Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Identifikasi Potensi Budidaya Jamur Dalam Perencanaan Calon Desa Wisata Banjardowo Semarang Mochamad Ainan; Pranoto Pranoto; Ahmad Syuraih Musyary; Yusuf Tri Wahyudin; Novia Ekin Ramadhani; Abdul Charis
Jurnal HUMMANSI (Humaniora, Manajemen, Akuntansi) Vol 5 No 1 (2022): Jurnal HUMMANSI (Humaniora, Manajemen, dan Akuntansi)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komputer YOS SUDARSO Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.475 KB) | DOI: 10.33488/1.jh.2022.1.319

Abstract

The tourism sector is an effort that can increase local revenue and development. However, the tourism sector still has several obstacles so that appropriate strategies are needed to develop tourism by several elements of society. One approach to realizing tourism development is to package a village into a tourist village. Banjardowo is a village in the Genuk sub-district, Semarang City, Central Java Province, Banjardowo Village plans to become a tourism village that has the potential for oyster mushrooms. The JAB community even took the initiative to develop and cultivate oyster mushrooms, and make the surrounding location one of the new natural tourist destinations based on processed mushrooms. The research method used in this study uses qualitative research methods where in collecting data using purposive sampling technique (research determines criteria regarding which respondents will be selected as samples).
Enhancing Religious Tourist Satisfaction: The Role of Service Quality and Facilities at Bubohu, Gorontalo Abdul Rahim Hamzah; Hendri Ajihuda; Abdul Charis; Saerozi; Perdana, Dian Adi
Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains Vol 6 No 1 (2025): Jan-Jun 2025
Publisher : ECOTAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55448/b6n2hm47

Abstract

Bubohu religious tourism is located in the coastal area of ??Bongo Village and is close to other tours, namely the Walima Emas Mosque and Dulanga Beach. This tour is close to hilly areas and the sea which is the main attraction. This halal tourism industry has an attraction for both domestic and foreign people, so that from time to time it continues to grow. This privately managed halal tourism continues to improve the quality of services and facilities to provide the best for visitors. This study aims to examine and analyze the effect of service quality and facilities on visitor satisfaction of religious tourism "bubohu". This research is a causality study with a quantitative approach. The population is all visitors to religious tourism "bubohu" in Gorontalo Province, while the sample is determined as many as 100 visitors by using random sampling. Data were collected using a questionnaire, then analyzed using multiple regression analysis. The results of the research show that the quality and service facilities, partially or jointly, have a significant effect on the satisfaction of visitors to the Bubohu religious tourism, with more than 50% of Gorontalo people feeling satisfaction when traveling or visiting the Bubohu religious tourism.
IDENTIFIKASI POPULASI POHON AREN (Arenga pinnata) SEBAGAI POTENSI UTAMA PRODUK KREATIF DESA WISATA BRANJANG UNGARAN Pranoto; Abdul Charis; Ahmad Zidane Alwi; Lintang Ayu Arianti; Wilda Wufqi Nur Hidayat
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 4 No. 1 (2022): Juli: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v5i1.220

Abstract

Desa Branjang merupakan desa wisata yang terdapat di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Desa Branjang ditetapkan sebagai Desa wisata dalam Keputusan Bupati Semarang Nomor 556/ 0389/ 2020 tanggal 25-09-2020. Ditetapkannya Desa Branjang sebagai desa wisata ini diharapkan dapat memberikan peluang pada masyarakat untuk memanfaatkan potensi-potensi yang ada untuk mendukung keberlangsungan kegiatan pariwisata. Salah satu potensi utama di Desa Branjang adalah pohon Aren, Aren merupakan salah satu jenis tumbuhan palma yang memproduksi buah, nira dan pati atau tepung di dalam batang dan dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data Pohon Aren beserta pemiliknya dan pemanfaatan yang dilakukan masyarakat Desa Branjang untuk mengetahui potensi yang dimiliki. Metode yang digunakan adalah wawancara, pengambilan sampel di lapangan atau inventarisasi dan identifikasi jumlah populasi pohon Aren di Desa Branjang. Dalam penelitian ini menunjukan bahwa pohon Aren mempunyai banyak kemanfaatan, mulai dari buah sampai batangnya yang dimanfaatkan oleh masyarakat Branjang dengan kreatifitasnya.
INVENTARISASI POTENSI DURIAN SEBAGAI AGROWISATA DI DESA BRANJANG KECAMATAN UNGARAN BARAT KABUPATEN SEMARANG Pranoto; Abdul Charis; Ahmad Zidane Alwi; Wilda Wufqi Nur H
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 4 No. 2 (2022): Desember: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v4i2.358

Abstract

Dengan ditetapkannya Desa Branjang sebagai Desa Wisata, dalam surat Keputusan Bupati Semarang Nomor 556/ 0518/ 2021 tanggal 31 Desember 2021, diharapkan dapat memberikan peluang pada masyarakat untuk memanfaatkan potensi-potensi yang ada untuk mendukung keberlangsungan kegiatan pariwisata. Salah satu potensi yang ada di Desa Branjang adalah pohon Durian, Desa Branjang saat ini dalam pengembangan agrowisata Durian, yang nantinya dengan adanya agrowisata Durian ini di harapkan dapat mengembangkan objek wisata dan menumbuhkan ekonomi Desa Branjang. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data pohon Durian beserta pemiliknya dan tingkat produktivitas pohon Durian. Metode yang digunakan adalah dengan wawancara, pengambilan sampel di lapangan atau inventarisasi dan identifikasi jumlah populasi pohon Durian di Desa Branjang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Desa Branjang terdapat 480 pohon Durian, yang terdiri dari 419 pohon Durian masih produktif, 45 pohon belum produktif, dan 16 pohon tidak produktif, pohon-pohon Durian tersebut dimiliki oleh 46 warga Desa Branjang.