This Author published in this journals
All Journal Jurnal AFIAT
Anggrahini Sastia Ningrum
Universitas Islam As-syafi’iyah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEKAMBUHAN KLIEN SKIZOFRENIA DI POLIKLINIK PSIKIATRI RUMAH SAKIT DUREN SAWIT JAKARTA TIMUR Anggrahini Sastia Ningrum; Agus Sumarno
Afiat Vol 4 No 02 (2018): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v4i02.711

Abstract

Gangguan jiwa merupakan gangguan yang terjadi pada fungsi mental, salah satu gangguantersebut adalah skizofrenia. Skizofrenia merupakan sekelompok reaksi psikotik yang mempengaruhiberbagai area fungsi dari individu termasuk fungsi berpikir dan berkomunikasi, menerima danmenginterpretasikan realita, merasakan dan menunjukkan emosi, serta perilaku yang tidak dapat diterimasecara rasional. Tujuan penelitian mengidentifikasi hubungan antara dukungan keluarga dengankekambuhan klien skizofrenia. Metode penelitian Desain penelitian kuantitatif berupa deskriptif korelasicross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan ukuran sampel 50responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan dua tahapan,yaitu analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian didapatkan dukungan keluarga yang baikdan tidak mengalami kekambuhan (58%), dan dukungan keluarga yang kurang baik dan mengalamikekambuhan (22%). Hasil uji statistik menggunakan Chi – Square dengan derajat kemaknaan α = 5%menunjukkan nilai p value = 0,000 < α = 0,05 dengan nilai keeratan 0,684 yang berarti keeratan kuat,maka H0 ditolak. Simpulan ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kekambuhanklien skizofrenia di Poliklinik Psikiatri Rumah Sakit Duren Sawit. Saran bagi Poliklinik Psikiatri RumahSakit Duren Sawit berikan reinforcement positif kepada keluarga dan klien yang telah memutuskankesadaran dirinya untuk patuh berobat.