Orang tua dalam pendidikan Agama memiliki peran sangat penting dan menentukan keberhasilan dari pencapaian tujuan pendidikan tersebut. Tugas orang tua sebagai pendidik kodrati adalah sebagai peletak dasar-dasar keimanan dalam diri putra putri mereka. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah hubungan pengaruh perhatian orang tua dalam menerapkan nilai agama terhadap akhlak anak. Lokasi dalam penelitian ini adalah taman belajar ABATA Cimareme, Bandung Barat. Dalam tulisan ini yang menjadi sampel adalah anak-anak taman belajar ABATA cimareme yang berjumlah 20 siswa. Adapun teknik pengambilan data dalam tulisan ini dengan menggunakan angket. Berdasarkan hasil analisis terhadap perhatian orang tua dalam menerapkan pendidikan Agama pada anak dengan sampel di taman belajar ABATA Cimareme, dapat disimpulkan bahwa hampir seluruh orang tua sangat perhatian dalam menerapkan pendidikan Agama. Perhatian tersebut meliputi ritual ibadah sehari-hari seperti (a) Mengajarkan sholat, (b) Mengajarkan wudhu, (c) Mengajarkan Mengaji, (d) Mengajarkan Berdu’a, (e) Mengajarkan puasa, (f) Bersikap sopan, (g) Mengucapkan dan membalas salam,(h) Bersikap menghormati orang lain,(i) Mengajarkan ke-Esaan Allah, (j) Mengajarkan hafalan du’a sehari-hari, (k) Mengajarkan hafalan surat-surat pendek, (l) Bercerita kisah Nabi dan Rosul, (m) Memberi pujian, (n) Memberikan hadiah, (o) Menyediakan perlengkapan sholat, dan (p) Menyediakan buku-buku Pendidikan Agama Islam. Akhlak anak pada taman belajar ABATA Cimareme hampir seluruhnya baik. Akhlak tersebut meliputi akhlak kepada Allah SWT, akhlak kepada orang tua, akhlak kepada orang lain, dan akhlak kepada alam. Dengan demikian, perhatian orang tua dalam menerapkan pendidikan Agama dengan akhlak anak di taman belajar ABATA Cimareme memiliki hubungan yang signifikan, semakin perhatian orang tua terhadap anak maka semakin baik akhlak anak dan semakin tidak perhatian orang tua terhadap pendidikan agama anak maka akhlak anak semakin kurang baik. Kata Kunci: orang tua, agama, akhlak