Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN ATURAN SAF SALAT SAAT PPKM LEVEL 1 DI CNNINDONESIA.COM Fauza Ni'amatul Mubarokah; Muh Tasrif
Proceeding of Conference on Strengthening Islamic Studies in The Digital Era Vol 2 No 1 (2022): Proceeding of The 2nd Conference on Strengthening Islamic Studies in the Digital
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.618 KB)

Abstract

Abstrak : Media online pada saat ini menjadi salah satu media yang digemari masyarakat untuk mencari sebuah berita atau informasi. Penelitian ini meneliti dua berita dari CNN Indonesia.com tentang pemberitaan aturan saf salat saat PPKM level 1. Tujuan penelitian ini yaitu melihat bagaimana CNN Indonesia.com membingkai dua pemberitaan tersebut dengan empat dimensi struktural yaitu sintaksis, skrip, tematik dan retoris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks media. Teknik analisis data menggunakan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M.Kosicki dengan empat dimensi struktural yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Penelitian ini menemukan bahwa struktur sintaksis berita 1 bersifat informatif dan berita 2 bersifat persuasif. Dalam struktur skripnya, dua pemberitaan ini sudah memperhatikan standar kelengkapan berita 5W+1H. Berita 1 menekankan unsur what (apa) dan who (siapa) dan berita 2 menekankan what (apa) who (siapa) dan why (mengapa). Struktur tematik berita 1 menggabungkan statement dari narasumber dan juga opini dari CNN Indonesia.com dan berita 2 berisi pernyataan dari narasumber utama dalam berita dan juga statement dari pihak lain tanpa ada opini dari CNN Indonesia.com. Dalam struktur retorisnya, dua berita ini menggunakan ilustrasi foto saat salat jamaah. Pada berita 1 foto saf salat rapat dan berita 2 foto saf salat renggang.
MEMBANGUN SIKAP REFLEKTIF DALAM LITERASI INFORMASI Muh Tasrif
Proceeding of Conference on Strengthening Islamic Studies in The Digital Era Vol 1 No 1 (2021): Proceeding of Conference on Strengthening Islamic Studies in The Digital Era
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.867 KB)

Abstract

Kenyataan bahwa hoaks sering viral di media sosial di Indonesia menunjukkan lemahnya sikap reflektif para pengguna informasi. Dalam konteks tersebut, peningkatan kemampuan reflektif para pengguna informasi di Indonesia yang mayoritas Muslim dengan pendekatan keagamaan menjadi urgen. Tulisan ini bertujuan untuk mengembangkan sikap-sikap yang lebih reflektif dalam berinteraksi dengan informasi berdasarkan perspektif al-Qur’an. Tulisan ini menggunakan pendekatan tafsir tematik-kontekstual. Kajian dimulai dengan analisis linguistik dan literer atas ayat-ayat al-Quran, dilanjutkan dengan analisis konteks sosio-historis untuk mendapatkan makna kontekstual maupun universalnya. Kajian ini menunjukkan bahwa sikap reflektif berkaitan dengan sikap dalam proses dan hasil penerimaan informasi. Dalam proses penerimaan informasi, dibutuhkan komitmen untuk mengerahkan segenap potensi lahir dan batin, serta komitmen untuk mendalami informasi secara utuh dan lengkap sesuai kemampuan yang dimiliki. Sementara itu, terhadap hasil informasi yang didapatkan, dibutuhkan komitmen untuk memanfaatkan informasi yang mengandung kebenaran atau sebaliknya mengabaikan informasi yang berisi kebohongan atau kemudaratan.
Konsep Tazkiyat Al-Nafs Dalam Al-Quran (Perspektif Tafsir Maqāṣidi) Mukhtar Syafangat; Muh Tasrif
At-Tafasir: Journal of Al-Qur'an Studies and Contextual Tafsir Vol. 1 No. 1 (2024): At-Tafasir: Journal of Al-Qur'an Studies and Contextual Tafsir
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/tafasir.v1i1.9533

Abstract

Tazkiyat al-nafs is a process of improving the soul and purifying it through the way of knowledge (ṭalabul 'ilmi), doing good deeds, and doing Allah's commands and staying away from his prohibitions. Because the dimension of the soul in human life is very influential in fostering the faith, Islam, and ihsan of a Muslim. For this reason, the study aims to explain how the meaning of tazkiyat al-nafs in the Qur'an is, knowing how the steps taken by tazkiyat al-nafs according to the Qur'an. The type of research used is library research. In this discussion, the researcher focuses on the application of the maqāṣidi aspect to explore the meaning of the verses about tazkiyat al-nafs and explain the meaning of the commandment of tazkiyat al-nafs in the Qur'an. This study uses the maudhu'i interpretation method. The results of this study are first, tazkiyat al-nafs in the Qur'an contains the meaning of making sustenance useful and blessing for the human soul, giving pious and pious offspring that bring benefits, fostering trustworthy behavior in humans. Second, the steps of tazkiyat al-nafs according to the Qur'an are seeking knowledge, doing business. and choose halal and good food.