Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : MUSTEK ANIM HA

PERLINDUNGAN PERALATAN MONITORING SPEKTRUM FREKUENSI RADIO TERHADAP GANGGUAN PETIR Acep Ponadi; Roberto Corputty; Yuliana Kolyaan
MUSTEK Vol 3 No 1 (2014): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih sering terjadi ketidaktepatan dalam mengintepretasikan impedansi pentanahan yang berujung pada kesalahan dalam penerapan system pentahan, sangat mempengaruhi keamanan dari peralatan khususnya peralatan komunikasi yang digunakan untuk monitoring frekwensi. Ketidaktepatan tersebut dapat diminimalisasi dengan melakukan pengukuran dan analisa kesesuaian antara perangkat elektroda pentanahan dan karakteristik tanah.Metode yang digunakan terdiri dari Identifiksasi Karakteristik tanah, Penentuan elektroda pentanahan. Pengukuran yang dilakukan terdiri dari beberapa tahapan yaitu PengukuranTahanan Tanah, Resistansi peralatan telekomunikasi, Pengukuran dengan menggunakan elektroda penangkal petir serta Analisis Data.Hasil yang diharapkan adalah adanya data yang lebih tepat tentang kesesuaian antara karakteristik tanah dan elektroda penangkal petir, sehingga permasalahan kerusakan perangkat telekomunikasi monitoring frekwensi dapat diminimalisasi.
STUDI IMPLEMENTASI Asynchronous Transfer Mode (ATM) Roberto Corputty
MUSTEK Vol 1 No 3 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asynchronous Transfer Mode (ATM) merupakan teknologi switching dan multiplexing berdasarkan pada sel dengan panjang tetap 53 oktet. ATM disebut juga teknologi broadband switching yang berbasis paket yang dirancang untuk mentransfer informasi dengan kecepatan tinggi, termasuk untuk mendukung perkembangan dalam layanan multimedia yang mencakup informasi voice (suara), video dan data. Aplikasi multimedia seperti video conference dan video on demand memerlukan  bandwidth yang lebar. Aplikasi multimedia baru terasa manfaatnya apabila terkoneksi dengan jaringan publik. Namun di sisi lain, koneksi dengan jaringan publik memungkinkan adanya berbagai bentuk ganguan  dari pihak lain. Ganguan tersebut bisa berupa koneksi terhadap jaringan lokal ATM dengan tujuan untuk mendapatkan akses terhadap informasi penting, oleh sebab itu keamanan dari ATM sangat diperlukan guna menjaga kualitas layaanan dari jaringan itu sendiri. 
ANTENA PENGUAT SINYAL HANDPHONE DENGAN FREKUENSI 1800 MENGGUNAKAN REPEATER RF Jakobus Tiwery; Roberto Corputty
MUSTEK Vol 7 No 2 (2018): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v7i2.912

Abstract

Antena merupakan elemen penting dalam komunikasi tanpa mengunakan kabel penghubung (Nirkabel) dengan memanfaatkan propagasi gelombang elektromagnetik yang dipancarkan dan diterima oleh antena. Keterlambatan kedatangan sinyal dan kurangnya pancaran sinyal dari BTS pada kampung Onggari sangat berpengaruh pada komunikasi dan informasi didaerah tersebut. Pemanfaatan antena yagi dalam menjawab permasalahan keterbatasan pengiriman sinyal dari BTS merupakan alasan dalam pengembangan penelitian ini dengan memodifikasi antena sebagai penguat sinyal Global System for Mobile cominication setelah di pancarkan oleh Best Transfer Sistem. Proses perancangan, perhitungan dan perakitan antena, untuk panjang setiap elemen antena director 7.5 cm, reflector 9.6 cm dan driven yang dipisahkan masing-masing 4.1 cm yang beroperasi pada frekuensi 1800 MHz. Pengujian dilakukan dengan penggukuran level kuat sinyal pada waktu pagi, siang dan malam hari, dengan tempat penelitian kampung Onggari Distrik Malind Kabupaten Merauke. Antena penguat sinyal bekerja sangat baik dengan mampu menguatkan sinyal handphone sehingga dapat diakses sejauh 10 meter dari antena pengaut dengan hasil suara terdengar jelas pada waktu berbeda. Kata Kunci : Antena yagi, Penguat, sinyal, Repeater,Propagasi.
RANCANG BANGUN ANTENA YAGI 2.4 GHZ UNTUK MEMPERKUAT SINYAL WIFI (WIRELESS FIDELITY) Rapha Nichita Kaikatui; Roberto Corputty
MUSTEK Vol 8 No 1 (2019): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v8i1.2060

