Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Effect Of Price Perception And Personal Selling On Car Purchase Decisions At PTArista Jaya Lestari – Wuling Jayakarta Marison Sitorus; Calista Syahla
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol. 20 No. 2 (2022): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN
Publisher : Politeknik STMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52330/jtm.v20i2.68

Abstract

This research aims to determine the effect of price perception and personal selling both partially and simultaneously on Car Purchase Decision at PT Arista Jaya Lestari – Wuling Jayakarta. This study uses the independent variables price perception (X1) and personal selling (X2) as well as the dependent variable purchasing decisions (Y). This analysis uses quantitative methods using probability sampling with simple random sampling techniques. The analytical method used is multiple linear regression analysis. The data obtained is the result of primary data from distributed questionnaires and interviews and secondary data obtained from companies, books, previous journals, and articles. The sample used to fill out the questionnaire using a likert scale in this study was 83 respondents who are consumers who have made purchases Wuling car at PT Arista Jaya Lestari - Wuling Jayakarta. The data analysis used was validity and reliability test, classical assumption test, coefficient of correlation and determination test, linear multiple regression analysis, and hypothesis testing. The study's conclusion shows that price perception and personal selling simultaneously and partially have a positive and significant effect on Car Purchase Decisions at PT Arista Jaya Lestari – Wuling Jayakarta.
Analisis Potensi Kebangkrutan Pada PT. Prima Mulia Engineering dengan Metode Altman Z-Score untuk Periode 2017-2020 Marison Sitorus; Siti Maryani Yulita
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol. 21 No. 1 (2023): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN
Publisher : Politeknik STMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52330/jtm.v21i1.69

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui kelangsungan usaha PT. Prima Mulia Engineering menggunakan data primer berupa laporan keungan untuk periode 2017 – 2020. Penelitian ini menggunakan metode Altman Z-Score yang merupakan salah satu metode untuk menilai potensi kebangkrutan suatu perusahaan. Metode ini menggunakan lima rasio keuangan, yaitu modal kerja terhadap total aktiva, laba ditahan terhadap total aktiva, laba sebelum bunga dan pajak terhadap total aktiva, nilai buku ekuitas terhadap total aktiva, dan penjualan terhadap total aktiva. Penurunan jumlah penjualan selama beberapa tahun terakhir dan pandemi covid 19 yang melanda hampir semua sektor industri memberi dampak yang signifikan terhadap kinerja perusahaan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa PT. Prima Mulia Engineering untuk periode 2017-2019 nilai Z-Score yang diperoleh menunjukan perusahaan berada pada zona abu-abu, sedangkjan pada tahun 2020, nilai Z-Score yang diperoleh menunjukan perusahaan berada pada zona berbahaya. Kondisi tersebut menunjukan bahwa PT. Prima Mulia Engineering untuk tahun 2017 terindikasi memiliki potensi untuk bangkrut.
Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan dengan Menggunakan Metode Economic Value Added (EVA) Pada PT. Astra International Tbk – Auto 2000 Kapuk yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (2018 – 2021) Gustiyan Taufik Mahardika; Marison Sitorus; Arif Dzulfikar
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 2 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i2.226

Abstract

The purpose of this study was to determine and analyze the continuity of financial performance at PT. Astra International Tbk which is engaged in the assembly and distribution of vehicles and spare parts. This study uses the Economic Value Added (EVA) method which is an economic added value during the period which is one way to assess the company's financial performance. The analytical method used is IC analysis, weighted cost of capital analysis (WACC), NOPAT analysis, and EVA analysis. The results of the Economic Value Added (EVA) in 2018 amounted to (Rp 117.438.000.000). Then in 2019 the value of EVA experienced a negative decrease to (Rp. 986.495.200.000). In 2019 the value of EVA experienced a negative increase to (Rp 360.005.100.000) then in 2021 it experienced a negative value decrease of (Rp 447.948,000,000.
Analisis Potensi Kebangkrutan Pada PT. Prima Mulia Engineering dengan Metode Altman Z-Score untuk Periode 2017-2020 Marison Sitorus; Siti Maryani Yulita
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol. 21 No. 1 (2023): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN
Publisher : Politeknik STMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52330/jtm.v21i1.69

