Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Lama Pemakaian Dan Pengetahuan Wus Akseptor Kb Suntik 3 Bulan Dengan Peningkatan Berat Badan Septi Wulandari; Nana Aldriana; Romy Wahyuny; Andria Andria
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2751

Abstract

KB merupakan salah satu usaha untuk mencapai program penjarangan kelahiran. Keuntungan KB suntik 3 bulan bisa mencegah kehamilan hingga 99%. Adapun Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan lama pemakaian dan pengetahuan wanita usia subur akseptor KB suntik 3 bulan dengan peningkatan berat badan di Desa Pasir Luhur Kecamatan Kunto Darusalam. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 150 akseptor pada periode januari 2024-oktober 2024. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 109 akseptor yang diambil secara purposive sampling dengan memilih jumlah sampel dan populasi sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan timbangan. Hasil penelitian didapatkan lebih dari sebagian (31.2%) penggunaan kb suntik 3 bulan ≤2 tahun dan >2 tahun sebagian (66.2%) yang mengalami kenaikan berat badan. Hasil uji chi– square menunjukkan nilai p =0,001 maka Ha diterima dan H0 ditolak artinya ada hubungan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan peningkatan berat badan akseptor kb suntik 3 bulan di Desa Pasir Luhur. Hubungan dengan pengetahuan akseptor KB suntik 3 bulan diperoleh responden yang pengetahuan kurang yang mengalami peningkatan berat badan sebanyak 18 orang (78,3%) dan yang tidak mengalami peningkatan berat badan sebanyak 5 orang (21,7%). Responden yang pengetahuan baik peningkatan berat badan sebanyak 43 orang (50%) dan yang tidak mengalami peningkatan berat badan sebanyak 43 orang (50%). Hasil uji chi– square menunjukkan nilai p =0,015 maka Ha diterima dan H0 ditolak yang artinya ada hubungan pengetahuan dan peningkatan berat badan akseptor kb suntik 3 bulan di Desa Pasir Luhur Kecamatan Kunto Darussalam. Kata Kunci : Lama pemakaian kb suntik 3 bulan, pengetahuan wanita usia subur, Peningkatan Berat Badan.
SOSIALISASI DETEKSI DINI KANKER SERVIK DENGAN METODE IVA TEST DI TIM PENGGERAK PKK DESA RAMBAH TENGAH HILIR KECAMATAN RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU RIAU Sri Wulandari; Andria Andria; Romy Wahyuni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.3066-3073

Abstract

Kanker serviks adalah penyakit akibat tumor ganas pada daerah serviks (leher rahim) sebagai akibat adanya pertumbuhan jaringan yang tidak terkontrol dan merusak jaringan normal di sekitarnya. Di dunia setiap 2 menit seorang perempuan meninggal akibat kanker serviks, sedangkan di Indonesia 1 jam. (Kumalasari, 2012) Di Provinsi Riau, penderta kanker serviks adalah sebanyak 894 orang. (Profil Dinkes Riau, 2013). Berdasarkan data yang diperoleh di Puskesmas Rambah Rokan Hulu tahun 2016, dari 130 wanita yang termasuk dalam cakupan pemeriksaan IVA, diperoleh hasil pemeriksaan negatif 94 orang dan positif berjumlah 36 orang. IVA (inspeksi visual dengan asam asetat) merupakan cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin (Sukaca E. Bertiani, 2009). IVA merupakan pemeriksaan leher rahim (serviks) dengan cara melihat langsung (dengan mata telanjang) leher rahim setelah memulas leher rahim dengan larutan asam asetat 3-5% (Wijaya Delia, 2010). Melaui Kegiatan PKM ini ada tiga upaya yang dilakukan untuk meningkatkan Pengetahuan masyarakat khususnya Wanita Usia Subur yaitu: Kesatu Di Provinsi Riau, penderta kanker serviks adalah sebanyak 894 orang. (Profil Dinkes Riau, 2013). Berdasarkan data yang diperoleh di Puskesmas Rambah Rokan Hulu tahun 2022, dari 130 wanita yang termasuk dalam cakupan pemeriksaan IVA, diperoleh hasil pemeriksaan negatif 94 orang dan positif berjumlah 36 orang. Kedua Pencegahan primer adalah pendidikan dan promosi, vaksinasi, pemberian vaksin (antigen) yang dapat merangsang pembentukan antibodi, vaksinasi dapat mencegah terjadinya HPV 16 dan 18 yang menyebabkan infeksi 71% kasus serviks kanker. Ketiga Pencegahan sekunder adalah Pap smear atau IVA (inspeksi visual asam asetat). Deteksi dini dapat mendekteksi sel abnormal, lesi pra- kanker dan kanker serviks, tetapi tidak bisa mencegah terjadinya infeksi HPV, kanker serviks yang di temukan pada stadium dini dan dapat disembuhkan dengan cepat dan tepat.
The Effect of Lactation Massage on Increasing Breast Milk Production in Breastfeeding Mothers at BPM Nurhidayah Tambusai District, Rokan Hulu Rika Herawati; Andriana Andriana; Elvira Junita; Heny Sepduwiana; Herma Yesti; Masdi Janiarli; Andria Andria; Ermiza Ermiza; Primawaty Dwi Rijsubo; Romy Wahyuny; Siti Aroh
International Journal on Advanced Science, Education, and Religion Vol 6 No 1 (2023): IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Furqan, Makassar - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33648/ijoaser.v6i1.648

Abstract

Lactation massage for post partum mothers can be used as a non-pharmacological therapy to stimulate oxytocin to accelerate lactation turnover. If lactation occurs quickly, the baby must receive breast milk as the first nutrition. Examination of exclusive breastfeeding can help reduce the infant mortality rate which is still high in Indonesia. The low coverage of exclusive breastfeeding for babies under six months is partly caused by the hampered breast milk production of postpartum mothers in the first days after giving birth so that most babies receive formula milk. Efforts to help achieve the role of postpartum mothers include lactation massage intervention and the influence of lactation massage. The aim of this research is to find out the effect of lactation massage on breast milk production in breastfeeding mothers. This research is experimental research (two group pretest and posttest design) carried out between May-July 2024 with a purposive sampling research design. The population in this study was 30 postpartum mothers, with a sample of 30 postpartum mothers in BPM Nurhidayah, Tambusai District, with an experimental group of 15 people and a control group of 15 breastfeeding mothers. The results of the independent mean difference test T test show that the p value = 000 < 0.05, meaning there is a difference in the average increase in breast milk volume in the control group which was not given lactation massage, namely the experimental group with a mean value of 115.80 and the control group with The mean value is 73.33, meaning 115.80 > 73.33, so it can be concluded that there is an increase in breast milk production before and after lactation massage. It is hoped that postpartum mothers can understand and increase their knowledge and be able to apply it.