Hanasia Hanasia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun Mesin Pengolah Jagung Untuk Pakan Ternak Taufik Kurniawan Mansur; Muh Zultan; Hanasia Hanasia; Abdul Salam; Luther Sonda
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 19, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.934 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v19i2.3028

Abstract

Bermula dari masyarakat yang mengolah jagung secara tradisional yang sangat kesulitan dalam pengolahannya sebagai pakan ternak, selain itu ada beberapa bagian jagung yang masih menjadi limbah, masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan alat pengolah jagung serbaguna sebagai solusinya. Pembuatan alat ini dilakukan untuk mempermudah dan mempercepat pengolahan pada jagung dengan memanfaatkan seluruh bagian dari jagung tersebut mulai dari batang dan bonggol untuk pakan sapi serta biji jagung untuk pakan ayam,sehubungan dengan itu metode yang digunakan ialah proses perancangan, perakitan, dan pembuatan, kemudian di lanjutkan ke proses pengujian dengan menguji bahan-bahan berdasarkan 3 jenis putaran mesin, kapasitas (menit) untuk memperoleh kondisi optimal dari hasil kinerja alat yang telah dibuat. Berdasarkan hasil pengujian maka dapat diperoleh persentase pengolahan yaitu pada biji jagung  sebesar 80% {∅3 mm (1kg/4 menit), ∅6 mm (1kg/8 menit)}, bonggol jagung 50% (1kg/8menit), batang jagung/rumput 80% (1kg/menit)
Comparison of Culturable Bacterial Colony Counts from Carious Cavities Between Artisanal Gold Miners and Non-Miners: A Cross-Sectional Study Helena Jelita; Benedikta Cemara Raninai Jakung; Agnes Frethernety; Hanasia Hanasia
Dentino: Jurnal Kedokteran Gigi Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : FKG ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/dentino.v11i2.26362

Abstract

Background: Artisanal and small-scale gold mining involves occupational and environmental exposures that may be associated with oral health conditions. However, information on culturable bacterial colony counts obtained from Carious cavities among artisanal gold miners compared with non-miners remains limited. Purpose: This study aimed to compare culturable bacterial colony counts obtained from dental caries swab samples between artisanal gold miners and non-miners with dental caries. Methods: This comparative observational study used a cross-sectional approach. A total of 30 carious cavity swabs were collected from artisanal gold miners and non-miners. Samples were serially diluted up to 10⁻¹⁰ and inoculated on blood agar. Total viable bacterial count was determined using the Total Plate Count (TPC) method and expressed as CFU/mL. Presumptive identification was performed using Gram staining and catalase test. Results: Of 30 samples, 18 met the countable criteria (30–300 colonies), consisting of 11 samples from artisanal gold miners and 7 from non-miners. The miner group showed higher total viable count compared to non-miner group. Independent t-test showed p = 0.605 (p > 0.05), indicating no statistically significant difference in total viable bacterial count from carious cavities. Conclusion: There was no significant difference in total viable bacterial count from carious cavities between groups. Mercury  exposure may affect oral microbiota composition rather than total quantity.