Masalah gizi yang dialami mahasiswa merupakan pengaruh dari perubahan lingkungan yang ditandai dengan kebiasaan makan yang tidak sehat dan kurang aktivitas fisik yang menempatkan mahasiswa pada risiko obesitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara asupan energi, aktivitas fisik dan tingkat stres dengan indeks massa tubuh mahasiswa gizi tingkat akhir STIkes Binawan. Desain penelitian adalah cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 51 orang pengambilan sampel dengan menggunakan Purposive sampling. Data asupan energi diperoleh dari wawancara food recall 2x24 jam, aktivitas fisik didapat dari pengisian Baecke Questionnare dan tingkat stres dari pengisian kuesioner DASS 42. Berat badan diukur menggunakan timbangan injak, tinggi badan menggunakan microtoise. Uji korelasi yang digunakan adalah Spearman. Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi (p=0,000; r=0,636) dengan Indeks Massa Tubuh dan terdapat hubungan antara Aktivitas fisik (p=0,000;r= -0,638) dengan Indeks Massa Tubuh tetapi tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan Indeks Massa Tubuh. Dapat dikatakan bahwa asupan energi dan aktivitas fisik berhubungan dengan indeks massa tubuh.