Guru matematika madrasah tsanawiyah di wilayah DI Yogyakarta perlu difasilitasi dalam kegiatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan diberikan pelatihan dan pendampingan dikemas dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Metode yang digunakan adalah service learning secara synchronous menggunakan online zoom meeting berupa penyampaian materi dan pendampingan dan monitoring ketika guru melaksanakan PTK di kelas. Peserta kegiatan ini sebanyak 10 guru matematika yang mewakili 5 kabupaten/kota DIY. Kegiatan penyampaian materi terlaksana sebanyak 3 pertemuan dengan materi konsep dasar PTK dan identifikasi masalah untuk PTK, penyusunan instrumen PTK, dan penulisan laporan PTK. Kegiatan pendampingan dan monitoring terlaksana 8 kali pertemuan dengan agenda monitoring perkembangan pelaksanaan PTK dari peserta, kendala, dan progress dari setiap peserta. Hasil pelatihan ini adalah 60% (6 dari 10) guru telah berhasil melaksanakan PTK sampai tuntas, dan 4 lainnya tidak selesai melaksanakan PTK. Kendala yang dihadapi guru saat melaksanakan PTK di antaranya adalah belum sepenuhnya memahami konsep PTK, kesulitan menyusun instrumen PTK baik instrumen pembelajaran maupun penelitian, kesulitan mengoptimalkan peran siswa pada saat pembelajaran, kesulitan dalam pengaturan jadwal pembelajaran karena peralihan dari PJJ ke PTM, kesibukan tugas lain dari madrasah. Pelatihan selanjutnya agar lebih memaksimalkan lebih banyak peserta dan mengintensifkan pendampingan agar lebih banyak guru yang siap untuk melaksanakan PTK