Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMBIMBINGAN DAN EVALUASI KEGIATAN PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP) DI SMA 1 REJOTANGAN: MENTORING AND EVALUATION OF INTRODUCTION TO SCHOOL FIELD ACTIVITIES (PLP) AT SENIOR HIGH SCHOOL 1 REJOTANGAN Noraniza Bahrotul Ilmi; Imelda Ajeng Nur Shinta; Muhammad Wahyu Kusnaeni
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v2i6.310

Abstract

The introduction of school field activities (PLP) is carried out as an effort to form qualified prospective educators. Introduction to school field (PLP) is one of the compulsory courses that must be taken by undergraduate education students. Through PLP, students are expected to improve their pedagogical, social, personality, and professional competencies. PLP is divided into two stages, namely PLP 1 and PLP 2. Activities carried out in PLP 1 include observing school culture and management. Observation of learning activities, making learning tools, and teaching practice are carried out in PLP II. This article discusses the implementation of the school field introduction II (PLP II). The results of the introduction to the field of schooling II are described using a qualitative descriptive method. The evaluation is analysed based on the assessment of the supervising teacher. Based on the evaluation results, students participating in the Bhinneka PGRI University PLP have successfully fulfilled the indicators set in the implementation of PLP activities.
OPTIMAL CONTROL ANALYSIS OF A SEIV EPIDEMIC MODEL WITH VACCINATION AND EDUCATION Noraniza Bahrotul Ilmi
JoEICT (Jurnal of Education And ICT) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/joeict.v7i2.5368

Abstract

This paper discusses optimal control of a mathematical epidemic model governed by an ODE system with saturated incidence rate.  An epidemic model is developed using optimal control theory by dividing the population into Susceptible, Exposed, Infected, and Vaccinated (SEIV) sub populations.  In the model we assume that half of new born individual have been vaccinated. Optimal control is conducted by adding two control variables namely vaccination and education. The aim of optimal control is to minimize the density of exposed subpopulation, infected subpopulation, and the cost of control. Optimal control is obtained by applying Pontryagin minimum principle. Furthermore, the optimal control problem is solved numerically by using Forward-Backward Sweep method. Three approaches were used to conduct numerical simulations, applying vaccination control without education, applying education control without vaccination, and using both vaccination and education control. There are Numerical simulations show that vaccination and education are effective in reducing exposed and infected subpopulation.
Analisis Kestabilan Model Matematika Perilaku Bullying dengan Laju Penyebaran Tersaturasi Noraniza Bahrotul Ilmi; Ratri Candra Hastari; Nizarkasyi Fighar Prasetya
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 4 No. 02 (2026): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Juli 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v4i02.3377

Abstract

Bullying berdampak negatif terhadap kesehatan mental, prestasi akademik, serta motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model matematika penyebaran perilaku bullying dengan menggunakan laju penyebaran tersaturasi. Hal ini untuk menggambarkan keterbatasan kontak efektif antarindividu. Analisis dilakukan melalui penentuan titik kesetimbangan, bilangan reproduksi dasar , serta analisis kestabilan lokal titik kesetimbangan dengan menggunakan kriteria Routh-Hurwitz. Hasil analisis menunjukkan bahwa model memiliki dua titik kesetimbangan yaitu titik kesetimbangan bebas bullying dan titik kesetimbangan dengan bullying. Titik kesetimbangan bebas bullying stabil asimtotik lokal jika , sebaliknya titik kesetimbangan dengan bullying stabil asimtotik lokal saat . Simulasi numerik dilakukan untuk mendukung hasil analisis dan melihat pengaruh parameter laju tersaturasi. Hasil simulasi menunjukkan peningkatan nilai  menurunkan jumlah pelaku bullying.
Workshop Pemodelan Matematika sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kemampuan Matematis Mahasiswa Noraniza Bahrotul Ilmi; Ratri Candra Hastari
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.769

Abstract

Mathematical modeling is an essential skill that supports students' problem-solving and critical thinking abilities. However, initial observation results indicate that most students still have difficulty understanding the concepts and steps of modeling systematically. Based on these findings, the mathematical modeling workshop was held with the aim of improving participants' understanding thru material delivery and interactive Q&A sessions. Data collection methods include observation of participant engagement and questionnaires to assess participants' perceptions of material clarity, relevance, and improved understanding. The analysis was conducted using a descriptive qualitative and quantitative approach. The results of the activity show enthusiasm and engagement from the participants, as well as a positive response to the material presented. As many as 78% of the participants stated that there was an increase in their understanding of mathematical modeling. Overall, this workshop was able to have a positive impact on participants' understanding of mathematical modeling and serve as a foundation for future activities.
Pendampingan Praktik Mengajar Calon Guru Matematika untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif: Pengabdian Ratri Candra Hastari; Noraniza Bahrotul Ilmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7607

Abstract

Pendidik perlu semakin dibuka kesadarannya bahwa pesan pendidikan bukan sekedar menyampaikan materi tetapi mendidik membangun kemampuan kritis sekaligus kreatif. Salah satu tujuan pendidikan adalah membuat anak berpikir kreatif baik untuk memecahkan masalah maupun untuk bisa berkomunikasi atau menyampaikan pemikiran mereka. Padahal, penerapan pembelajaran tidak mendorong siswa untuk berpikir kreatif. Guru kreatif digambarkan mampu memunculkan ide-ide baru, mampu membuat inovasi baru dalam pembelajaran. Guru berperan aktif dalam membimbing siswa agar mampu berpikir kreatif dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan atau tugas pemicu yang berbentuk uraian (soal terbuka) sehingga siswa dapat mengeksplor kemampuannya untuk memicu berpikir kreatifnya. Pendekatan yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan aktivitas siswa, yaitu pendekatan open-ended, pengajuan masalah, maupun pemecahan masalah. Kegiatan pendampingan praktik mengajar calon guru untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif calon guru matematika sangat dibutuhkan/ diperlukan bagi mahasiswa saat ini. Dengan adanya pendampingan praktik mengajar calon guru matematika menjadi bekal mahasiswa untuk terjun ke lapangan pada kegiatan PLP, mahasiswa mampu menerapkan model atau pendekatan pembelajaran yang menumbuhkan keterampilan berpikir kreatif, mampu menyusun soal-soal berpikir kreatif dan penyelesaiannya.