Nurnilam Oemiati
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisa Agregat Pasir Sungai Selangis, Sungai Kikim dan Sungai Ogan terhadap Kuat Tekan Beton Fc’24 Nurnilam Oemiati; Masri Arivai; Efriansyah
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1040.253 KB) | DOI: 10.21063/jts.2022.V901.02

Abstract

  Pasir sungai merupakan salah satu material bahan pembuat beton. Agregat pasir Sungai Selangis, Sungai Kikim dan Sungai Ogan sering digunakan oleh masyarakat ataupun instansi yang bergerak di bidang konstruksi. Dari masing-masing sungai tentunya memiliki kualitas agregat pasir yang berbeda sehingga dapat mempengaruhi kuat tekan beton. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton Fc’24 dari agregat pasir ke-tiga sungai-sungai tersebut. Benda uji yang dibuat berbentuk silinder diameter 15 cm tinggi 30 cm jumlah keseluruhan benda uji sebanyak 18 sampel. Perencanaan komposisi campuran memakai metode SK.SNI.T-15-1990-03. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur beton 28 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa kuat tekan agregat pasir Sungai Kikim Desa Bungamas bernilai 21,28 MPa; agregat pasir Sungai Selangis Desa Gumay Ulu bernilai 24,83 MPa dan agregat pasir Sungai Ogan Desa Talang Balai bernilai 25,66 MPa. Terlihat bahwa nilai tertinggi adalah pasir Sungai Ogan Desa Talang Balai adalah lebih baik kualitasnya untuk campuran beton Fc’24.
STUDI MIKROSTRUKTUR BETON RINGAN GEOPOLIMER DENGAN SCANNING ELECTRON MICROSCOPE (SEM) DAN X-RAY DIFFRACTION (XRD) Adji Sutama; Nurnilam Oemiati
Jurnal Deformasi Vol 7, No 2 (2022): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v7i2.9387

Abstract

Beton ringan geopolimer merupakan salah satu beton yang ramah lingkungan karena proses pembuatannya memanfaatkan prekursor yang berasal dari alam dan/atau limbah seperti kaolin, abu terbang, dan pozzolan lainnya. Beton ringan geopolimer ini juga termasuk jenis beton inovasi yang memadukan kelebihan beton ringan dan beton geopolimer. Penelitian ini menggunakan material yang terdiri dari prekursor, larutan alkali aktivator, agregat halus, superplasticizer, dan foam dengan target berat jenis beton ≤ 1500 kg/m3. Prekursor terdiri dari kaolin dan abu terbang dengan persentase kaolin 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat abu terbang. Perbandingan larutan Na2SiO3 dan NaOH 2,5:1 dengan konsentrasi NaOH 12 M dan 14 M. Perbandingan larutan alkali aktivator dan prekursor sebesar 0,5. Perbandingan agregat halus dan prekursor sebesar 2. Untuk memproduksi foam digunakan perbandingan foaming agent dan air 1:40 dengan presentase foam 50% dari volume campuran. Perawatan benda uji dilakukan selama 24 jam pada suhu oven 60°C. Hasil pengujian kuat tekan beton menunjukkan bahwa campuran BRG-0%-14M menghasilkan kuat tekan yang paling optimum sebesar 19,20 MPa dengan berat jenis beton 1481,12 kg/m3. Hasil pengujian SEM dan XRD menunjukkan bahwa dengan peningkatan konsentrasi NaOH dan persentase kaolin 0% menghasilkan pori-pori yang sangat kecil dan matriks geopolimer yang lebih padat (C-S-H) dengan dihasilkannya struktur geopolimer yang lebih amorf, akan tetapi dengan adanya peningkatan persentase kaolin menghasilkan pori-pori yang semakin besar dan matriks geopolimer yang kurang padat (C-H) dengan dihasilkannya struktur geopolimer yang kurang amorf. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa campuran persentase kaolin 0% menghasilkan mikrostruktur beton ringan geopolimer yang jauh lebih baik.
Analisa Penerapan (SMK3) Studi Kasus Proyek Pembangunan Bendungan Tiga Dihaji Paket VI Revisdah Revisdah; Muhammad Arfan; Nurnilam Oemiati
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2026): Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.v11i1.11129