Abstract

Wireless Local Area Network (WLAN) adalah suatu jaringan area lokal tanpa kabel yang menggunakan frekuensi radio sebagai media transmisinya. Namun, keterbatasan jarak merupakan sebuah masalah yang dihadapi oleh perangkat WLAN ini. Jarak jangkauan sinyalnya yang terbatas sehingga memerlukan suatu solusi untuk memperluas jarak jangkauan sinyal tersebut. Pemanfaatan antena yagi sebagai penguat merupakan solusi dalam menjawab masalah keterbatasan jarak jangkauan WLAN. Proses perancangan, perhitungan dan perakitan antena, untuk panjang setiap elemen antena director 5.62 cm, reflector 6.535 cm dan driven yang dipisahkan masing-masing 2.968 cm. Pengujian dilakukan pada kondisi cuaca cerah dan kondisi cuaca hujan serta untuk kondisi LOS dan Non LOS, dengan lokasi penelitian Gang Kasmin Jalan Raya Mandala Kabupaten Merauke. Antena Yagi sebagai penguat yang beroperasi pada frekuensi kerja WLAN yaitu 2400 MHz sebagai penguat dapat meningkatkan sinyal wifi dengan perolehan gain sebesar 3dB.
PERLINDUNGAN PERALATAN MONITORING SPEKTRUM FREKUENSI RADIO TERHADAP GANGGUAN PETIR Ponadi, Acep; Corputty, Roberto; Kolyaan, Yuliana
MUSTEK ANIM HA Vol 3 No 1 (2014): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih sering terjadi ketidaktepatan dalam mengintepretasikan impedansi pentanahan yang berujung pada kesalahan dalam penerapan system pentahan, sangat mempengaruhi keamanan dari peralatan khususnya peralatan komunikasi yang digunakan untuk monitoring frekwensi. Ketidaktepatan tersebut dapat diminimalisasi dengan melakukan pengukuran dan analisa kesesuaian antara perangkat elektroda pentanahan dan karakteristik tanah.Metode yang digunakan terdiri dari Identifiksasi Karakteristik tanah, Penentuan elektroda pentanahan. Pengukuran yang dilakukan terdiri dari beberapa tahapan yaitu PengukuranTahanan Tanah, Resistansi peralatan telekomunikasi, Pengukuran dengan menggunakan elektroda penangkal petir serta Analisis Data.Hasil yang diharapkan adalah adanya data yang lebih tepat tentang kesesuaian antara karakteristik tanah dan elektroda penangkal petir, sehingga permasalahan kerusakan perangkat telekomunikasi monitoring frekwensi dapat diminimalisasi.
STUDI IMPLEMENTASI Asynchronous Transfer Mode (ATM) Corputty, Roberto
MUSTEK ANIM HA Vol 1 No 3 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asynchronous Transfer Mode (ATM) merupakan teknologi switching dan multiplexing berdasarkan pada sel dengan panjang tetap 53 oktet. ATM disebut juga teknologi broadband switching yang berbasis paket yang dirancang untuk mentransfer informasi dengan kecepatan tinggi, termasuk untuk mendukung perkembangan dalam layanan multimedia yang mencakup informasi voice (suara), video dan data. Aplikasi multimedia seperti video conference dan video on demand memerlukan  bandwidth yang lebar. Aplikasi multimedia baru terasa manfaatnya apabila terkoneksi dengan jaringan publik. Namun di sisi lain, koneksi dengan jaringan publik memungkinkan adanya berbagai bentuk ganguan  dari pihak lain. Ganguan tersebut bisa berupa koneksi terhadap jaringan lokal ATM dengan tujuan untuk mendapatkan akses terhadap informasi penting, oleh sebab itu keamanan dari ATM sangat diperlukan guna menjaga kualitas layaanan dari jaringan itu sendiri. 
ANTENA PENGUAT SINYAL HANDPHONE DENGAN FREKUENSI 1800 MENGGUNAKAN REPEATER RF Tiwery, Jakobus; Corputty, Roberto
MUSTEK ANIM HA Vol 7 No 2 (2018): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v7i2.912

Abstract

Antena merupakan elemen penting dalam komunikasi tanpa mengunakan kabel penghubung (Nirkabel) dengan memanfaatkan propagasi gelombang elektromagnetik yang dipancarkan dan diterima oleh antena. Keterlambatan kedatangan sinyal dan kurangnya pancaran sinyal dari BTS pada kampung Onggari sangat berpengaruh pada komunikasi dan informasi didaerah tersebut. Pemanfaatan antena yagi dalam menjawab permasalahan keterbatasan pengiriman sinyal dari BTS merupakan alasan dalam pengembangan penelitian ini dengan memodifikasi antena sebagai penguat sinyal Global System for Mobile cominication setelah di pancarkan oleh Best Transfer Sistem. Proses perancangan, perhitungan dan perakitan antena, untuk panjang setiap elemen antena director 7.5 cm, reflector 9.6 cm dan driven yang dipisahkan masing-masing 4.1 cm yang beroperasi pada frekuensi 1800 MHz. Pengujian dilakukan dengan penggukuran level kuat sinyal pada waktu pagi, siang dan malam hari, dengan tempat penelitian kampung Onggari Distrik Malind Kabupaten Merauke. Antena penguat sinyal bekerja sangat baik dengan mampu menguatkan sinyal handphone sehingga dapat diakses sejauh 10 meter dari antena pengaut dengan hasil suara terdengar jelas pada waktu berbeda. Kata Kunci : Antena yagi, Penguat, sinyal, Repeater,Propagasi.
RANCANG BANGUN ANTENA YAGI 2.4 GHZ UNTUK MEMPERKUAT SINYAL WIFI (WIRELESS FIDELITY) Kaikatui, Rapha Nichita; Corputty, Roberto
MUSTEK ANIM HA Vol 8 No 1 (2019): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v8i1.2060

