Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Financial Performance analysis on Financial Technology of Islamic Banking in Indonesia Asri Noer Rahmi; Silvia Riska Pratiwi; Asep Dadan Suganda
Banque Syar'i : Jurnal llmiah Perbankan Syariah Vol. 8 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Departement of Islamic Banking, Faculty of Islamic Economics and Business, The State of Islamic University (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the effect of financial performance on financial technology in Islamic banking Indonesia. The measurement method used in this research the percentage of income derived from the financial technology in the financial statements presented in Islamic banking registered with the Financial Services Authority (OJK). The data used is secondary data obtained from the annual financial statements. Population in this research Islamic banking in Indonesia period 2016-2020. The sampling method in this research using purposive sampling method. The number of samples obtained is 60 samples. The data analysis used is the classical assumption test and multiple linear regression analysis. The method analysis data using SPSS version 25. The results of the analysis that has been carried out in this research, it shows that Return on Assets (ROA), Profit, and BOPO have a significant effect on financial technology in Islamic banking. Meanwhile, cash ratio and debt to equity ratio have no significant effect on financial technology but do contribute to the development of financial technology in Islamic banking in Indonesia. This research produces factors that influence the improvement of financial technology in Islamic banks in Indonesia. This research is the first research that examines the influence of financial performance on financial technology which has never been done before. The difference between this study and previous research are that the selected variables are a comparison of the results of previous studies that have a significant effect and there are variables that have not been studied by previous research and the sample period used is different from previous research is 2016 to 2020. Related on the difficulty of knowing the amount of financial technology through financial reports and there are banks that do not report the complete data needed for research.
Pemberdayaan Santri RQA melalui Pelatihan dan Pendampingan Hidroponik dan Budidaya Lele Rijal Arslan; Bambang Eko Samiono; Asri Noer Rahmi; Aisyah Tiar Arsyad
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 5, No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v5i1.4986

Abstract

Meskipun pembinaan Al-Quran di Rumah Quran Askaf (RQA) berjalan baik, santri mukim masih kekurangan program terpadu untuk pengembangan keterampilan kewirausahaan, kondisi ini membatasi kemampuan mereka untuk menciptakan peluang ekonomi mandiri dan berkontribusi pada kesejahteraan diri sendiri, keluarga, maupun komunitas, Santri mukim di Rumah Quran Askaf (RQA) akan memperoleh pembelajaran kewirausahaan terstruktur berupa teori dan praktik yang meningkatkan kompetensi usaha, keterampilan hidup, dan etika kerja dengan tujuan untuk memberikan pembelajaran baru bagi santri, yaitu enterpreneur yang memberikan pembelajaran teori kewirausahaan, sedangkan pembelajaran praktikum akan dilengkapi dengan pengembangan tempat praktikum berupa hidroponik sayuran dan budidaya ikan lele, program pengabdian kepada masyarakat akan melibatkan 5 orang peserta yang merupakan pengajar di RQA, untuk nantinya para pengajar akan menyampaikan kurikulum tersebut kepada para santri (training to trainer), pelaksanaan kegiatan ini akan dimulai dengan melakukan penyusunan kurikulum wirausaha dan memberikan pelatihan wirausaha bagi pengajar di RQA, selanjutnya akan dilakukan pengembangan tempat praktikum wirausaha, kegiatan ini telah berhasil menghasilkan 5 calon pengajar enterpreneur dan tempat praktikum wirausaha, yang selain hasilnya dapat dikonsumsi santri mukim juga dapat dijual, sehingga santri dapat lebih berdaya.Kata kunci: Enterpreneur, Kurikulum, Pelatihan, Praktikum
Analisis Kesiapan Spin-off Unit Syariah Perusahaan Asuransi Jiwa di Indonesia Rijal Arslan; Asri Noer Rahmi; Mitha Aulia; Ibrahim Nur Wahid
Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis Volume 6, No. 1, Juli 2026 Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis (JRMB)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmb.v6i1.9940

Abstract

Abstract. This study is based on Article 7 of the Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 11 of 2023, which requires Sharia Insurance Units to conduct a spin-off no later than December 31, 2026. Sharia Units that fail to comply with this regulation must return their operating license to the Financial Services Authority (OJK). Out of 29 Sharia Life Insurance Companies, 20 are still operating as Sharia Units and therefore must prepare for the spin-off process. The research employs a quantitative descriptive method using a scoring approach, measured through three key indicators: Total Assets, Risk-Based Capital (RBC) Ratio, and Return on Investment (ROI) Ratio. The results show that six Sharia Life Insurance Units fall into the Ready to Spin-off category with a final scores between 90 - 100, four units are categorized as Ready to Spin-off with Synergy with scores between 70 - <90, and ten units are classified as Need to Scale-up Business before Spin-off with scores below 70. Abstrak. Latar Belakang penelitian ini berdasarkan Pasal 7 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 11 tahun 2023 Unit Syariah Perusahaan Asuransi wajib melakukan Spin-off dengan batas waktu paling lambat 31 Desember tahun 2026. Bagi Unit Syariah yang tidak melakukan Spin-off sesuai waktu yang telah ditentukan regulasi, wajib mengembalikan izin unit syariahnya ke OJK. Dari 29 Perusahaan Asuransi Jiwa Syariah, masih terdapat 20 Perusahaan Asuransi yang masih berbentuk Unit Syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode Scoring yang diukur melalui 3 (tiga) indikator penilaian, yaitu Total Aset, Rasio Risk Based Capital (RBC), dan Rasio Return on Investment (ROI). Hasil penelitian menunjukan terdapat 6 (enam) Unit Syariah Perusahaan Asuransi Jiwa yang masuk kategori Ready to Spin-off karena memperoleh skor akhir 90 - 100, 4 (empat) Unit Syariah masuk kategori Ready to Spin-off with Synergy karena memiliki skor akhir antara 70 - <90, dan 10 (sepuluh) Unit Syariah masuk kategori Need to Scale-up Business before Spin-off karena memiliki skor akhir <70.