Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Notaris Yang Melakukan Pemalsuan Keterangan Dalam Akta Dan Kesalahan Penulisan Judul Akta (Analisis Putusuan Majelis Pemeriksa Pusat Notaris Tanggal 09 November 2018 Nomor 07/B/MPPN/XI/2018) Shafira Khairunnisa
Indonesian Notary Vol 1, No 003 (2019): Notary
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.795 KB)

Abstract

Jurnal ini membahas mengenai Notaris sebagai Pejabat Umum memiliki kewenangan membuat Akta yang dibatasi oleh peraturan perundang-undangan. Di tesis ini, Notaris LT diduga memasukkan keterangan palsu dalam Akta yang dibuatnya dan melakukan kesalahan penulisan judul akta. Permasalahan yang timbul dalam penelitian ini adalah tanggung jawab Notaris sebagai Pejabat Umum dalam membuat akta yang memasukkan keterangan palsu dan akibat hukum terhadap akta yang mengalami kesalahan dalam penulisan judul. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yuridis normatif dengan penelitian deskriptif analitis dan metode secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah selain pertanggungjawaban administratif, Notaris LT juga dapat dimintai pertanggungjawaban secara pidana karena Notaris terbukti melakukan pemalsuan surat yang termasuk dalam tindakan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 263 dan 264 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, serta dapat bertanggung jawab secara perdata apabila akta tersebut menimbulkan kerugian bagi salah satu pihak hal ini diatur dalam Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Selain itu, akta yang mengalami kesalahan dalam penulisan judul dalam Akta yang dibuat oleh Notaris LT menjadi Akta di bawah tangan.Kata Kunci: Notaris, Pemalsuan Keterangan, Kesalahan Judul Akta.
Workshop Perencanaan Karir dan Pengenalan Dunia Perkuliahan bagi Siswa SMA/SMK melalui Program UNTAG Goes to School Shafira Khairunnisa; Raisa Kamila
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.17151

Abstract

Masa transisi dari sekolah menengah menuju perguruan tinggi merupakan fase krusial yang sering kali memicu ambivalensi pada siswa kelas XII akibat minimnya informasi mengenai dunia perkuliahan dan perencanaan karir. Fenomena "salah jurusan" menjadi dampak nyata dari ketidaksiapan ini, yang berisiko menurunkan motivasi belajar mahasiswa di masa depan. Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk "UNTAG Goes to School" ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai strategi perencanaan karir serta mengenalkan realitas sistem akademik di perguruan tinggi kepada siswa. Metode yang digunakan adalah lokakarya (workshop) interaktif yang melibatkan siswa dari SMA Negeri 4 Samarinda, SMA Negeri 17 Samarinda, dan SMK TI Labbaika, bertempat di Aula Kecamatan Samarinda Seberang. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahap koordinasi, pre-test, pemberian materi edukasi, simulasi career mapping, hingga evaluasi melalui post-test. Hasil pengabdian menunjukkan adanya transformasi pemahaman siswa yang signifikan terhadap mekanisme akademik seperti sistem SKS dan UKT, serta kemampuan memetakan minat bakat secara lebih spesifik. Selain itu, kegiatan ini berhasil membangkitkan motivasi intrinsik dan efikasi diri siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kesimpulannya, inisiatif ini efektif dalam menjembatani kesenjangan informasi dan membekali calon mahasiswa dengan landasan perencanaan yang matang demi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Samarinda