Citra Windani M.S
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN SELF-MANAJEMEN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS TAROGONG KABUPATEN GARUT Citra Windani M.S; Mohammad Abdul; Udin Rosidin
Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.02 KB) | DOI: 10.37058/jkki.v15i1.984

Abstract

Pada penderita DM tipe II sangat diperlukan pemantauan pemahaman perilaku pola hidup dalam melakukan Self-managemen yang terdiri dari perilaku tentang diet, latihan fisik, pemantauan gula darah dan perawatan kaki dan menurut Dinkes Kabupaten Garut DM paling terbanyak ada di puskesmas tarogong sebesar 210 orang penderita dari wilayah keraja puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi self-managamen pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Tarogong Kabupaten Garut. Rancangan penelitian ini menggunakan deskritif kuantitatif, dalam penelitian deskriptif ini melibatkan 138 pasien DM menggunakan teknik konsekutif sampling. Data self-managemen dikumpulkan menggunakan Diabetes Self-Managemen Instrumen (DSMI). Analisis skor self-manajemen dibagi menjadi tiga kategori yaitu baik sedang dan buruk, setengah responden adalah lansia akhir (44,9%). Hasil penelitian ini menunjukan responden yang melakukan self-managemen sedang (97%) dan baik (2,9%). Analisis pada aspek diet, olahraga, pemantauan gula darah dan perawatan kaki mendapatkan hasil sedang dan pada aspek medikasi mendapatkan hasil baik Kesimpulan dari penilitian ini menunjukan responden yang belum melakukan self-manajemen dengan baik. Penting bagi perawat komunitas untuk memfasilitasi jenis olahraga yang tepat bagi lansia dan dan pelaksanaan program-program khusus pasien DM serta pemberian leaflet memberikan setiap ada kegiatan prolanis di Puskesmas.
PERCEPTION OF PROLANIS PARTICIPANTS ABOUT CHRONIC DISEASE MANAGEMENT PROGRAM ACTIVITIES (PROLANIS) IN THE PRIMARY HEALTH SERVICE UNIVERSI TAS PADJADJARAN Risman Ariana; Citra Windani M.S; Titis Kurniawan
NurseLine Journal Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/nlj.v4i2.60136

Abstract

Prolanis is a program that the purpose is to handle health problems in Indonesia. However, the participation of prolanis participants in the activities and the presents itself are still low in every month. The purpose of this study was to identify theparticipants about project activities in UPT Layanan Kesehatan Unpad encom passes perception, seriousness, benefits, obstacles to action and confidence. This quantitative descriptive study was conducted on 81 respondents by means of total sampling. The research data was taken using questionnaire which consisted of 46 statements developed from literature related to prolanis and previously had tested the validity with value range 0,453-0,760 and reliability with result 0,729, then data analyzed descriptively. The results showed that most prolanis participants (54.3%) had good activities with pro-public activities. In addition, there were mostly participants and no response to the disease if there were no prolanis program (50.6%), impact of prolanis (54.3%), current sensitivity of prolanis (53.1%) and belief to follow prolanis (54.3%). While almost all participants (81.5%) had infor mation and instructions to follow prolanis. This action demonstrates good activities but there are still significant obstacles in the framework of existing projects to support existing services for UPT Layanan Kesehatan Unpad with roles to increase participation of prolanis participants.