Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERMASALAHAN PENGAMEN DI IBU KOTA JAKARTA DALAM ASPEK PENDIDIKAN, EKONOMI, DAN KETERAMPILAN Zulfahmi Yasir Yunan; Cohevien Dhiana Labieboen; Dhea Nurhanisa; Elisa NurFaizah; Siti Nurhaliza
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah. Dimana peneliti sebagai instrumen kunci. Teknik pengumpulan data menggunakan cara triangulasi atau gabungan, analisisnya bersifat induktif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara. Tujuannya untuk mengetahui permasalahan terjadinya pengamen jalanan yang didapatkan melalui Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 (PSBI BD 1). Hasil penelitian menunjukkan banyaknya penyandang masalah kesejahteraan sosial yang dianggap mengganggu ketertiban lalu lintas, maka petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) atau Satuan Tugas Petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) yang ada di daerah DKI Jakarta melakukan penjangkauan terhadap PMKS untuk diserahkan ke Panti Sosial salah satunya PSBI BD 1. Panti tersebut menjadi unit pelaksana teknis Dinas Sosial dalam pengelolaan kegiatan pelayanan sementara dan bimbingan sosial awal PMKS hasil penertiban dan penjangkauan sosial. Salah satu PMKS yang ada di PSBI BD 1 adalah pengamen jalanan. Hasil pembahasan bahwa pengamen jalanan terjadi karena adanya faktor ekonomi, pendidikan, dan keterampilan. Faktor ekonomi yang rendah dan keinginan sendiri untuk membantu perekonomian keluarga menjadikan orang tersebut memilih menjadi pengamen jalanan. Faktor pendidikan yang kebanyakan diantara mereka putus sekolah tidak menjamin orang tersebut untuk mendapatkan pekerjaan yang tetap dan faktor keterampilan mempengaruhi seseorang untuk turun ke jalan.Kata Kunci: Pengamen Jalanan, Ekonomi, Pendidikan, Keterampilan.
Keterampilan Sosial Komunikasi Efektif Untuk Karang Taruna RW 13 Kelurahan Jatinegara Kecamatan Cakung Jakarta Timur Mukhlish Muhammad Maududi; Abu Bakar Fahmi; Gilang Kumari Putra; Zulfahmi Yasir Yunan
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 3 No 2 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v3i2.1074

Abstract

Semakin menurunnya budaya tutur berimpas pada kurangnya kemampuan remaja mengungkapkan ide, gagasannya termasuk juga kurangnya sopan santun dalam bertutur (berkomunikasi), dengan permasalahan tersebut Tim Pengusul Program pengabdian kepada masyarakat (Pengmas) melakukan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja karang taruna RW 13 Keluarahan Jatinegara, Kecamatan Cakung Jakarta Selatan tentang keterampilan sosial komunikasi efektif, sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dan adanya perubahan perilaku dalam berkomunikasi. Motode kegiatan dilakukan dengan cara ceramah, materi yang disampaikan adalah komunikasi efektif dan menggunakan media youtube untuk menampilkan contoh-contoh komunikasi efektif dalam kehidupan sehari-hari, setelah kegiatan dilakukan evalusi dengan cara wawancara secara acak kepada para peserta didapatkan hasil adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang komunikasi efektif.
IMPLEMENTASI PROGRAM KESIAPSIAGAAN BENCANA MELALUI TIM SIAGA BENCANA BERBASIS MASYARAKAT OLEH PMI KOTA JAKARTA SELATAN Zulfahmi Yasir Yunan; Muhammad Naufal Ardiansyah
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jks.v6i1.27985

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai implementasi program kesiapsiagaan bencana melalui Tim Sibat yang dilaksanakan oleh PMI Kota Jakarta Selatan. Pada penelitian ini diintegrasikan melalui teori implementasi, pengembangan masyarakat, dan juga organisasi. Dalam penelitian ini menjelaskan bahwa Kota Jakarta Selatan menjadi wilayah yang rawan bencana di provinsi DKI Jakarta. Tercatat bahwa Kota Jakarta Selatan dalam tiga tahun ini sudah mengalami kejadian bencana sebanyak 105 kejadian bencana yaitu banjir, angin puting beliung, tanah longsor, dll. Hal tersebut yang membuat PMI Kota Jakarta Selatan membuat program kesiapsiagaan bencana di masyarakat dan membentuk relawan di lingkungan masyarakat dengan nama Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Tim Sibat) yang tujuannya membantu PMI dalam melakukan antisipasi bencana di setiap kelurahan se-Kota Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode wawancara dengan tujuh orang informan, dokumentasi dari lembaga dan juga Tim Sibat, serta observasi di lingkungan program. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui implementasi program kesiapsiagaan bencana melalui Tim Sibat yang dilaksanakan oleh PMI Kota Jakarta Selatan dan juga untuk mengetahui peran Tim Sibat di masyarakat dalam membantu PMI menyukseskan program tersebut. Hasil penelitian ini yaitu program kesiapsiagaan bencana berjalan di masyarakat dalam konteks pendidikan kebencanaan. Akan tetapi, ada beberapa kelurahan yang belum aktif menjadi Tim Sibat dan output program tersebut hanya menjadikan relawan yang nantinya akan ditugaskan oleh PMI atau kelurahan ketika dibutuhkan saja tanpa adanya kemandirian dalam melaksanakan program yang mandiri.Kata Kunci: Tim Sibat, PMI, Bencana, Partisipasi, Organisasi