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui kelangsungan usaha PT. Prima Mulia Engineering menggunakan data primer berupa laporan keungan untuk periode 2017 – 2020. Penelitian ini menggunakan metode Altman Z-Score yang merupakan salah satu metode untuk menilai potensi kebangkrutan suatu perusahaan. Metode ini menggunakan lima rasio keuangan, yaitu modal kerja terhadap total aktiva, laba ditahan terhadap total aktiva, laba sebelum bunga dan pajak terhadap total aktiva, nilai buku ekuitas terhadap total aktiva, dan penjualan terhadap total aktiva. Penurunan jumlah penjualan selama beberapa tahun terakhir dan pandemi covid 19 yang melanda hampir semua sektor industri memberi dampak yang signifikan terhadap kinerja perusahaan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa PT. Prima Mulia Engineering untuk periode 2017-2019 nilai Z-Score yang diperoleh menunjukan perusahaan berada pada zona abu-abu, sedangkjan pada tahun 2020, nilai Z-Score yang diperoleh menunjukan perusahaan berada pada zona berbahaya. Kondisi tersebut menunjukan bahwa PT. Prima Mulia Engineering untuk tahun 2017 terindikasi memiliki potensi untuk bangkrut.
ANALISIS PREDIKSI KEBANGKRUTAN PADA PT PUPUK INDONESIA (PERSERO) MENGGUNAKAN MODEL ALTMAN Z-SCORE, SPRINGATE & ZMIJEWSKI Willem Petrus Riwu; Sonny Taufan; Alif Rizkiawan; Marison Sitorus
KALBISCIENTIA Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2023): Sains dan Teknologi
Publisher : Research and Community Service INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS KALBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53008/kalbiscientia.v10i1.2150

Abstract

PT Pupuk Indonesia (Persero) is a state-owned company engaged in agrochemicals, petrochemicals and agrotechnology. Like other companies, PT Pupuk Indonesia (Persero) was also affected by several major events that have occurred in the world recently, one of which is the Covid-19 Pandemic, whose effects can be felt to this day. This study aims to determine the level of company bankruptcy after running a business under pandemic conditions such as in 2020. This research uses an analytical tool in the form of the Altman Z-Score, Springate & Zmijewski Model.
Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan dengan Menggunakan Metode Economic Value Added (EVA) Pada PT. Astra International Tbk – Auto 2000 Kapuk yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (2018 – 2021) Gustiyan Taufik Mahardika; Marison Sitorus; Arif Dzulfikar
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 2 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i2.226

Abstract

The purpose of this study was to determine and analyze the continuity of financial performance at PT. Astra International Tbk which is engaged in the assembly and distribution of vehicles and spare parts. This study uses the Economic Value Added (EVA) method which is an economic added value during the period which is one way to assess the company's financial performance. The analytical method used is IC analysis, weighted cost of capital analysis (WACC), NOPAT analysis, and EVA analysis. The results of the Economic Value Added (EVA) in 2018 amounted to (Rp 117.438.000.000). Then in 2019 the value of EVA experienced a negative decrease to (Rp. 986.495.200.000). In 2019 the value of EVA experienced a negative increase to (Rp 360.005.100.000) then in 2021 it experienced a negative value decrease of (Rp 447.948,000,000.
Evaluasi Kualitas Pelayanan Perbaikan Kendaraan Berdasarkan Persepsi Dan Ekspektasi Pelanggan Menggunakan Metode Service Quality (Servqual) Dan Importance Performance Analysis (IPA) Pada PT XYZ Bobby Primananda Mulkanaz; Marison Sitorus; Renata Anastasya Simamora
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13211

Abstract

Kepuasan pelanggan merupakan indikator penting dalam mengevaluasi keberhasilan kualitas pelayanan perusahaan jasa, termasuk industri perbaikan kendaraan. PT XYZ mengalami penurunan jumlah proyek perbaikan dari 110 proyek pada tahun 2023 menjadi 54 proyek pada tahun 2025, disertai penurunan jumlah pelanggan, tingginya proporsi pelanggan non-repeat order (44 dari 59 pelanggan), serta tingkat kepuasan aktual sebesar 2,96–3,04 yang masih berada di bawah target perusahaan sebesar 4,2. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan antara persepsi dan ekspektasi pelanggan terhadap kualitas pelayanan perbaikan kendaraan serta menentukan prioritas perbaikan menggunakan integrasi metode Service Quality (SERVQUAL) dan Importance Performance Analysis (IPA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik total sampling terhadap 59 pelanggan periode 2023–2025. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert berdasarkan lima dimensi SERVQUAL, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Instrumen penelitian dinyatakan valid (r hitung > r tabel 0,216) dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,829 untuk persepsi dan 0,932 untuk ekspektasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh 17 atribut pelayanan memiliki nilai gap negatif dengan rata-rata sebesar -1,63. Dimensi responsiveness memiliki kesenjangan terbesar (-1,84), sedangkan assurance memiliki kesenjangan terkecil (-1,38). Nilai Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 66,40% menunjukkan kategori kurang memuaskan. Berdasarkan analisis IPA, terdapat lima atribut prioritas perbaikan, yaitu kecepatan respons pelayanan, penanganan keluhan, ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan, kejelasan laporan dokumen, serta kebersihan dan kenyamanan area pelayanan. Penelitian merekomendasikan peningkatan Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan keluhan, pengendalian jadwal berbasis milestone, standardisasi dokumen, dan penerapan budaya kerja 5S untuk meningkatkan kualitas layanan perbaikan.