Muhammad Tasrif
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONTESTASI WACANA HAK ASASI MANUSIA DALAM TAFSIR AL-QUR’AN INDONESIA KONTEMPORER: KASUS TAFSIR TEMATIK KEMENTERIAN AGAMA Muhammad Tasrif
Proceeding of Conference on Strengthening Islamic Studies in The Digital Era Vol 2 No 1 (2022): Proceeding of The 2nd Conference on Strengthening Islamic Studies in the Digital
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.605 KB)

Abstract

Sebuah karya tafsir al-Qur’an selain merupakan upaya penafsir untuk mengungkap makna yang dikehendaki Allah dalam al-Qur’an juga merefleksikan konteks sosiokultural yang melingkupi penafsirnya. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap kontestasi wacana hak asasi manusia antara Islam dan Barat yang melingkupi para penafsir al-Qur’an Indonesia kontemporer. Data dikumpulkan dari Tafsir Tematik Kementerian Agama RI yang ditulis sejak 2008 hingga 2012. Data dikumpulkan dengan metode pembacaan dan pencatatan dokumen dan dianalisis dengan analisis isi. Tulisan ini menemukan bahwa tafsir al-Qur’an menjadi lokus diskursus kritis tentang hak asasi manusia antara Islam dan Barat. Para penafsir berpandangan bahwa penegakan hak asasi manusia dapat terlaksana dengan menggunakan ajaran Islam sekalipun ajaran tersebut tidak sejalan dengan konsep hak asasi Barat.