Misbahul Munir Makka
Institut Agama Islam Negeri Manado, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Poligami tanpa Izin Istri Pertama dan Dampaknya terhadap Keluarga Misbahul Munir Makka; Tuti Fajriati Ratundelang
Al-Mujtahid: Journal of Islamic Family Law Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ajifl.v2i1.1937

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai fenomena poligami tanpa izin istri sebelumnya dan menunjau hal tersebut dari segi dampak dan hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan secara mencari fakta lapangan dengan mewawancarai informan dengan latar belakang pelaku poligami, orang yang dipoligami, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mengetahui secara langsung fenomena poligami ini. Analisis dilakukan secara kualitatif deskriptif untuk menjelaskan dengan rinci dan melakukan pendekatan sosiologis normatif. Hasil yang ditemukan adalah masyarakat kurang dalam pengetahuan soal kebolehan dan beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam berpoligami seperti dampak kepada keluarga, dampak kepada anak dan bisa jadi berdampak kepada masyarakat. Dalam Islam hukum poligami adalah boleh menjadikan pihak suami kukuh untuk tetap pada pendiriannya melakukan poligami. Namun karena melihat dampak yang terjadi regulasi hukum yang termuat dalam KHI tidak membolehkan poligami tanpa adanya izin dari istri sebelumnya artinya meskipun suami secara agama sah namun tidak sah secara hukum administrasi Indonesia.
Gender Dynamics and Women's Economic Contributions in The Informal Economy within The Context of Islam and Multicultural Societies Misbahul Munir Makka; Masyrifah Abasi; Fatta Lajilu; Irzal Purwanto; Rosdalina Bukido; Nenden Herawaty Suleman; Andi Mukarramah Nagauleng; Muhammad Safdar Bhatti; José Manuel Naranjo Gómez
Kawanua International Journal of Multicultural Studies Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/kijms.v5i2.1253

Abstract

In the evolving landscape of global economics, the significant role of women in the informal economy, particularly housewives, remains underexplored. This study examines the gender dynamics and economic contributions of housewives in the informal economy, focusing on the context of Islamic values and multicultural societies in Poigar Village. Using a qualitative approach, this research delves into how housewives balance domestic responsibilities and economic activities, particularly through cake sales, to enhance family well-being. Key findings highlight the motivations driving housewives to engage in informal economic activities, such as economic necessity, skill utilization, and the pursuit of financial independence. Additionally, these activities are shown to significantly improve family income, enhance financial stability, and foster social recognition. From an Islamic perspective, these efforts align with principles of family cooperation, economic empowerment, and spiritual reward. The study underscores the importance of policies that support women in informal economies, such as access to capital, skill training, and social acknowledgment of their contributions. Future research should explore broader and more diverse samples to generalize findings and examine the long-term impacts of women's economic participation in similar contexts.