Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analysis of Student Errors in Solving HOTS-Type Sequence and Series Problems Based on Newman Error Analysis Risky Illaina Septia Putri; Ratri Candra Hastari
AlphaMath : Journal of Mathematics Education Alphamath: Vol. 8, No. 2, November 2022
Publisher : Department of Mathematics Education, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/alphamath.v8i2.14837

Abstract

This study aims to analyze student errors in solving HOTS-type math problems using Newman's stages on sequence and series material. This research is qualitative. The subject of this research is class X DPIB 1 SMK "SORE" Tulungagung. Data collection techniques used are test questions and interviews. The data analysis technique was carried out by data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study showed that of the 29 students who were given the HOTS test questions, 3 students made the most mistakes based on the Newman stage. The three students who later became the research subjects made errors at each of Newman's stages, is reading errors (T1), problem comprehension errors (T2), transformation errors (T3), process skill errors (T4), and encoding errors (T5). Thus, it can be concluded that there are still many students in class X DPIB 1 SMK "SORE" Tulungagung who make mistakes in solving HOTS-type sequences and series questions. The implementations of this research may not have been carried out optimally. It is hoped will prepare everything as well as possible so that this research can run better.
Profil Pemodelan Matematis Kelompok Mahasiswa pada Tugas MEA Kalkulus Integral Berbasis Siklus Blum dan Leiss Diesty Hayuhantika; Ratri Candra Hastari
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 13 NOMOR 1 JUNI 2026
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.vi.20567

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil pemodelan matematis kelompok mahasiswa dalam menyelesaikan tugas Model Eliciting Activity (MEA) pada mata kuliah Kalkulus Integral, berdasarkan tahapan siklus Blum dan Leiss. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Subjek penelitian adalah satu kelompok yang terdiri dari empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Bhinneka PGRI yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui rekaman diskusi kelompok, artefak tertulis berupa lembar kerja kelompok, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan kerangka tujuh tahapan siklus Blum dan Leiss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemodelan berlangsung dalam tiga siklus yang bersifat iteratif dan non-linear. Model berkembang dari model numerik kasar berbasis definisi gradien, menuju model numerik halus berbantuan teknologi, hingga model formal berbasis integral tentu dan Teorema Dasar Kalkulus bagian 2. Secara struktural, siklus pertama bersifat linear dengan validasi retrospektif, siklus kedua menunjukkan integrasi tahapan dan validasi eksternal, sedangkan siklus ketiga ditandai oleh jumping dan local loop sebagai cerminan pemodelan yang semakin matang. Temuan ini mengindikasikan bahwa tugas MEA berbasis antiturunan grafikal memfasilitasi perkembangan pemahaman konseptual secara bertahap dan reflektif.
Analisis Kestabilan Model Matematika Perilaku Bullying dengan Laju Penyebaran Tersaturasi Noraniza Bahrotul Ilmi; Ratri Candra Hastari; Nizarkasyi Fighar Prasetya
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 4 No. 02 (2026): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Juli 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v4i02.3377

Abstract

Bullying berdampak negatif terhadap kesehatan mental, prestasi akademik, serta motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model matematika penyebaran perilaku bullying dengan menggunakan laju penyebaran tersaturasi. Hal ini untuk menggambarkan keterbatasan kontak efektif antarindividu. Analisis dilakukan melalui penentuan titik kesetimbangan, bilangan reproduksi dasar , serta analisis kestabilan lokal titik kesetimbangan dengan menggunakan kriteria Routh-Hurwitz. Hasil analisis menunjukkan bahwa model memiliki dua titik kesetimbangan yaitu titik kesetimbangan bebas bullying dan titik kesetimbangan dengan bullying. Titik kesetimbangan bebas bullying stabil asimtotik lokal jika , sebaliknya titik kesetimbangan dengan bullying stabil asimtotik lokal saat . Simulasi numerik dilakukan untuk mendukung hasil analisis dan melihat pengaruh parameter laju tersaturasi. Hasil simulasi menunjukkan peningkatan nilai  menurunkan jumlah pelaku bullying.
Workshop Pemodelan Matematika sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kemampuan Matematis Mahasiswa Noraniza Bahrotul Ilmi; Ratri Candra Hastari
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.769

Abstract

Mathematical modeling is an essential skill that supports students' problem-solving and critical thinking abilities. However, initial observation results indicate that most students still have difficulty understanding the concepts and steps of modeling systematically. Based on these findings, the mathematical modeling workshop was held with the aim of improving participants' understanding thru material delivery and interactive Q&A sessions. Data collection methods include observation of participant engagement and questionnaires to assess participants' perceptions of material clarity, relevance, and improved understanding. The analysis was conducted using a descriptive qualitative and quantitative approach. The results of the activity show enthusiasm and engagement from the participants, as well as a positive response to the material presented. As many as 78% of the participants stated that there was an increase in their understanding of mathematical modeling. Overall, this workshop was able to have a positive impact on participants' understanding of mathematical modeling and serve as a foundation for future activities.
Pendampingan Praktik Mengajar Calon Guru Matematika untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif: Pengabdian Ratri Candra Hastari; Noraniza Bahrotul Ilmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7607

Abstract

Pendidik perlu semakin dibuka kesadarannya bahwa pesan pendidikan bukan sekedar menyampaikan materi tetapi mendidik membangun kemampuan kritis sekaligus kreatif. Salah satu tujuan pendidikan adalah membuat anak berpikir kreatif baik untuk memecahkan masalah maupun untuk bisa berkomunikasi atau menyampaikan pemikiran mereka. Padahal, penerapan pembelajaran tidak mendorong siswa untuk berpikir kreatif. Guru kreatif digambarkan mampu memunculkan ide-ide baru, mampu membuat inovasi baru dalam pembelajaran. Guru berperan aktif dalam membimbing siswa agar mampu berpikir kreatif dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan atau tugas pemicu yang berbentuk uraian (soal terbuka) sehingga siswa dapat mengeksplor kemampuannya untuk memicu berpikir kreatifnya. Pendekatan yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan aktivitas siswa, yaitu pendekatan open-ended, pengajuan masalah, maupun pemecahan masalah. Kegiatan pendampingan praktik mengajar calon guru untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif calon guru matematika sangat dibutuhkan/ diperlukan bagi mahasiswa saat ini. Dengan adanya pendampingan praktik mengajar calon guru matematika menjadi bekal mahasiswa untuk terjun ke lapangan pada kegiatan PLP, mahasiswa mampu menerapkan model atau pendekatan pembelajaran yang menumbuhkan keterampilan berpikir kreatif, mampu menyusun soal-soal berpikir kreatif dan penyelesaiannya.