Abstract

The construction of dams is categorized as a high-risk activity in the infrastructure sector due to the involvement of heavy equipment, complex structures, and intensive manpower. This study aims to analyze the implementation of the Occupational Safety and Health Management System (SMK3) in the Tiga Dihaji Dam Construction Project Package VI, South Sumatera, Indonesia. A quantitative research approach was employed by distributing questionnaires based on ISO 45001:2018 indicators, conducting direct field observations, and interviews with project workers. The sample size was determined using the Taro Yamane formula with a 15% precision level, resulting in 36 respondents out of 192 workers. Data were analyzed using validity tests, reliability tests with Cronbach’s Alpha, and Pearson correlation with the assistance of SPSS 27. The results show that the implementation of SMK3 in this project falls into the very good category, supported by high compliance with helmet and safety shoes usage. However, compliance with certain personal protective equipment, such as masks, safety harnesses, and safety glasses, remains low. These findings indicate that while the contractor has effectively implemented SMK3 according to Government Regulation No. 50 of 2012, further improvement is needed in developing a strong safety culture, particularly in personal protective equipment awareness. In conclusion, SMK3 implementation in the Tiga Dihaji Dam Project has been effective, but continuous training and supervision are recommended to enhance occupational safety performance in future construction projects.
STUDI MIKROSTRUKTUR BETON RINGAN GEOPOLIMER DENGAN SCANNING ELECTRON MICROSCOPE (SEM) DAN X-RAY DIFFRACTION (XRD) Adji Sutama; Nurnilam Oemiati
Jurnal Deformasi Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v7i2.9387

Abstract

Beton ringan geopolimer merupakan salah satu beton yang ramah lingkungan karena proses pembuatannya memanfaatkan prekursor yang berasal dari alam dan/atau limbah seperti kaolin, abu terbang, dan pozzolan lainnya. Beton ringan geopolimer ini juga termasuk jenis beton inovasi yang memadukan kelebihan beton ringan dan beton geopolimer. Penelitian ini menggunakan material yang terdiri dari prekursor, larutan alkali aktivator, agregat halus, superplasticizer, dan foam dengan target berat jenis beton ≤ 1500 kg/m3. Prekursor terdiri dari kaolin dan abu terbang dengan persentase kaolin 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat abu terbang. Perbandingan larutan Na2SiO3 dan NaOH 2,5:1 dengan konsentrasi NaOH 12 M dan 14 M. Perbandingan larutan alkali aktivator dan prekursor sebesar 0,5. Perbandingan agregat halus dan prekursor sebesar 2. Untuk memproduksi foam digunakan perbandingan foaming agent dan air 1:40 dengan presentase foam 50% dari volume campuran. Perawatan benda uji dilakukan selama 24 jam pada suhu oven 60°C. Hasil pengujian kuat tekan beton menunjukkan bahwa campuran BRG-0%-14M menghasilkan kuat tekan yang paling optimum sebesar 19,20 MPa dengan berat jenis beton 1481,12 kg/m3. Hasil pengujian SEM dan XRD menunjukkan bahwa dengan peningkatan konsentrasi NaOH dan persentase kaolin 0% menghasilkan pori-pori yang sangat kecil dan matriks geopolimer yang lebih padat (C-S-H) dengan dihasilkannya struktur geopolimer yang lebih amorf, akan tetapi dengan adanya peningkatan persentase kaolin menghasilkan pori-pori yang semakin besar dan matriks geopolimer yang kurang padat (C-H) dengan dihasilkannya struktur geopolimer yang kurang amorf. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa campuran persentase kaolin 0% menghasilkan mikrostruktur beton ringan geopolimer yang jauh lebih baik.