2 0,290. Berarti hasil belajar siswa 29% dipengaruhi oleh lingkungan sekolah. Sehingga hipotesis alternatif Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya ada pengaruh yang signifikan antara lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Pasundan 3 Cimahi. Kata kunci: lingkungan, sekolah, hasil belajar
Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI): (Studi Kasus Di SMP Pasundan 3 Cimahi) Irfan Setia Permana W; Arlin Annisa Ramdaniah
Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Vol. 1 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/perspektif.v1i4.608

Abstract

The school environment is the second major educational environment after family. Students, administrator teachers, counselors live together and carry out the educational process in an organized and planned manner. The problem examined in this study is how the influence of the environment situation of Pasundan 3 Cimahi Middle School on student learning outcomes in Islamic Religious Education subjects. The location in this study is Pasundan 3 Cimahi Middle School. The purpose of this study is to find out how much influence the school environment has on learning outcomes in Islamic Religious Education subjects. The sample in this study were 33 students from all students with details of 11 students from class VII, 11 students from class VIII and 11 students from class IX. To obtain valid data, researchers used data collection tools such as questionnaires, documentation and observation. As for data analysis, researchers used quantitative methods using statistical formulas namely Mean (average), Standard Deviation (SD), TSR, then product moment correlation and coefficient of determination. Based on the results of hypothesis testing that the school environment can influence student learning outcomes. This can be seen from the value of "r" of 0.539 with a significance level of 0.355 (5%) and 0.456 (1%). Thus the "r" count 0.539 is greater than the "r" table both at the significance of 5% and 1%. Then the calculation of the coefficient of determination obtained R2 0.290. Meaning 29% student learning outcomes are influenced by the school environment. So the alternative hypothesis Ha is accepted and Ho is rejected. This means that there is a significant influence between the school environment on student learning outcomes in Islamic Religious Education subjects at SMP Pasundan 3 Cimahi.
Opportunities and Challenges for Islamic Education in Society 5.0 Irfan Setia Permana W; Naomi Ainun Hasanah
Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Vol. 8 No. 2 (2024): July-December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/it.v8i2.8650

Abstract

This study thoroughly investigates the opportunities and challenges encountered by Islamic education in adapting to the dynamics of Society 5.0. Employing a qualitative approach supported by an extensive literature review, the research synthesizes diverse scholarly perspectives to elucidate the transformative potential of digital technologies within Islamic educational frameworks. The findings highlight significant opportunities, including the enhancement of educators’ digital competencies, the development of innovative pedagogical models, and the strategic integration of advanced technologies to foster more effective and accessible educational practices. These advancements signify a promising pathway for strengthening the role of Islamic education in contemporary society. However, the research also highlights critical challenges, particularly the necessity for educators to navigate rapidly evolving technological landscapes while upholding the core Islamic values integral to educational principles. Through a comparative framework, the study draws lessons from countries with advanced digital integration, identifying best practices that can inform the evolution of Islamic education. The findings suggest that sustaining the relevance and vitality of Islamic education in Society 5.0 necessitates a deliberate approach to technology adoption, supported by adaptive policy frameworks and continuous professional development. These measures are pivotal in ensuring institutional resilience and advancing Islamic education amidst the complexities of the digital era.