Abstract

Wireless Local Area Network (WLAN) adalah suatu jaringan area lokal tanpa kabel yang menggunakan frekuensi radio sebagai media transmisinya. Namun, keterbatasan jarak merupakan sebuah masalah yang dihadapi oleh perangkat WLAN ini. Jarak jangkauan sinyalnya yang terbatas sehingga memerlukan suatu solusi untuk memperluas jarak jangkauan sinyal tersebut. Pemanfaatan antena yagi sebagai penguat merupakan solusi dalam menjawab masalah keterbatasan jarak jangkauan WLAN. Proses perancangan, perhitungan dan perakitan antena, untuk panjang setiap elemen antena director 5.62 cm, reflector 6.535 cm dan driven yang dipisahkan masing-masing 2.968 cm. Pengujian dilakukan pada kondisi cuaca cerah dan kondisi cuaca hujan serta untuk kondisi LOS dan Non LOS, dengan lokasi penelitian Gang Kasmin Jalan Raya Mandala Kabupaten Merauke. Antena Yagi sebagai penguat yang beroperasi pada frekuensi kerja WLAN yaitu 2400 MHz sebagai penguat dapat meningkatkan sinyal wifi dengan perolehan gain sebesar 3dB.
PERBANDINGAN BAHAN PEMBUAT ANTENA TERHADAP KUALITAS PENGIRIMAN DAN PENERIMAAN SINYAL Corputty, Roberto; Kaikatui, Rapha Nichita
MUSTEK ANIM HA Vol 11 No 1 (2022): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v11i1.4455

Abstract

Bahan pembuat antena sangat berpengaruh terhadap kualitas pengiriman dan penerimaan sinyal antena. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan membandingkan jenis bahan aluminium, besi, kuningan, dan tembaga berdasarkan tata letak derajat posisi, jarak antar antena pengirim dan penerima sinyal, dan besar arus input. Antena yang digunakan adalah Log Periodic dan pengujian sinyal menggunakan Trainer Antena dan Propagasi Seri Scientech 2661. Hasil yang diperoleh yaitu yaitu bahan aluminium merupakan bahan terbaik dilihat dari data hasil pengukuran sinyal tidak ada perubahan yang sangat signifikan dengan nilai 33,4 dB dan polaradiasi terbaik dari ketiga bahan yang lain. Sedangkan bahan yang baik adalah besi dengan nilai 35,5 dB, bahan yang cukup baik adalah tembaga dengan nilai 35,8 dB dan bahan terburuk adalah bahan kuningan dengan nilai 40,1 dB.
ANALISIS KEGAGALAN KOMUNIKASI SUARA (DROP CALL) JARINGAN SELULER WCDMA-UMTS Corputty, Roberto; Kaikatui, Rapha Nikita; Kolyaan, Yulianan
MUSTEK ANIM HA Vol 12 No 01 (2023): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v12i01.5227

Abstract

Drop call merupakan kegagalan komunikasi suara (voice) yang disebabkan oleh buruknya kondisi jaringan pada perangkat pelanggan maupun penyedia jaringan yang berdampak pada kehilangan sinyal komunikasi saat sedang bergerak berpindah dari BTS ke BTS hal ini dapat terjadi kapan saja dimana kualitas jaringan pada riil time melintasi sangat menentukan. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis terjadinya drop call pada saluran jaringan seluler 3G dan 4G WCDMA-UMTS BTS. Metode Analisis data sekunder, pengukuran, dan analisa kejadian drop call pada saluran jaringan seluler 3G dan 4G WCDMA-UMTS BTS DMT ternate-seringgu dan BTS DMT ternate-seringgu2. Hasil menyatakan Pada BTS DMT ternate-seringgu2 dimana nilai presentase rata-rata DCR (Drop Call Rate), nilai rata-rata CSSR (Call Setup Success Rate), nilai CCSR (Call Completion Success Rate) serta nilai rata-rata ISHO (Inter System Handover) dan nilai presentase rata-rata DCR (Drop Call Rate) pada waktu tertentu mengalami kenaikan dan penurunan presentasenya sehingga dapat disimpulkan telah terjadi dropp call dan kegagalan Handover pada kedua BTS di waktu-waktu tertentu.